Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RAKA NAYA

RAKA NAYA

Jawab Raka sambil pura-pura cemberut. "Gak papa Kak kalo emang Kakak udah punya pacar, tapi inget ya! Gak boleh sampai je lebih batas kalo pacar," Ucap sang Mamah "Iya Mah, Pah. Ah ya udah lah ayok makan dulu, palah ngeledekin Raka mulu dari tadi." Seketika semua nya tertawatertawa melihat ekspersi Raka yang sedang malu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Enggan menjawab pertanyaan yang berujung pada rasa sakit hati saja. "Jaket. Itu jaket kesayangan saya. Saya ke sini buat ngambil," ucap Rajaswala dengan santainya mengambil gelas di tangan Vitaloka. Lalu meneguk jus yang hanya tersisa setengah sampai tandas tak tersisa.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Jam sebelas malam. Ada suara dari lantai bawah. Tiara mengernyit. Sepertinya Bima sedang membuat minuman. Suara sendok beradu dengan mug dan suara dispenser yang ditekan. Ah, raksasa satu ini memang mirip Rahwana yang kuat, enggak ada capeknya. Habis dari luar kota, malamnya langsung lembur.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Sebuah kantin elit milik pondok pesantren Darul Haq, disana banyak jajanan yang berbaris rapi di sebuah meja, disisi lain juga ada sebuah mini market yang lengkap menjual banyak kebutuhan makan, sekolah, dan lain lain. ********************* Di malam hari, saat seluruh santri sudah memasuki kamarnya masing masing, dan mulai sibuk merapikan ranjangnya untuk ditiduri. Kyra menarik selimut tebalnya, memeluk guling kesayangannya yang dibungkus kain putih polos.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Wanita di Pusara Suamiku

Wanita di Pusara Suamiku

Kotak kecil berisi pernak-pernik milik Mala beserta isinya nampak berserak di atas karpet bulu yang digunakan sebagai alas meja rias di kamarnya. Rita berjongkok di depan benda-benda kecil di depannya dengan wajah yang tertunduk malu. Kalung milik Mala yang diberikan oleh Bayu sebagai hadiah ulang tahunnya pun belum sempat dilepaskan oleh Rita dari leher jenjangnya. "Ma-af, saya tak sengaja."
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Jangan lupakan Raka yang bersembunyi dibelakang Kavi, bukan tanpa alasan dia begitu, itu semua karena Daniel. Bukan hanya Revi yang membawa peliharaannya kali ini, tapi daniel juga. Menurut raka peliharaan daniel adalah hal hewan ekstream yang bisa membuatnya takut. Bagaimana tidak? Daniel membawa sepasang anak buaya yang menyeramkan, giginya terlihat seperti gergaji ketika mulutnya terbuka, dan Raka tak menyukainya. " Eh Rakanjing ngapain si lo ndusel dusel ke gue, jijik anjing "
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
RACUN BERUPA MADU

RACUN BERUPA MADU

ucap Zahra, yang datang kembali dengan empat gelas minuman panas, dan dua gelas Boba, serta sebuah tas plastik di tangannya. Gita segera membantu Rani, untuk minum jahe susu yang diberikan oleh Zahra. Azzam segera membuka tasnya, dan mengeluarkan handuk kecil yang biasa dia bawa ketika pergi ke Dojo. "Git, tolong bantu Rani untuk mengeringkan rambutnya, biar gak terlalu dingin." "Nanti saja Kak, aku mau ganti baju dulu." tolak Rani, yang tubuhnya merasa lengket karena air laut.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Gagal Move On!

Gagal Move On!

Raka merebut gelas berisikan es jeruk dari tangan Tian, lalu meminumnya sampai tandas. “Bajingan,” umpat Tian. “Kamu gak mau oleh-oleh dari Cimory, ya?” tanya Kaila. “Tar, gue beliin Raka apa, ya?” Raka mengernyit. “Kasih aja tai sapi.” Tian tergelak keras. “Ya ampun, Tara! Idenya bagus banget.” “Jangan dong,” kata Kaila yang selesai tertawa.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Gadis itu terus saja melangkah dan tidak mengacuhkan ucapanku. Untung saja tepat saat aku ingin merajuk, aku dan Sekar sudah tiba di depan rumahnya. Angin dingin menusuk kulitku, saat pintu dibuka. Ada rasa yang aneh, bukankah di setiap rumah yang mengadakan hajatan akan ramai orang rewang. Apalagi ini malam Midodareni, malam sebelum hari sakral itu tiba. Namun, di rumah Sekar begitu lengang seolah tidak ada kehidupan.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Raka segera menuju tempat Cakra gugur. Raka berlutut di samping tubuh Cakra yang tak bernyawa. Di balik gelar 'Rajasa' yang dingin, Raka merasakan hantaman duka yang begitu kuat, lebih menyakitkan daripada kehilangan Andini. Cakra adalah salah satu tokoh penting yang sejak awal percaya pada Raka dan membantunya.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai raka mala
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status