Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

timpal Doni. "C'mon, Ri! Masa lo mau bertekuk lutut menyembah cinta Priska. Tunjukin kalau lo bisa move on." Boby kembali memanasi. Dia adalah tipe laki-laki penganut patriaki garis keras. Tak ada cerita laki-laki mengemis perasaan terhadap perempuan. Jika perempuan berulah, maka tinggalkan, begitu prinsip lelaki blasteran Amerika itu.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Karma

Karma

Jika sudah menyangkut Al sudah tidak bisa dibiarkan. “ Sebenarnya Papi ada masalah? apa kenapa beberapa tahun belakang ini papi berubah, bahkan sudah tidak mau lagi membacakan cerita buat Al” kata Sharla. “ Mam, tolong ngertiin, papi Capek dan besuk harus pagi pagi berangkat kel luar kota” “ Baca cerita sebentar doang capeknya di mana Pap, dulu kamu mau keluar kota ataupun keluar negeri tetap tidak pernah Absen membacakan cerita untuk Al" kata Sharla ketus.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
PETI KE-13

PETI KE-13

Di tangannya ada tas kulit tua yang menggembung, seperti membawa sesuatu berat. “Reza?” tanyanya dengan suara serak. Reza mengangguk waspada. “Bapak siapa?” “Aku… kenal kakekmu. Suryadi.” Ia menatap tajam. “Dan aku tahu soal peti ke-13.” Reza langsung kaku. “Masuklah.”
655 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Peta Yang Tak Pernah Ada

Peta Yang Tak Pernah Ada

tanya El, suaranya sedikit bergetar. Paman Nate menatap peta itu dengan penuh arti. "Meja ini bukan meja biasa. Ini adalah sistem pemetaan canggih yang bisa membaca informasi tersembunyi dalam dokumen kuno. Peta yang kau miliki ini memiliki sesuatu yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, tetapi teknologi ini bisa menyingkap rahasianya." Julian mengernyitkan dahi. "Jadi maksud Paman, ada sesuatu yang tersembunyi dalam peta ini? Sesuatu yang bahkan El tidak sadari?"
995 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Cepat pilih yang kau mau Kinan merengek pelan. "Pria selanjutnya pasti lebih parah "Aku tidak punya banyak waktu, cepat pilih Kinan lagi-lagi mendengus kesal, ia menarik asal foto tersebut tanpa memikirkannya terlebih dahul "Emm, oke." Noah memperlihatkan foto pria yang harus Kinan temui besok. "Darren, 29 tahun, Koki di sebuah restoran ternama
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Mendadak Kaya

Mendadak Kaya

Dan yang mengganggu adalah tatapannya, membuat Valerie bergidik ngeri. "Valerie, perkenalkan ini adalah Viscount John Ferheund, dan wanita yang cantik jelita ini adalah Viscountess Iris Ezila Ferheund. Lalu, laki-laki tampan yang ada di depanmu adalah Loky Ferheund, calon suamimu." Dunia seakan hancur ketika Ana menyebutnya 'Calon Suamimu'. Laki-laki yang terlihat menjijikan itu akan menikah dengannya.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

panjenengan Sampun nurunaken gerimis Ingkang nukulaken suket ijo Ingkang damel ati iki bungah Dari manusia yang tidak tahu cara. berterimakasih. Mungkin karena dia tidak pernah. ditolong, atau mungkin dia yang tak sadar ketika ditolong.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Yang lebih aneh lagi, Ocin tidak bisa membuka pena tersebut untuk mengetahui isinya masih atau belum. Ocin yang penasaran segera menuju ruang makan untuk menanyakan perihal pena yang ditemukannya pada kakeknya. Namun di ruang makan pun kakek Darto tidak ada. "Kek, kakek di mana?! Sudah berangkat jualan sayur, ya?!" teriak Ocin sembari keliling ruangan. "Kakek itu rajin sekali. Se pagi ini sudah jualan sayur. Ah, mungkin saja pena ini pemberian kakek untukku. Lebih baik aku bawa saja ke sekolah untuk cadangan," pikir Ocin.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

Ia terkekeh-kekeh, terlihat sangat senang dan bersemangat. "Terus, jadinya anak kita namanya siapa?" tanya Raka. Kyra menaruh mangkuk soto kudusnya yang belum habis itu di atas meja samping kasur, lalu ia mengambil ponselnya di sana. "Aku udah bikin daftarnya, loh," sebutnya. Jarinya dengan lincah menggulir layar, lalu menunjukkan beberapa pilihan nama perempuan maupun laki-laki. "Tapi kalau laki-laki aku lebih ke yang nomor 1, Arden Khevandra Argata. Kalau perempuan, aku suka yang nomer 4, Khaira Dyandra. Boleh ditambahin nama belakang, boleh nggak."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai pat kay
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status