Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Crush Sang Kapten Basket

Crush Sang Kapten Basket

“Aku cuma emm... ya, sekedar kagum aja. Hanya dari jauh.” “Kagum itu bagus. Tapi jangan sampai bikin kamu lupa sama buku,” ucap Dita sambil menyerahkan buku baru. “Coba kamu baca ini, dan bikin resensinya minggu depan.” Alina membaca judulnya: “The Little Prince”. Menjelang Pulang
1.3K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as resensi buku
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

balas Ares, menutup buku dengan suara keras yang menggema di lorong yang sunyi. Elara tidak tersinggung. Sebaliknya, senyum tipis yang hampir tak terlihat muncul di bibirnya. "Ini adalah perpustakaan umum. Aku punya hak yang sama untuk berada di sini seperti kamu." Dia melirik buku di tangan Ares. "Psikologi Eksperimental? Apakah ada minat baru?" "Aku hanya mencoba memahami jenis orang yang berpikir mereka memiliki hak untuk menganalisis orang lain seperti semut di bawah kaca pembesar," jawab Ares, nadanya tajam.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as resensi buku
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Ia masih sulit percaya: namanya yang dulu hanya dikenal di lingkaran kecil kampus dan sahabat-sahabatnya, kini terpajang di etalase toko buku internasional. Beberapa hari kemudian, telepon genggam Bumi tak henti-henti bergetar. Ada pesan dari teman lama yang tiba-tiba muncul kembali, ucapan selamat dari dosen-dosen, undangan wawancara dari media, hingga permintaan untuk menjadi pembicara dalam diskusi literasi. Bahkan beberapa influencer buku mengunggah foto novel itu di media sosial, menulis ulasan singkat dengan nada penuh kagum: > "Akhirnya ada novel sejarah yang memadukan emosi dan penelitian serius, tapi tetap enak dibaca. Kisah Bubat di tangan Bumi terasa hidup kembali."
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as resensi buku
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Ia membantu Ruby mengambil sebuah buku tebal tentang sejarah kerajaan Nusantara yang berada di rak atas. Saat tangan mereka bersentuhan saat serah terima buku, Ruby merasakan sensasi yang sangat berbeda dari Reza. Jika sentuhan Reza terasa panas, menuntut, dan penuh gairah, sentuhan Dimas terasa dingin, mantap, dan stabil. Ruby merasa tenang. Ia merasa Dimas adalah pria yang bisa ia kendalikan, pria yang tidak akan berbuat macam-macam tanpa izinnya.
1014.1K viewsOngoingAdded to Library 452 Times as resensi buku
Read
+Library
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Ini bukanlah kencan di restoran mahal untuk pamer status, melainkan petualangan yang fokus pada kebahagiaan si kembar dan kenyamanan Aya. Di toko buku, Eros tidak hanya berdiri dan mengawasi. Ia berinteraksi sepenuhnya. Ia berlutut di lorong anak-anak, membantu Alif meraih buku tentang dinosaurus yang berada di rak atas, dan membantu Arif memilih buku tentang hewan ternak. Eros membaca ringkasan buku-buku itu dengan suara lantang, meminta pendapat Alif dan Arif seolah mereka adalah ahli sastra kecil, membuat mereka merasa dihargai dan didengar.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as resensi buku
Read
+Library
Ketulusan Hati Amirah

Ketulusan Hati Amirah

“Ternyata kamu suka membaca, ya?” “Betul ... aku sangat senang membaca, kamu tahu enggak? Buku ini rekomen banget deh untuk di baca,” ucapnya sambil menyerahkan buku tafsir pada Abizar. Laki-laki tampan keturunan pakistan dan Kanada itu tersenyum bangga. Abizar ikut membaca buku itu. Namun, tidak khatam. “Lain waktu kita bisa sering mengunjungi perpustakaan ini,” ujarnya.
1022.0K viewsCompletedAdded to Library 462 Times as resensi buku
Read
+Library
Pengantin Pilihan Raja

Pengantin Pilihan Raja

Disinari sinar rembulan tepat ditengah-tengahnya, aku rasanya ingin muntah karena melihat begitu banyak buku. "Takjub?" tanya Nesesbula yang untung saja bersedia direpotkan dengan alasan ingin menenangkan pikiranku dengan membaca—dan aku tersenyum membalasnya, meski aku bukan tipe orang yang suka baca buku. Ini namanya bukan menenangkan pikiran. Tapi jalan menuju ketidakearasan yang begitu bermanfaat. Pintar sih pintar, tapi kalau ujung-ujungnya mati rasa gimana dong?
9.214.5K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as resensi buku
Read
+Library
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

Celine bersandar di rak buku dan menatap Riven dengan ekspresi tegang. "Buku itu bukan buku biasa," katanya. "Gue gak tahu lo nemuin itu di mana, tapi kalau lo udah membukanya, lo dalam bahaya." Riven menelan ludah. "Kenapa?" Celine menghela napas. "Buku itu… selalu muncul di tempat berbeda setiap beberapa tahun sekali. Orang yang menemukannya biasanya akan mengalami hal-hal aneh. Dan lebih buruknya… kebanyakan dari mereka menghilang tanpa jejak."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as resensi buku
Read
+Library
Mencintai Pacar Sahabatku

Mencintai Pacar Sahabatku

jawab Akira sembari menunjukkan bukunya. “Sepertinya menarik isi buku itu. Mau pinjam?” Akira berpikir sejenak lalu menganggukkan kepalanya. Dia memang merasa tertarik dengan buku yang berjudul ‘Filosofi Teras’. Dia telah membaca 30 halaman dari buku tersebut, dan sepertinya Akira ingin melanjutkannya di rumah.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as resensi buku
Read
+Library
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

Saat membaca judul buku yang ia pungut, suara rendah Max terdengar berkata, “Ini karya klasik. Aku tidak yakin anak muda sepertimu menyukai buku seperti ini.” Mendengar itu, Serena memberanikan diri mengangkat wajah. “Saya suka karya klasik.” “Oh?” Max tampak ingin menguji. “Buku siapa yang pernah kamu baca?” “Ken Kesey, Jane Austen, Harper Lee, Daniel Defoe, dan beberapa penulis lainnya,” jawab Serena jujur. Max terdiam sejenak, tak menyangka. Pria yang biasanya minim ekspresi itu mengangguk pelan. “Kalau begitu, mungkin kamu akan suka berada di sini.”
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 667 Times as resensi buku
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status