Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Nina: [Chaz, di mana? Kok nggak melihatmu?] Chaz: [Aku sudah kembali ke mobil. Fans-mu terlalu banyak, nggak baik aku muncul.] Nina: [Kalau gitu, kita ketemuan di hotel saja.] Chaz mengirim emoji oke. Nina: [Sudah lima tahun nggak ketemu. Aku sudah sangat rindu.] Tania mencibir dan terus menyibukkan diri membuang barang-barang.
23.2K viewsCompletedAdded to Library 694 Times as senyumin aja
Read
+Library
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Dia masih tersenyum, tapi tatapannya dalam, seolah ingin membaca lebih dari sekadar wajahku. Aku hanya mengangguk, menahan detak jantungku yang terasa tak wajar. “Aku cuma mau bilang… semoga kalian bahagia, ya,” katanya pelan. Apa maksud di balik senyum dan kata-katanya barusan? Kenapa aku merasa seperti baru saja memasuki permainan yang belum aku pahami sepenuhnya? Viona kembali berbalik dan menepuk bahuku. Sentuhannya ringan, tapi membuat tubuhku menegang. Aku menoleh pelan, dan mendapati senyum tipis yang menghiasi wajahnya.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as senyumin aja
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

"Banyak banget orang yang mau jadi Nyonya Prasetyo, coba deh ngaca dulu. Berani banget kamu pura-pura jadi Nyonya Prasetyo, padahal Nyonya Prasetyo yang asli lagi ada di atas sekarang." Dadaku terasa sesak. Aku hanya bisa langsung menelepon Andi di tempat, tapi tidak ada jawaban dari sana. Cibiran di wajah sekretaris itu pun makin menjadi-jadi. Aku menunggu dengan tenang di lantai bawah sampai larut malam, hingga akhirnya melihat dengan mata kepalaku sendiri saat Andi keluar dari lift sambil menggendong Chika.
12.5K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as senyumin aja
Read
+Library
Kebangkitan Pendekar Amnesia

Kebangkitan Pendekar Amnesia

Yasmin tampak sangat senang, lalu melanjutkan, "Aku juga akan segera berangkat ke Bataram. Aku harus siapkan beberapa hal lebih dulu untuk Senior." "Siapkan apa?" Jimmy terlihat bingung, lalu bercanda, "Jangan-jangan kamu mau gelar karpet merah untuk menyambutnya?" "Ngaco saja!" Yasmin mendengus. "Penyakit Serena sangat aneh. Dia sangat takut panas. Aku harus menyiapkan berbagai perlengkapan pendingin dulu." "Separah itu?" Jimmy sedikit mengernyit. "AC mobil disetel ke suhu paling rendah pun nggak cukup?"
9.690.1K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as senyumin aja
Read
+Library
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

jawab Yusuf. "Deswin jerit-jerit." Jauhari menunjukkan ponselnya, di mana Deswin tampak berteriak gembira, karena mendapatkan tambahan penari baru. "Win, masih di Taiwan?" tanya Yusuf sambil memandangi layar ponsel Jauhari. "Enggak, Bang. Aku lagi nemenin Honey Partner ke jamuan makan di Shenzen," jelas Deswin. "Ayah, mana?"
101.5K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as senyumin aja
Read
+Library
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

rengek Aim. "Nggak ada, pakai saja yang kau punya sekarang! Sama-sama nggak memperlihatkan jubor itam kau juga!" omel Senja. "Apa itu jubor itam?" tanya Bang Aidan. Senja terlihat salah tingkah, sementara Aim menatap Bang Aidan penuh selidik. "Abang siapa?" tanya Aim. "Perkenalkan, aku Aidan calon suami Kakakmu," ucap Bang Aidan percaya diri.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as senyumin aja
Read
+Library
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Bughh!! Bugh!! Pukulan demi pukulan dari kepalan tangan seorang remaja laki-laki yang mengenakan seragam sekolah di gang sempit belakang warung berhasil membuat suasana yang tadinya sunyi kini menjadi sedikit ramai. Dua orang temannya yang berdiri di sampingnya hanya melihatnya sembari tertawa. Sedang si korban yang tengah dipukuli itu merintih kesakitan yang sekarang dia rasakan di sekujur tubuhnya. Diketahui mereka berempat adalah siswa dari salah satu SMA swasta di Jakarta Selatan yang bernama SMA Atsaws.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as senyumin aja
Read
+Library
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

ujar Shintya pelan lalu di akhiri dengan berteriak. "Serius??" tanya Shintya heboh. Felisia mengangguk dengan tersenyum. "Sama siapa?" "Sama pangeran dong." sahut Felisia dengan bangganya. "Sama Timo, eh, namanya siapa dulu?" "Tommy Shin, Tommy. Bukan timo." Felisia memutar mata nya malas. Shintya hanya nyengir kuda. "Sorry, aku kan gak tau namanya. Btw, sejak kapan? Kok aku gak tau?"
3.0K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as senyumin aja
Read
+Library
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

gumam Ariana dengan wajah yang cukup berempati. "Terimakasih, Nyonya. Tapi ...." Ucapan Senja menggantung karena ragu untuk mengucapkannya. "Tapi apa, Senja?" tanya Ariana penasaran. "Saya mungkin berniat untuk meminjam uang pada Nyonya Ariana. Itupun jika Nyonya Ariana mengizinkan," jawab Senja dengan wajah yanag tertunduk. "Bagaimana kalau aku dan Mas Saga ikut ke kampung kamu, Senja?" usul Ariana.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as senyumin aja
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status