Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Tante dari Mantan Kekasihku

Menjadi Tante dari Mantan Kekasihku

bisik Galih gusar. °°° 'Bantalnya terlalu lembut' batin Bening. Matahari sudah meninggi, jendela yang belum terbuka itu membiaskan cahaya sampai ke ruangan mereka. Bening terbangun dengan kenyamanan yang berbeda. Biasanya dia tidak penuh semangat ketika bangun dari tidurnya tapi pagi ini berbeda.
1030.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 739 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
KISAH CINTA YANG TERNODA

KISAH CINTA YANG TERNODA

“Sawitri yang malang, siapa suruh kamu katai aku, perempuan binal." Tetesan embun jatuh dari dedaunan hijau pagi ini. Kabut hitam yang mengantarkan angin dingin, buat Jum’at pagi ini terasa sunyi, sebab sebagian orang rasanya enggan beranjak dari pembaringan.
1022.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 624 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

Kabut turun lebih tebal dari biasanya pagi itu. Lembah Watu Nunggal terbungkus sunyi, hanya bunyi embun yang menetes dari ujung daun bambu terdengar samar — seolah alam sendiri menahan napas sebelum hari yang akan menumpahkan darah.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 110 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

DEG! Sengatan hangat sinar mentari pagi menerobos melalui celah-celah tirai jendela. Rimbu membuka kedua matanya enggan, di kamar yang bukan miliknya, dengan hanya mengenakan pakaian dalam. Rimbu berniat melanjutkan tidurnya meski hanya satu menit, tetapi tangan yang melingkar semakin erat di leher serta perutnya membuat kesadarannya seketika terkumpul penuh.
9.83.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Subuh itu basah. Embun menempel di dedaunan, dan aroma tanah menyatu dengan wangi melati yang makin kuat—bukan wangi biasa, tapi seperti panggilan dari sesuatu yang telah lama menunggu untuk ditemukan.
2.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 50 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Dinikahi CEO Galak

Dinikahi CEO Galak

[Embun, bisakah kita bicara sebentar? Ada yang mau aku bicarakan, penting. Sangat penting!] Embun mengerutkan keningnya ketika mendapat pesan dari Dimas. "Mau ngapain dia?" gumam wanita itu. Akhir-akhir ini dia merasa begitu malas. Biasanya dia selalu bangun pagi untuk menyiapkan segala keperluan suaminya, tapi saat ini tidak, dan beruntungnya Gio sama sekali tak mempermasalahkan hal itu.
821.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 638 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Jangan berlari pada kenyataan yang fana. ~~~~~ Gemerecik air terjatuh dari gumpalan gelap awan pagi ini. Suara atap-atap vila yang basah karena terguyur hujan, terdengar nyaring di telinga. Embun sejuk yang tebal menutupi pemandangan pantai dari dalam jendela, seperti kabut asap di Kalimantan. Bedanya, embun ini atas kehendak Tuhan. Tak ada matahari pagi ini. Gundukan kelabu "kapas terbang" menghalangi eksistensinya pada dunia.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Raja Yang Sebenarnya

Raja Yang Sebenarnya

"Sudahlah Bocah, ini sudah larut malam. Sebaiknya kau segera tidur. Besok, kau harus cepat pergi dari sini!" Pagi hari yang cerah, matahari mulai terbit menyinari bumi dengan cahayanya yang hangat. Embun pagi bertebaran di dedaunan, menjadi minuman bagi serangga yang hinggap di atasnya. "Hooaaam" Menguap adalah hal biasa yang dilakukan orang setelah bangun pagi. Dan hal itu juga terjadi pada Subin. Ia mengucek matanya. membersihkan kotoran mata yang bersarang di sela-sela matanya.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Pertemuannya kemarin dengan Vito dan Helena, seolah mulai melepaskan satu-persatu tali-tali yang selama ini melilit tubuhnya. Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, Embun turun ke lantai bawah. Lelah itu masih menempel, tetapi rasanya sedikit lebih ringan. “Pagi, Nya,” Sama Bi Mar dan Tuti. “Pagi, Bi.” Embun menarik kursi langsung duduk. Dia melihat menu sarapan pagi dan mengucapkan terima kasih pada keduanya. Setelahnya dia membubuhkan makanan ke dalam piring.
105.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 128 Beses bilang sebening embun pagi
Read
+Library
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Author's POV Tuhan memang begitu apik menyusun scenario-nya. Hal sekecil apapun akan terasa nikmat karena Allah yang mengaturnya. Seperti pagi ini, Embun sudah muntah dua kali. Yang pertama ketika bangun hendak Salat Subuh tadi. Yang kedua setelah sarapan bareng suami. Jika yang mengalami morning sicknes ini suaminya, alangkah repotnya Andrean. Mana harus mengurusi pekerjaan yang menumpuk, meeting, dan bolak-balik menjenguk mamanya di rumah sakit.
10479.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 10.1K Beses bilang sebening embun pagi
Ipakita ang mga Review (67)
Read
+Library
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status