Jebakan Cinta sang CEO
sahutku
Belum sempat aku memberi penjelasan secara lengkap pada suamiku, Ibu Susan sudah lebih dahulu kembali ke ruang tamu di mana kami berada.
“Ambil ini. Semuanya untuk kamu,” ujar wanita itu. Dia memberikan sejumlah uang tunai dalam bentuk dolar Amerika dan juga kartu debit.
“Ma, ini tidak perlu Mama lakukan. Saya tidak kekurangan uang. Rasenda juga memberi saya uang bulanan yang cukup,” ucapku.
Ibu Susan tersenyum. “Ini bukan untuk uang bulanan kamu, melainkan untuk tambahan beli saham,” ujarnya.