Membawa Lari Benih Komandan
Seorang bandit yang berhasil ditangkap semalam kini duduk terikat di kursi kayu, wajahnya lebam, mulutnya masih mengeluarkan darah kering.
Praja berdiri tegak di hadapannya, seragamnya berdebu, namun sorot matanya tajam menusuk. Doni, Seno, Tama, dan Yudha berdiri mengelilingi, menjaga agar bandit itu tidak bisa kabur sedikit pun.
“Siapa dalangmu?” suara Praja datar, dingin.
Bandit itu menyeringai meski jelas kesakitan. “Aku hanya menjalankan perintah… kalau kau bunuh aku, orang di atas akan kirim lebih banyak.”
Hot Chapters