Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Meskipun, uang sudah kita kantongi. "Yuuuk kembali menjalan kan misi kita? Sebelum bari jadi gelap." "Semangat!!!" Ku dengar Anita mnyemangati kita semua. Emak dan Bapak pun ikut mengepalkan tangan tanda bersemangat, hahaha. Ku ajukan kembali mobilku menyusuri jalan-jalan perumahan. Hingga mataku tertuju pada sebuah rumah yang dipagarnya terdapat tulisan "DIJUAL CEPAT TANPA PERNATARA"
1066.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Ksatria Naga Phoenix

Ksatria Naga Phoenix

kata Genbu. “Masih teka teki mengenai rumah. Ada sebuah rumah dengan Zhu Fei di dalamnya. Rumah ini sama sekali tidak memiliki pintu dan jendela. Bagaimana Zhu Fei keluar dari rumah ini?” tanya Genbu. “Hahaha ... mudah sekali jawabannya. Aku akan keluar saja dari rumah ini, karena tidak ada pintu dan jendelanya jadi bebas keluar masuk!” jawab Zhu Fei yang membuat Genbu kesal karena teka tekinya begitu mudahnya dijawab oleh Zhu Fei.
9.844.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Season 2 Ksatria Naga Phoenix : Pendekar Misterius sedang ditulis. Naga Misterius di Outside Continent, Naga Azure, serta siapa Pendekar Misterius akan terungkap di sini. Kisah Zishu, si naga merah kecil juga banyak peranannya di season 2. Kalau mau lanjutannya ditayangkan, komen ya di sini. Thanks.
Naga Phoenix
Terima kasih buat semua pembaca setia Zhu Fei ini. Author mohon maaf jika updatenya masih belum memenuhi keinginan Readers sekalian. Bagi yang sudah vote gems, terima kasih banyak ya. Sangat berarti buat mengetahui masih mendukung kelanjutan petualangan Ksatria Naga Phoenix ini. Salam
Baca Semua Ulasan
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

“ Balas Alfi. “Baiklah, ayo.” Ajak Kartika pada Alfi. “Ok.” Jawab Alfi dengan nada genit. “Dasar mesum” Kataku. Setelah berjalan cukup lama, akhirnya mereka berdua sampai di rumah Kartika. Rumah yang terletak di komplek sederhana, bercat putih dengan pagar besi didepannya. Terlihat pohon mangga didepan rumahnya berdiri tegak di kebun kecil itu. Kartika menggeser pagar besi itu dengan kuat dan berjalan ke depan rumah bersama Alfi. Yang membuat Alfi heran adalah rumah ini tidak memiliki pintu. Rumah ini dipenuhi jendela di setiap temboknya.
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Memergoki Suamiku Dengan Gundiknya

Tok! Aku ketuk pintu yang terbuat dari kayu jati itu. Namun tak ada tanda-tanda orang di rumah. Apa jangan-jangan mereka pergi? Ah, kurasa tidak mungkin, kunci rumah mama telah kuganti. Satriya tidak akan bisa membukanya. "Assalamu'alaikum!" salamku seraya mengetuk pintu berulang kali. Ke mana orang-orang ini? Apa mereka tuli sampai tidak mendengar panggilanku.
1079.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Suami Preman Ternyata Sultan

Suami Preman Ternyata Sultan

Dengan wajah polos dan muka sok tidak berdosa, Qizha menjawab, “Aku kan udah bilang, aku sama sekali nggak memasuki kamarmu. Tadi pas aku pulang juga pintu depan nggak dikunci kok. Kupikir malah kamu udah di dalam. Jadi aku langsung masuk aja. Dan aku memanggilmu tapi nggak ada jawaban.” “Pintu depan tidak dikunci?” tanya Qasam. “He’em. Nggak dikunci. Lagian apa sih yang dikhawatirkan dengan rumah ini? Nggak ada barang berharga yang bakalan digondol sama pencuri kan? Rumah ini juga nggak punya sesuatu yang istimewa. Sehari semalam pintu dalam keadaan terbuka juga nggak apa- apa.” Qizha berkilah.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

“Ng. Ketuk saja pintu, jika aku ada di rumah, aku akan membukanya untukmu.” Wanita itu kembali memperlihatkan senyum dan mengangguk, “Ya.” Sebelum berbalik pergi, sepintas ia menoleh ke halaman lagi lalu berkata, “Kakak, pastikan mengunci pintu di malam hari. Jangan biarkan pencuri masuk. Kalian wanita muda dan anak kecil sangat berbahaya tinggal tanpa pria dewasa. Jika ada apa-apa, kau bisa mengetuk pintu. Halamanku tidak jauh dari sini, pelayanku mungkin akan mendengarnya.”
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Menikah demi Warisan

Menikah demi Warisan

Dia bergegas berjalan untuk meminjam toilet pada si pemilik rumah dengan penuh harapan. 'Tok! Tok!' "Selamat malam!" sapa sopan Kainan pada siapa pun pemilik rumah itu. Kainan mengetuk daun pintu itu berkali-kali tetapi tidak ada satu pun jawaban dari dalam. "Maaf, apakah ada seseorang di dalam?" 'Kriek!' Daun pintu terbuka, tetapi tidak ada satu orang pun di dalamnya. Suasana di dalam rumah itu sepi. Ketukan keras Kainan membuat pintu itu terdorong dari luar.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Biar rumah ini selalu sejuk, tanpa harus menggunakan AC. Dan rumah ini memang akhirnya menjadi sejuk. Di seluruh halaman, Mama menanam pepohonan buah, bunga-bunga, dan beberapa pohon Kemuning, yang berbunga harum tapi juga membuat orang kampung merasa takut, ketika aromanya terbawa angin malam.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Tidak termasuk masuk rumah tanpa izin. Membuat keributan? Tentu saja Sofie tak akan mengakuinya. Tetangga yang tak berdaya hanya bisa kembali ke rumah. Keesokan harinya, saat Boni keluar rumah, dia menemukan pintunya dipenuhi dengan cipratan air kencing anjing yang disemprotkan tetangga. Malam itu, dirinya tak tahan lagi dan langsung pindah dari sana. "Boni, aku sudah nggak ada perasaan apa-apa lagi padamu. Bahkan melihatmu saja aku merasa jijik."
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai rumah tanpa pintu kata-kata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status