Mantanku Kembali
Diam cukup lama sebelum akhirnya berkata, "Aku dengar kamu pulang. Tapi aku nggak tahu harus mulai dari mana."
"Kamu nggak perlu mulai dari mana pun," jawabku. "Kadang, cukup duduk diam saja udah cukup."
Dia mengangguk, dan kami sama-sama terdiam. Aku tidak ingin bicara tentang masa lalu. Tidak sekarang. Tapi kehadirannya, walau tak membawa jawaban, entah kenapa membuat bebanku sedikit lebih ringan.
"Aku cuma pengen kamu tahu," katanya akhirnya, "bahwa nggak semua orang pergi karena mereka nggak peduli. Kadang mereka pergi karena mereka nggak tahu harus bagaimana."
Bab Populer