Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BOSKU MANTAN SUAMIKU

BOSKU MANTAN SUAMIKU

Adapun artinya adalah Ya Allah aku mohon pada-Mu rezeki yang bermanfaat, ilmu yang luas, dan kesembuhan dari semua penyakit. Tahapan selanjutnya adalah Sa'i. Sai dimulai dari Safa ke Marwah yang dihitung sebagai satu perjalanan. Jadi, dari Safa ke Marwah dihitung satu perjalanan. Marwah ke Safa dihitung dua perjalanan, dan seterusnya. Aku dan Jamie melakukan Sai dengan berjalan. Tetapi di perbatasan lampu hijau, kami harus berlari-lari kecil. Kami melakukan Sai sebanyak tujuh kali dari bukit Shafa ke bukit Marwa.
9.9198.2K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as seraya
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Saat perang pecah di gerbang Selatan, dari Gerbang sebelah Timur ribuan pasukan Panglima Karna yang dipimpin Lawe Segara bergerak maju mendekati barisan pertahanan Sigaluh. Barisan pertahanan kerajaan Sigaluh di penuhi persenjataan lengkap. Ribuan prajurit khusus juga di tempat kan di sana. Sesepuh yang memimpin adalah Empu Ragil Swara atau dikenal sebagai Resi Swara. Salah satu resi sahabat dari Resi Sumbing. Resi Swara terkenal dengan kesaktiannya yang bisa membuat lawannya terpental sebelum mendekati tubuhnya. Ajian ini disebut Tameng Dewa. Sebuah ajian sakti yang berguna sebagai pertahanan. Ajian ini bisa digunakan untuk menahan puluhan bahkan ratusan musuh di sekitar Resi Swara.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as seraya
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

“Mereka diseret... ke utara.” Tirta menggertakkan gigi. “Ke mana? Markas sekte?” “Mungkin,” sahut Rakasura. “Tapi ada satu tempat lagi yang punya sejarah sama kuatnya dengan kuil. Tempat yang pernah digunakan untuk menyimpan... gema terbesar dari langit.” Ayu menatapnya. “Maksudmu... Lembah Gema?” Rakasura mengangguk perlahan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as seraya
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Pembaca yang Turun ke Cerita LOKASI: DIMENSI REALITA (DUNIA PEMBACA) STATUS WAKTU: BUKAN FIKSI, BUKAN NYATA Di balik layar komputer, di dalam ruang sunyi penuh cahaya biru, seorang gadis bernama Sera menatap layar monitor yang menampilkan kata terakhir dari Bab 112. Ia menggulir ke atas. Ke bawah. Tak ada yang baru. Tak ada pembaruan. Cerita berhenti. “Tapi… kenapa?” bisiknya. “Kenapa berhenti di situ?” Ia mengetik di kolom komentar: ‘Lanjut dong…’
1.9K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as seraya
Read
+Library
Cerai pura pura

Cerai pura pura

* *Santi: (Mengirim tangkapan layar pengumuman)* *Santi: "Tapi penempatannya di Wonosari, Mas. Kota tempat Mbak Hesti. Jauh dari sini."* Santi menunggu. Lima menit. Sepuluh menit. Soto ayam di depannya sudah benar-benar dingin dan lapisan lemaknya mulai menggumpal. Akhirnya balasan masuk. *Mas Angga: "Wuih! Alhamdulillah! Rejeki anak tuh!"*
1.5K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as seraya
Read
+Library
Purba Mahkota

Purba Mahkota

“Uk uk, aak!” “Oh …?” Dia, si peri yang memiliki nama lengkap Sri Pohaci, peri kesuburan yang dapat menyuburkan segala jenis tanaman, juga memiliki bakat keakraban dengan hewan berupa dapat dengan mudah memahami setiap kata yang hewan keluarkan, … secara cepat langsung mengerti semua perkataan penuh umpatan, dari monyet hitam yang besar itu. “Anda memang Masternya Saya, kan? Anda hanya benar-benar sedang dalam bentuk monyet jadi-jadian karena dikutuk oleh Sir Serunting, kan?”
104.3K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as seraya
Read
+Library
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Seram melihat mata Norita yang benar-benar menakutkan. TING! Ponsel Alice berbunyi, tanda ada pesan masuk. Alice mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirimkan pesan kepadanya. Norita : Tunggu saya di kantin!
107.7K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as seraya
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Jalan-jalan lebar dipenuhi dengan toko-toko megah, bendera kerajaan berkibar di setiap sudut, dan para prajurit patroli berjaga di persimpangan jalan. Kereta mereka akhirnya melambat saat mendekati gerbang istana. Gerbang utama istana setinggi hampir lima belas meter, terbuat dari baja hitam dengan ukiran lambang Kerajaan seekor singa bersayap yang mengaum ke langit. Di kedua sisinya, prajurit dengan baju zirah emas berdiri tegak, memegang tombak panjang yang mengilap. Saat kereta Silvercrest berhenti, seorang petugas mendekat dan menunduk hormat. “Selamat datang, Tuan Ronan, Tuan Damien, Tuan Elian. Silakan masuk.”
102.9K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as seraya
Read
+Library
PERNIKAHAN TERLARANG DENGAN MUSUH KELUARGA

PERNIKAHAN TERLARANG DENGAN MUSUH KELUARGA

Dan mobilnya terparkir tepat didepan rumah tua, posisi makamnya berada disamping rumah tua itu. Lelaki itu melihat kesegala arah dirasa aman ia membangunkan Sera yang masih tertidur. Cukup lama dirinya menepuk pundaknya, akhirnya Sera terbangun juga. Sera menggerakkan tangannya yang terasa nyeri akibat ia gunakan untuk menahan kepalanya. Arsya yang pada dasarnya peka langsung memijat tangan milik Sera dengan telaten.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as seraya
Read
+Library
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

".... Pavillium, Grecia, Kenzy, Neville, Ramos." Bangsawan yang terpanggil sontak bersorak. Ternyata, bukan hanya Ksatria yang terpilih, melainkan terdapat dua Baroness yang tadinya berdiri di lantai dua, kini mereka turun dan berdiri di depan Albert. "Kelompok ke dua.... James, Lauren, Abyaz, Velmort, Pohan."
103.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as seraya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status