Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Persimpangan Pilihan

Persimpangan Pilihan

"Kamu ngomong kayak gitu karena lagi nggak baik-baik saja sama dia coba kalau kamu akur sama dia pasti kamu bakal bilang bahagia itu selalu berasal darinya." Ifan sedikit memiringkan kepalanya seraya berpikir atas perkataan Temi itu, memang ada benarnya dan kebahagiaan itu juga bukan sesuatu yang bisa didapatkan dari satu sisi saja. "Jangan ngomongin soal kebahagian terlalu dalam itu tidak akan pernah ada ujungnya karena kebahagiaan di setiap orang pasti bakal berbeda." "Iya.. Aku cuma bilang aja sama abang"
106.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 138 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Predator Kota

Predator Kota

Preman yang melihat itu merasa bangga karena pemeriannya dihargai dan dia segera memeluk Amat beserta Kamal sebagai tanda perpisahan. Seiring lambaian tangan dari teman-temannya Amat dan Kamal berjalan pergi meninggalkan mereka. Memang berat meninggalkan kenangan tetapi kampung halaman lebih dirindukan. Bukan perpisahan yang mereka tangisi hanya pertemuan singkat yang mereka sesali.
103.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 121 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Lelaki Itu, Perempuan yang Kunikahi

Lelaki Itu, Perempuan yang Kunikahi

"Tidak akan ada yang bisa membuatku bahagia, karena pada dasarnya aku memang tidak berhak bahagia." "Elian, berhenti punya pikiran negatif seperti itu." Pierre mencoba meraih tangan anak asuhnya, tapi Elian menghindar. "Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang tidak berhak bahagia." Pierre mencoba bicara dengan lebih lembut. "Mau itu kau atau siapa pun, semua orang punya hak untuk jadi bahagia." "Lantas kenapa dunia dan Tuhan tidak pernah membiarkanku bahagia?" tanya Elian dengan mata memerah, seperti ingin menangis. "Tidak ada orang yang mau kau bahagia, kecuali kau mungkin."
101.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 53 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

Ia memang merasa tenang dengan kehadiran Lita untuk Alen, tapi ia sendiri tidak pernah berharap untuk merasa bahagia. “Saya tidak berhak untuk merasa bahagia, saya hanya ingin hal terbaik untuk istri dan putra saya.” Harsato mengalihkan pandangannya ke arah teh di depannya. Ia tidak bertanya seolah bisa memahami kalimat yang diucapkan cucunya. Kebahagiaan adalah hal yang terlalu mahal untuk diharapkan oleh seseorang yang sudah mengambil banyak hal dari orang lain.
103.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 114 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
GODAAN HARTA WARISAN

GODAAN HARTA WARISAN

Pun begitu dengan Kang Joko dan saudara lelaki Kang Tarjo. "Bersyukur itu jauh lebih baik daripada membuat masalah yang tidak akan ada ujungnya. Buat apa memperebutkan sesuatu yang bukan hak kita, iya, kalau berkah kalau tidak bagaimana? Andai Tuhan mau mengambil apa yang dititipkan oleh mereka, dalam sekejap bisa saja hilang dan tak punya apa-apa. Kere," tegas Kang Tarjo yang membuat Yu Minten manggut-manggut. "Iya, juga, Kang. Beruntung kita semua masih di sayang sama Gusti Allah, jadi bisa bersyukur dengan apa yang kita punya dan hati kita tidak jelek-jelek amat," balas Yu Minten.
103.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 73 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Rembulan Untuk Mantan Pramuria

Rembulan Untuk Mantan Pramuria

"Iya, Meg. Aku udah maafin, ko. Apa yang dikatakan Erin memang benar. Aku ini mantan PSK." Dewi berjalan mendahului Megan setelah mengucapkan kalimat terakhir. Meninggalkan Megan yang menghentikan langkah kakinya. Sedangkan Megan terpaku pada sosok Dewi yang berjalan semakin menjauh. Rasa menyesal muncul. Bagaimana pun juga, ia tidak berhak menghakimi masa lalu Dewi. Bukankah wajar jika setiap orang memiliki masa lalu? Seberapa kelamnya masa lalu, tiap-tiap mereka memiliki hak untuk memperjuangkan masa depan, untuk hidup yang lebih baik.
104.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 111 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah

Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah

Seperti Samudra, tetapi menyimpan bahaya dan gelora di dalamnya. "Kalian berempat ikut saya," ucap pria paruh baya tersebut, lantas berjalan mendahului. Diikuti oleh ketiga kawan Sadewa, tetapi Sadewa malah kembali menghampiri preman berkepala plontos tersebut, dan sekali lagi memberikan hadiah tendangan telak dan keras ke wajahnya. Si botak kembali melenguh kesakitan, giginya banyak yang terlepas, dan Sadewa merasa sangat puas sudah melampiaskan amarahnya.
1023.3K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 861 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Candu Sentuhan Panas Kakak Ipar

Candu Sentuhan Panas Kakak Ipar

Sudah lama sekali tidak ada seseorang yang memperhatikan ekspresi kecilnya sedetail itu. “Aku selalu bahagia dengan hidupku, Rick. Walaupun aku sendirian di negara orang, aku tidak pernah kekurangan, setidaknya hidupku masih sangat beruntung dengan previllege keluarga. Masih banyak yang hidupnya lebih tidak beruntung dariku.” Jawaban Freya selalu membuat Maverick terpanah. Pemikiran dan rasa syukur sederhana yang tak semua orang miliki.
101.9K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 75 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Suami Preman Ternyata Sultan

Suami Preman Ternyata Sultan

sahut Qasam tak ingin disebut preman yang kejam pada wanita. Biasanya preman itu bagak pada laki- laki, bukan pada wanita. Harga dirinya bisa anjlok kalau sampai disebut preman kacangan yang beraninya menindas wanita. "Oh begitu. Coba saya bantu." Kyai Bahrun berusaha mengengkol motor, akhirnya mesin menyala. "Alhamdulillah... Kalian bisa pulang bersama sekarang." "Makasih, Kyai." Qizha senang sekali.
1043.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.7K Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
Preman Kampung itu Suamiku

Preman Kampung itu Suamiku

Cecar Malika frustasi "Ngomong apa sih, aku nggak ngerti. Seharusnya kamu itu bersyukur sejak menikah dengan kamu sikap Bagas mulai berubah. Bahkan dia rela melepas predikat preman -nya demi melakukan pekerjaan halal hari ini " Malik mengibaskan tangannya ke udara mengisyaratkan Malika menjauhi pintu yang seketika ia tutup rapat. Malika bergeming, menelaah setiap ucapan yang keluar dari mulut kembarannya dengan penuh tanda tanya.
101.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 39 Vezes como preman juga berhak bahagia
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status