Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Titip

Titip

Kutatap perempuan-perempuan itu sekali lagi. Wanita berambut emas yang menyambangi rumah ibu tempo hari ada di bagian paling atas, Kajol KW, atau tiga nama lain yang terbaca asing sebab aku tidak mengenalnya. Siapa di antara mereka berlima yang perlu diwaspadai sebagai pelukis tanda merah di dada Bang Sam?
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Neraka 100 Hari Pernikahan

Neraka 100 Hari Pernikahan

jawabnya tenang. "Dan ingat, kalau kamu kekurangan uang, jangan pernah meminta kepada Papa atau Mama kamu. Kamu ingat kan, terakhir kali kamu menyerah dengan kehidupanmu yang susah dan kamu kembali ke rumah ini. Papa gak akan menerima kamu untuk kedua kalinya." "Iya Pa," Herlia tak ingin banyak bicara karena koper - kopernya sudah dibawa oleh para asisten ke ruang tamu dan siap diangkut ke mobil.
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

"Serius?" "Iya, nanti belok ke kiri pas ada tikungan di depan. Pasti ada plakat 'Rasa nikmat'." Miko mengangguk paham. "Masak apa aja di sana?" "Semua masakan Nusantara. Banyak sih, seperti opor, lodeh," kujelaskan secara singkat sampai akhirnya Miko menyeletuk ringan, "Belok sini?"
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

Bab IX Tak Seindah Malam Pertama (Kesedihan Maya) "Saya yang akan bertanggung jawab, Bu. Saya akan menikahi Maya secepatnya." Ibnu masuk ke dalam kamar menemui bu Ratih dan Maya.Tak peduli apa pun kondisi Maya, yang Ibnu tahu, ia mencintai Maya dan akan selalu mencintai Maya. *************************
9.39.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Di dalamnya, terdapat gambar sepuluh menara berwarna hitam, masing-masing bertuliskan satu nama: 1. Mata Ketiga 2. Kutukan Emas 3. Pedang Hitam 4. Penjara Jiwa 5. Dewa Mesin 6. Lembah Karma 7. Raja Api Purba 8. Sekte Kekosongan 9. Bayangan Abadi 10. Sistem Asal “Sepuluh sistem tertinggi,” jelas Qiyan. “Masing-masing mengutus satu pengguna tingkat dewa untuk membunuhmu.” Yue Lian menatap nama terakhir.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus

Tato Pengkhianatan Itu Sudah Kuhapus

“Urusan luar negeri, keuangan, bahkan kursi tetap di dewan … kau bisa mendapatkan semuanya.” “Kembali ya.” Matanya memohon. Aku menatap tangannya yang terulur dan menepisnya tanpa ragu sedikit pun. “Daripada membuang-buang napasmu mencoba memenangkan hatiku kembali, sebaiknya kau fokus pada krisis yang sedang kau hadapi.” “Urusan Keluarga Murdaya sudah nggak ada hubungannya lagi dengan Tiara Himawa.”
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Does it scare you? That you might love someone that much someday, just to lose them too? —Cheryl McIntyre _________________________________ “Eh buset, merinding gue baca WA-nya Yang Mulia Ratu,” racau Tito lantas melempar ponsel ke meja bar setelah dengan amat terpaksa membagikan lokasi dirinya berada kepada Jameka. “Apaan?” tanya Lih Gashani—sahabat Tito—yang kebetulan baru selesai memesan segelas goblet rum cokelat tanpa campuran apa pun dan shisha[4] kecil ke bartender.
996 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Bahkan mahar itu terlalu besar untuknya itu yang di katakan Dimas. Jika mahar sepuluh ribu saja besar, lalu berapa mahar yang pantas untuknya?
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

-o0o- Bersambung... Nantikan kisah selanjutnya dalam judul : TITISAN DEWA MAUT
1031.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Sera ( Cinta 1001 Malam)

Sera ( Cinta 1001 Malam)

Sera selaku pemimpin proyek sedang sibuk menata pita yang nanti akan dipotong oleh bossnya. Tepat pukul 10 pagi pemotongan pita dilaksanakan, semua orang bersemangat dan bahagia. Lalu nasi tumpengpun dipotong Fahri memberi potongan pertamanya kepada Ibu Fatimah yang juga hadir disana. Jika sekilas dilihat Fahri begitu manis kepada ibunya, bahkan tak banyak yang tau jika Fatimah bukan ibu kandungnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai titah ke 10
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status