Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

"Nanda, Sayang, apa kabar? Sudah lama kita tidak bertemu. Tante kangen banget sama kamu! Ini, Tante bawain oleh-oleh buat Nanda." Nanda langsung berbalik badan dan bersembunyi di belakang tubuh Nismara saat Tattiana berjalan mendekatinya. "Eh? Mbak siapa, ya? Sopir taksi online langganan kamu, Sayang?" tanya Tattiana sambil melirik pada Arjuna. "Oh... atau kamu office girl baru yang ditugaskan buat antar jemput Nanda? Aduh, terima kasih ya kamu sudah menjaga Nanda dengan baik."
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

“Ha ha ha, lucu.” Raya tersenyum polos lagi sambil pergi ke kamar mandi untuk cuci tangan. Andro membuka kotak pertama. “Apa ini?” “Sambal goreng kentang dan ati ampela.” “Astaga, karbohidrat kompleks dan organ dalam hewan.” “Kamu tidak suka?” Andro memang tidak suka, tapi melihat Raya yang terlihat sedih, Andro berkata, “suapi aku supaya jadi suka makanan seperti ini!”
9.1139.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Aroma asap sate, sambal kacang, dan kopi jahe bercampur jadi satu, menciptakan atmosfer khas yang entah bagaimana terasa menenangkan. Rendra duduk di bangku panjang kayu, menatap nasi kucing di depannya tanpa benar-benar melihat. Pikirannya masih berkeliaran di kantor polisi, di ruang jenazah, di telepon misterius Reva. Sate usus yang baru diantarkan sudah dingin, tidak tersentuh. Dara memperhatikannya dari seberang meja kecil. Dia menghela napas, lalu mengambil sebatang sate usus dan mencelupkannya ke sambal.
1035.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 845 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

"Naning baru saja pamitan. Kalau dia mau pergi jauh, Nak. Dia sudah pergi jauh." T a m a t _oOo_ Hai readers, sekian extra bab dari Kuku Bu Sapto ya. Selamat berbahagia dan menunggu cerita horor Teror Andong Pocong.
1078.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai tatapan sayu
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Wanita itu memegang sebuah kotak bekal, tampak sedang tertawa kecil sambil menunjuk-nunjuk ke arah tanaman hias Ruby. Dimas menginjak rem perlahan, sebuah seringai puas muncul di wajahnya. "Wah, sepertinya suamimu sedang punya tamu spesial. Apakah ini yang kamu sebut 'pulang ke rumah dengan tenang'?"
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Bu Bondan mengoceh sendiri. Aku hanya tersenyum mendengar ocehan Bu Bondan, aku tahu dia hanya kepanasan melihat springbed merk ternama itu. Penyakitnya irinya memang belum sembuh. Kasihan juga melihatnya. Apa kami harus sembunyi-sembunyi bila membeli sesuatu? "Ini apa, Pah?" tanyaku pada suami ketika ada truk kecil membawa tepas dan atap daun rumbia. Tepas adalah dinding dari bambu yang diolah sedemikian rupa.
1041.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

ucap Cahya. "Sip. rahasia aman dan terjaga dengan baik. Pokoknya aku tunggu berita selanjutnya dari kamu, sepertinya ini menarik untuk menjadi sebuah cerbung atau sinetron ikan terbang," seloroh Mentari. "Ish! Mana ada seperti itu. Ya udah, aku cabut. Bye Tari," pamit Cahya.
20.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Martabak Setan

Martabak Setan

jawab si Abang penjaga warung. Zilga manggut-manggut sambil mengamati aneka takjil yang di pajang di meja etalase panjang. Matanya menyipit menatap 'martabak setan' yang begitu menggoda selera. Dari tampilan bentuknya saja sudah cantik, warna coklat muda dengan bentuk segiempat. Aroma wanginya membius indara penciuman, ia semakin mendekat mengamatinya.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

SIALAN! Mothernya pulang, permainan pun berakhir. Mothernya merintah Dini untuk bantu-bantu masak dan Dia tak bisa nolak lantaran dirinya butuh makan juga. Hari ini mother mau masak sayur waluh (labu siam) santan, Dini biasa nyebutnya sayur susu lantaran enak gurih warnanya putih kaya susu. Sayur waluh itu aslinya kaya sayur lodeh, di kasih santan tapi isinya Cuma waluh tok. Mother tau banget kalau sayur ini kesukaan Dini. Sembari bantu-batu masak Mother-nya mulai ngasih ilmu ke Dini tentang cara ngiris waluh dan buang getah nya. Lantaran Dini tak bisa masak, megang pisau aja Dini kaku apalagi motong-motong bawang dan ngupas waluh. Kata mother,
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

"Ya, Sayang." tbc
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 816 kali sebagai tatapan sayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status