Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Idaman Tuan Ares

Istri Idaman Tuan Ares

Rena terkekeh menahan tawa. “Sialan!” sembur Ares. “Aku mau pulang. Hari ini aku malas mau ngapa-ngapain.” Ares sudah berjalan ke luar restoran. Ya, sebuah restoran mewah dengan nama Gareesa Resto. Tentunya sang pemiliknya adalah Ares sendiri.
1015.8K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as warung asep
Read
+Library
Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

Di balik Mahar Sepiring Nasi Goreng Seafood

"Eh, kenapa Lu bengong? Makan di kaki lima emang nggak nguras kantong," ucap Roby kakinya diselonjorkan. Aryo berjalan kearah pemilik warung kaki lima lalu membayar semua makanan dan minuman yang mereka santap. "Bu, berapa semuanya?" tanya Aryo. "Apa saja yang dipesan, Mas?" "Mie ayam 2, bakso 1, es tehnya 3, sama kerupuk 3 bungkus," sebut Aryo.
105.5K viewsOn holdAdded to Library 148 Times as warung asep
Read
+Library
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

Ucap Bude Parni sambil berlalu masuk ke dalam rumah, darah tingginya bisa kambuh lama-lama bicara dengan adik iparnya itu. Di lain tempat, Asna dan Aska sudah berada di depan warung soto Mbok Karsiem. Warung soto Mbok Karsiem sangat ramai oleh pengunjung yang akan membeli sotonya. Benar-benar luar biasa penglaris celana dalamnya Mbok Karsiem. “Ayo, Mbak,” ajak Aska, ia berjalan lebih dulu masuk ke dalam warung soto milik Mbok Karsiem, diikuti Asna dari belakangnya.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 332 Times as warung asep
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Aku sontak memalingkan badanku ke arah depan warung, dan secara tiba-tiba terlihat seseorang yang berdiri di depan warung dengan napas yang terengah-engah. “Pak Asep, ngapain ke warung malem-malem Pak Asep? ” Kataku yang heran karena melihat Pak Asep yang berlari dari rumahnya yang berada di depan kampung ke warung yang berada di ujung kampung. “Oha, Jang. Oha! ” Kata Pak Asep yang tampak panik. Terlihat olehku Pak Asep membawa tali tambang lengkap dan parang serta senter tua yang dia nyalakan sewaktu berlari tadi.
9.8682.5K viewsCompletedAdded to Library 24.6K Times as warung asep
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Read All Reviews
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Beda dengan restoran mewah yang penuh agenda terselubung dalam setiap percakapan. “Kamu sering ke sini?” tanyanya sambil melihat menu yang ditulis tangan di kertas sederhana. “Setiap kali butuh pikiran yang jernih,” jawab Arvino, tersenyum tipis. “Pemiliknya, Pak Asep, orang Aceh yang merantau ke Jakarta setelah konflik. Dia buka kedai ini dengan tabungan seadanya. Tapi lihat—” ia menunjuk sekeliling, “dia bisa bikin tempat yang terasa tulus.”
3.1K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as warung asep
Read
+Library
Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Ingin bertanya pake pantun, rasanya ini otak nggak nyampe. “Jalan-jalan sama Mang Dudung Pulangnya membawa seblak Saya Asep asli dari Bandung Orangnya kalem dan nggak galak.” “Asep ke sini naik apa? Rumahnya dekat?” Bodo ah, aku nggak pake pantun. Biar dia yang cape jawabnya. Bhahaha .... “Lelaki tua disebut aki-aki Kulitnya keriput berwarna coklat pekat
1.9K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as warung asep
Read
+Library
Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Jaka bangkit dan mengambil secarik kertas lalu mencatatnya agar tidak lupa. “Gue tanya Beno kali ya nanti? Siapa tau dia pernah dengar.” *** Sekitar jam 8 pagi, Asep keluar dari rumahnya menuju warung kopi di perempatan desa. Biasanya Beno ada di sana pagi hari, Jaka sekalian ingin sarapan karena di sana ada yang jual nasi uduk. Ia membawa secarik kertas itu di dalam saku celananya. Dengan langkah tegap dan penuh semangat ia berjalan menuju ke warung.
10173.7K viewsOngoingAdded to Library 5.9K Times as warung asep
Read
+Library
Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

tanya kak Bayu, berjalan mendekat. “Iya, Mas! Ini udah saya siapin.” Mang Asep mengambil sebungkus batagor yang sudah disimpan dalam rak gerobaknya. “Itu buat dia aja, Mang! Buat saya, Mang bisa buatin lagi sekarang.” “Nggak-nggak. Nggak usah,” tolakku segera, melambaikan tangan di hadapan kak Bayu. “Nggak apa-apa. Aku nggak lagi buru-buru, kok.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as warung asep
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Hahahahaha Mang Ayep tiba-tiba mengambil lagi lampu minyak yang dia simpan di lantai, dan dia kembali berdiri dan kembali duduk di kursi favoritnya yang berada di ujung sana. “Maneh mendingan istirahat, urang apal maneh pasti tunduh, sok sare weh tuh dina korsi. Tong hariwang, da moal aya demit anu asup ka imah ieu, (Kamu mendingan istirahat, aku tahu kamu pasti ngantuk, tidur saja tuh di kursi. Jangan khawatir, tidak ada demit yang masuk ke dalam rumah ini,)” kata Mang Ayep yang menunjuk ke arah kursi panjang yang ada di dekat lemari TV tempat dirinya sering bersantai bersama keluarganya.
9.630.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as warung asep
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
AKU BUKAN BENALU

AKU BUKAN BENALU

Aku menunggu Mang Asep diteras rumah, kebetulan setiap pagi mang Asep mangkal lebih lama di perempatan samping rumah. “Mang Asep tempe satu, tahu satu, Bawang merah bawang putih lima ribu, cabe merah sama rawitnya tiga ribu yaa Mang.” “Siap mbak, tumben mbak Nining ga ke Pasar?” “Ga mang ibuk pengennya makan tahu tempe masa ke pasar mang, nanggung.” Jelasku pada Mang Asep “Ini neng semuanya dua puluh ribu neng.” Ujar mang Asep sambil menyerahkan plastic belanjaanku.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as warung asep
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status