Kau yang Diantaranya
Sementara bapak memejamkan mata, berusaha memfokuskan pikirannya sekarang.
Aura panas yang mulai ia rasakan, dan bisikan-bisikan mengerikan di telinganya mulai terdengar. Sekuat tenaga bapak membacakan doa ayat Al'quran untuk mengusir mereka. Ayat kursi yang selalu Wa Ega suruh bacakan, jika perjalanan benar-benar terasa berat. Terdengar jerita di telinga mereka samar, semburat cahaya juga mengejar mereka. Padahal langit masih siang, tapi seperti sebuah meteor mereka bisa melihat benda itu terbang. Lalu keadaan tiba-tiba berubah, layaknya jalanan biasa suara kendaraan lain terdengar seperti biasa. Ramai dan layaknya mereka seperti telah keluar, dari sebuah dimensi yang tak mereka duga sebelu
الفصول الرائجة