PENDEKAR TAPAK DEWA
Serta berjanji akan mengirimkan para guru dari negerinya untuk mengajar di mesjid dan perguruan itu.
Namun beberapa hari sebelum kepulangannya, Tuan Syeh alias La Mudu telah menunjuk beberapa murid utamanya yang laki-laki dan yang perempuan menjadi guru penggantinya untuk sementara. Di antara murid utamanya adalah tiga anaknya Satra, yaitu Sakda dan dua saudarinya, yaitu Anong dan Malay. Entah memang sengaja disiapkan secara khusus oleh La Mudu, ketiga anak Satra itu memiliki kecerdasan dan sangat banyak menerima ilmu agama darinya. Bahkan Sakda, atau yang kemudian diberi nama baru oleh La Mudu dengan Syeh Maja itu, memiliki karomah-karomah khusus, termasuk dalam hal pengobatan.