SENJA YANG KELABU
"Sialan, awas, ya."
Wina akhirnya beranjak dari tempat tidur dan mandi, sementara Sari memutar lagu di ponselnya, merebahkan badannya dikasur, angannya menerawang jauh, fikirannya tertuju kepada Angkasa, dalam hati berbicara sendiri. Angkasa, apakah aku bodoh, hati ini tak bermata, sehingga tak tahu kalau kamu sudah dimiliki orang lain, harusnya hati ini sadar kalau jatuh cinta jangan seenaknya, tapi hati ini benar - benar buta, mencintai orang yang tak sepantasnya kucintai, Angkasa harusnya aku tak pernah mengenalmu, aku benci dengan perasaan ini.
Wina telah selesai mandi dan berganti pakaian, melihat Sari terdiam seperti melamun, kesempatan balas dendam baginya untuk memgagetkan Sari, pela
Capítulos Populares