Red in Us
Nadanya masih tenang, meski gelombang di dadanya sudah serupa lautan badai yang mengamuk.
“Karena kita sahabat. Kita sahabat, Bu. Dan lo udah bilang kalau persahabat kita nggak akan berubah meski kita nikah,” jawab Katha cepat. Emosinya benar-benar membara.
“Gue nggak bilang itu akan merusak persahabat kita,” ujar Rabu.
“Tapi kita nggak mungkin jadi suami-istri beneran, Bu. Kita sahabat, kita teman dekat!” seru Katha.
Rabu seketika menggelengkan kepala. “Friends don’t kiss, Katharina.”
Hot Chapters