Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

tanya Luang. "Itu mudah, aku hanya perlu meneteskan darahku," ucap Saga. Saga menggigit jarinya dan meneteskan darahnya ke atas pedang, melihat pedangnya yang sudah bercahaya Saga menaruhnya di depan matanya untuk mencari jiwa kesadaran pedang. "Di sana," ucap Saga. Dari pedangnya Saga bisa melihat Jiwa kesadaran pedang berada di tanah setan.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
Secret of Five Gods (Princess of the Black Blood)

Secret of Five Gods (Princess of the Black Blood)

Dua dasar sifat manusia yang mengantarkan hidup pada kehancuran. Dari sekelompok orang yang tersisih, terciptalah sebuah anekdot mengenai darah yang sudah tidak murni. Darah yang tercampur kutukan itu akan menghitam sehingga terpancar melalui bola matanya. Kemudian, black blood menjadi panggilan yang selalu tersemat dari lidahnya saat memanggil orang-orang sepertiku. ***
107.7K viewsOngoingAdded to Library 278 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

Dengan cara menyingkirkan orang yang paling dia cintai. TBC JIKA SUKA TINGGALKAN JEJAK YA
104.3K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Hitung mundur aja 5, 4, 3, 2, 1 dan taraa. "Inna air mana air, kamu mau bikin Bunda darah tinggi, kamu masukin garamnya berapa sendok? Asin banget dah, kamu kebelet kawin? Sana minta Andra buat nikahin kamu" jawab Bunda sambil minum air putih.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

ELEGI SENJA Perih itu Menembus benteng-benteng kulit ari Hingga lebur pada jangat kulit diri Pedih itu Tak lagi mampu meracun hati Karena pedih terlanjur abadi Tangis ini Bukan lagi mengalir sepi Tapi mendarah memanas hakiki Senja kala itu menjadi saksi Kabar duka mendera Menjadi titik di mana kau tak berbalik Melebur satu bersama ombak Menjadi buih di tengah lautan tanpa tepi Sesal bergulung mengundang hujan
106.1K viewsCompletedAdded to Library 152 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
Jerat Rahasia Kapten Ragnar

Jerat Rahasia Kapten Ragnar

DARAH DI ATAS SEMEN DAN JEJAK YANG HILANG ​Ragnar terkapar di atas semen gudang yang kasar, merasakan dinginnya air hujan Jakarta yang bercampur dengan rasa asin darahnya sendiri yang terus mengalir dari bahunya. ​Suara raungan mesin jip yang membawa Valencia menjauh terdengar seperti ejekan maut yang menggema di dalam kepalanya yang mulai terasa berat dan berputar.
657 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

"Kamu yakin?" Sari mengangguk. "Ya-yakin, Bu." Jihan merendahkan tubuhnya. Berjongkok di depan ranjang dengan tinggi tiga puluh sentimeter tersebut. Tangannya terulur menjangkau tetesan darah yang membasahi lantai. "Basah. Ini masih baru!" Deg! Jihan kembali bangkit, lalu menunjukkan darah segar yang ada di tangannya pada Sari. Asisten rumah tangga Jihan itu berjengit jijik.
3.7K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
DARAH SEPASANG

DARAH SEPASANG

Lantas, kembali duduk dengan posisi yang sama. Data internet di aktifkan dan aku langsung browsing, mencari translate jawa kuno. Aku mendapat salah satu situs dan mencoba menerjemahkan bahasa didalam buku. "para lelembat kaliyan setan ingkang bergentayangan. dhatenga kaliyan penuhi aturi." Tiba-tiba anging bertiup kencang. Kaca dan cermin bergetar hebat. Awan hitam hitam menutup cahaya rembulan.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

Rasa kecewa tentu saja terlihat di wajahnya dan kemudian dirinya mengumpat dengan keras. “Sial! Kenapa ini hanya mimpi!” Hari sudah semakin sore. Cahaya matahari mulai tenggelam dan berganti dengan malam yang suram. Di sebuah tempat yang cukup gelap dengan banyak sekali benda tajam dan beberapa potongan tubuh yang tergeletak di lantai penuh darah. Lantai berwarna seperti papan catur itu berubah menjadi merah darah. Dinding yang dipenuhi banyak sekali foto orang lain membuat suasananya terasa menyeramkan dengan diiringi lagu Gloomy Sunday. Seseorang tersenyum menyeringai di bawah kegelapan menjadikan terasa mengerikan. Freya akhirnya selesai dengan pekerjaannya dan sekarang dirinya sedang ber
5.0K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as sejengkal tanah setetes darah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status