Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

ucapnya dengan manja sambil memainkan dasi yang dikenakan Kama. Kama melepaskan gadis itu, tersadar jika dia harus segera pergi. Tapi Mikha menahannya. “Setidaknya satu suap saja, aku sudah masakin loh buat Om.” Mikha menarik Kama, duduk di ruang makan. Pagi ini ia hanya membuat omelet berisikan beef dan sayuran, serta kopi hitam kesukaan Kama. “Baiklah.” **
300 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Kalau tatapan bisa membunuh, dia sudah mati berkali-kali. Pangeran Qin bertepuk sekali. Pintu ruang besar itu pun terbuka. Pelayan membawa beragam hidangan namun yang paling mencolok adalah ikan tupai. Terbuat dari ikan berdaging tebal dikerat melintang. Digoreng dalam minyak yang banyak hingga mekar seluruhnya lalu disiram dengan saus asam manis pekat. Pangeran Qin memesan dua porsi. Dia meletakkan satu di depan Shu Yi, satu lagi di depan Chen Liang.
1022.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Berondong Perkasa

Berondong Perkasa

"Kamu milih sendiri aja, Tin. Aku bungkusin buat Pak Jo dan Pak Wir untuk oleh-oleh keluarga mereka." Tanpa menolak Tina segera memilih buah-buah mangga yang besar-besar dan sudah matang. Total ada delapan buah mangga yang dia bungkus untuk dibawa pulang. "Bantuin bikin mangga beras ketan ya, Tin. Kalau di Thailand ini kuliner khas, namanya mango sticky rice. Nanti kamu bawa pulang juga sebagian," ujar Camelia lalu mulai mencuci beras ketan yang tadi sudah dia rendam selama tiga jam. Dia mengukusnya selama 15 menit.
1029.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai tatapan sayu
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hai Kakak kakak Pembaca Tersayang, buku ini telah tamat di bab 139. Sekuel lanjutan kisah Fresia dan Michael akan terbit tahun depan berjudul Dimanja Suami Crazy Rich. Kalau kalian follow akun GN penulis atau IG pasti akan dapat notif rilis bukunya. Thank you kebersamaan kalian sampai tamat. Love U!
sahidahsari249
cerita yg sangat menarik juga candu nih buat di baca ,, selalu bikin penasaran sama cerita nya,, banyak pelajaran yg bisa kita ambil dalam cerita.untuk tak terlalu menganggap setiap apa yg di lakukan itu benar,jgn terlalu merasa diri baik dan jgn sombong.. setiap apa yg kita lakukan akan ada balasan
Baca Semua Ulasan
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Setelah selesai belanja mereka istirahat sebentar di sebuah tempat makan. "Kita makan dulu ya! Kamu mau pesan apa?" tanya Bu Sukma. Rani memilih menu makanan dan minuman yang disuguhkan oleh pelayan yaitu jus jambu dan mpek- mpek Palembang. Bu Sukma memang sangatlah baik sekali pun sama pembantu, begitu pula dengan Agista dia tidak memperlakukan dia seperti pembantu. Apalagi setelah dia menangkap dengan jelas adegan anaknya Yuda yang sedang merayu Agista di dapur.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
DJ Sexi Obsesi Tuan Muda

DJ Sexi Obsesi Tuan Muda

"Maka dari itu, aku menawari mu makanan ini. Ayo, buka mulutmu. Biar aku suapi." "T-tunggu! Apa ini?" Nicko menghindar saat Adita ingin menyuapinya. "Ini ikan asap. Ayolah, rasanya sangat enak!" Nicko terpaksa membuka mulutnya, Adita segera menjejali mulut Nicko dengan ikan asap yang dipegangnya.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Tabib Sakti Tak Terkalahkan

Pinta Tang Rui sambil menunjuk sate buah yang dijajakan di kios yang ada di depan mereka. Tanpa ragu Shizi pun menuruti kemauan Tang Rui dan membelikan Tanghulu untuknya dan untuk Wang Suyi serta Putri Nara. Ia membeli empat tusuk sate buah yang biasanya terdiri dari anggur, hawthorn, strawberry yang disiram dengan sirup manis yang kemudian berubah menjadi keras. Tampak mereka menikmati makanan manis dengan warna merah menyala tersebut.
9.4162.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai tatapan sayu
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Pok Jang
Numpang promosi thor! Tiga Mayat Satu Takdir ~ "Dalam dunia di mana kebajikan adalah topeng, seorang pemuda bertaruh segalanya demi cinta dan keluarga." "Ketika sihir terlarang menjadi satu-satunya pilihan, bagaimana kebaikan bisa bertahan?"
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Diusir Ipar Setelah Suami Tiada

Diusir Ipar Setelah Suami Tiada

tanyanya. "Iya, sup ikan. Namanya Pindang Ikan Kakap," jelasku, sembari memundurkan langkah memberi ruang kepadanya. Aroma khas laki-laki yang menguar dari tubuhnya membuatku tidak nyaman. "Iiih, tidak amis? Enak?" tanyanya meragukan hasil masakanku. Wajahnya menoleh ke arahklui sambil menyengir aneh.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Salah Melamar

Salah Melamar

“Baiklah.” Kucuci tanganku dengan air pancuran yang berada di depan saung.Berbentuk kendi, yang membuat kesan alami begitu kental di tempat ini. Lalu kutuangkan nasi putih yang masih mengepul, dengan ikan nilagoreng dan sambal tomat. “Mas, buka mulutmu,” ucapku, mendekatkan suapanku ke dekat bibirnya. “Apa ini, Sayang?” tanyanya.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 625 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Goodbye School

Goodbye School

Kembali ke Ayra, perutnya yang sejak tadi terasa lapar, kini pun berbunyi seakan memanggil-manggil makanan agar segera mengisi perut. “Wah, kamu udah kelaperan?” “Ya iyalah. Udah nunggu dari tadi,” ketus Ayra. Bibirnya manyun dengan wajah yang ditekuk. “Sini, Sayang. Aku udah beliin semua yang kamu mau. Kayaknya masih hangat, deh.” Attar menuntun Ayra supaya mereka duduk di sofa tamu. “Aku beli lebih banyak dari apa yang kamu pesan. Ada yang lain juga selain sate sama buah anggur. Lihat aja, deh.”
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 868 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

"Ma-maaf, sampai lupa. Silahkan masuk Bu Evi, Bu Atik!" "Memangnya masak berapa menu buat Emak?" tanyaku. "Pagi ini Emak minta dimasakin gulai daun singkong dan ikan asin." "Oh …." Aku dan Bu Atik saling menatap, kode untuk mulai melakukan tugas masing-masing. Bu Atik berusaha mengalihkan pandangan Mbak Icik dengan mengajaknya ngobrol. Dengan cepat aku pun berjalan ke arah wajan berisi gulai daun singkong yang belum matang. Mengeluarkan plastik berisi bubuk warna putih yang aku beli secara online.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status