Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Detail itu yang membuat kisah bisa hidup di layar. Sama seperti saat menulis, satu kata bisa mengubah seluruh perasaan pembaca.” Mereka saling terdiam sebentar, membiarkan keramaian sekitar jadi musik latar. Angga merasakan sesuatu yang aneh—campuran kagum, nostalgia, dan sedikit getir. Bumi yang dulu sering diremehkan kini duduk di tengah lingkaran besar ini, menjadi pusat perhatian tanpa harus berteriak. “Bro,” ujar Angga pelan, “aku bangga padamu. Sangat bangga.”
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

"Ingatlah aku." Tulisan tangan itu terasa asing baginya, namun kata-kata itu memicu getaran aneh di hatinya. Ia merasakan gejolak emosi yang kuat, seolah ada pintu yang perlahan terbuka di benaknya. Ia menatap syal dan sketsa putri duyung itu, merasakan nostalgia yang dalam, namun tanpa konteks.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Aliran tinta itu membawa memori-memori paling manusiawi: aroma kopi di pagi hari, rasa malu saat melakukan kesalahan, dan getaran hebat saat pertama kali jatuh cinta. Planet Sillenzia mulai berguncang. Menara Abstraksi yang kaku itu mulai ditumbuhi oleh tanaman rambat yang terbuat dari kalimat-kalimat puitis. Para Penyunting mulai goyah. Wajah-wajah mereka yang rata mulai membentuk celah—sebuah mulut yang mencoba untuk bernapas, mata yang mulai menangis. "Hentikan... ini menyakitkan!" teriak mereka melalui gelombang statis yang kini berubah menjadi isakan.
734 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Rein (Shirea book 3)

Rein (Shirea book 3)

"Yang Mulia, saya tahu Anda seperti mengatakan sesuatu. Maaf atas keterbatasan saya yang tak bisa mendengarnya. Tolong, tulis saja apa yang ingin Anda katakan di punggung." Luna hendak membalikkan tubuhnya lagi, tapi aku menahan bahunya agar tak berputar. Napasku tercekat akibat deburan rasa yang saling berbaur menjadi satu. Aku kesal, kecewa, sedih, putus asa, takut, juga menyesal. Semua menerpaku dalam satu gulungan.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Dia pun terinspirasi untuk secara pribadi menulis puisi yang sama sekali baru berdasarkan emosi Pang Tong dan dirinya sendiri. Dua baris pertama, 'Di mana kesedihan yang tersebar, Itu memenuhi laut dan mengisi kata-kata kita.' mewakili betapa tertekannya perasaan Darryl selama beberapa hari terakhir.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288.0K kali sebagai tulisan feeling
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Natalie
Kok bisa yang istri2 Darryl setiap melahirkan bukanlah anak biologis Darryl dan selalu anak dari orang lain. Darryl kena Karma setelah menghamili Monica dan kena Karma. Sekarang Lady Denise istri melahirkan anak hasil perzinaan dengan pelayan. Alih2 dapat hadiah istri Lord Kenny sbg permintaan maaf.
Raka Abqary
blm jg kelar 1 msalah muncul 5 mslah scra brsmaan..jdinya bingung mw di bwa kmna arah tjuan crtanya.jg daril sprtinya gk prnh fokus sma tjuannya,ap dia pelupa atau teledor?trllu asyik sma dunia sndri,shingga mudah lupa sma ap yg hrs dia lkukan sblmnya.crtanya jg trllu mmberatkn daril,gk ad hri tnang
Baca Semua Ulasan
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

“Karena aku liat kamu taro di situ semalem.” “Kamu merhatiin aku packing?” “Aku appreciate detail kamu.” Mey nemu dokumen itu persis di tempat yang Rafael bilang. “What would I do without you?” “Kamu pasti bisa. You’re capable.” “Aku nggak ngerasa capable sekarang.” “Kamu lagi nervous. Itu beda.” “Really?” “Capable itu skill. Nervous itu feeling. Kamu punya skill. Feelings cuma numpang lewat.”
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Mereka tidak tahu rasa hampa dan ketegangan udara di dalam ruang rapat eksekutif Diwangsa. Orang-orang asing itu hanya akan memiliki teks ini. Huruf-huruf hitam yang diam di atas kertas putih. Mereka akan menafsirkan kalimatku dengan filter pengalaman masa lalu mereka sendiri. Pengalaman yang mungkin sama sekali buta dari duniaku. Mereka bisa melihat sesuatu dalam tulisan ini yang bahkan aku sendiri tidak sadari ada di sana. Asam lambungku bergolak naik. Terasa pahit dan panas di pangkal tenggorokan.
9.468.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Bukan Indahnya Berbagi

Bukan Indahnya Berbagi

Degup jantungku bertambah kencang, sekilas kulihat Ia melihatku lebih dari lima detik, berarti Ia masih mengingatku. Aku mengalihkan pandangan dan tidak berniat memandangnya lagi hingga acara selesai, tapi aku mendengar suaranya dengan jelas. "Ada banyak hal yang menyebabkan saya menulis. Yang pertama, karena saya senang menulis. Mengapa senang menulis? Karena dengan menulis Kau bisa mengungkapkan apa yang Kau rasakan, pikirkan, dan inginkan. Orang-orang juga bisa menilaimu dengan tulisan, mereka akan tahu gagasan apa yang Kau miliki.
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Aku menikmati percakapan itu seperti menikmati teh hangat—tidak tergesa, tidak berisik. Setelah makan, aku membuka buku catatan lagi. Aku menulis: Hari ini aku tidak merindukan apa pun yang sudah pergi. Dan itu terasa seperti kebebasan. Aku menatap kalimat itu lama. Ada rasa hangat yang menyebar pelan di dada. Bukan euforia. Bukan juga haru. Lebih seperti damai yang duduk tenang tanpa perlu diumumkan.
10852 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kemudian, membuka aplikasi word untuk menulis. Menulis adalah cara paling jitu untuk mencurahkan segala keluh kesah yang ada di hati. Melalui tulisan, aku bisa berekspresi dengan bebas. Seringnya, aku menceritakan kisah hidupku melalui para tokoh yang ditulis. Dari situ, aku merasa lega dan puas.
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai tulisan feeling
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status