Gairah Sopir dan Majikan
Sonya Baskoro berjalan anggun di sampingnya mengenakan blazer hitam rapi, menyembunyikan tanda merah di lehernya dengan selendang sutra.
Di meja kayu warung kopi, Slamet, Juna, Badrun, dan seorang supir veteran lokal Jambi bernama Mbah Wo sudah berkumpul mengelilingi peta kertas Sumatra Barat.
"Waduhhh… te-te-tetapi Mas Arya, kalau kita maksa nunggu jalan utama dibuka, beras lima ton di bak belakang bisa membusuk kena embun!" celetuk Juna agak gagap panik seraya menyeruput kopi hitamnya.