ท่านแม่ทัพ จะเป็นพ่อเลี้ยงข้าหรือสามีข้ากันแน่

ท่านแม่ทัพ จะเป็นพ่อเลี้ยงข้าหรือสามีข้ากันแน่

last updateปรับปรุงล่าสุด : 2025-08-10
โดย:  l3oonm@จบแล้ว
ภาษา: Thai
goodnovel16goodnovel
10
4 การให้คะแนน. 4 ความคิดเห็น
60บท
10.3Kviews
อ่าน
เพิ่มลงในห้องสมุด

แชร์:  

รายงาน
ภาพรวม
แค็ตตาล็อก
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป

เสี่ยวจิ่วนักฆ่าระดับเพชร เธอมักจะฝันเรื่องเดิมซ้ำๆ จนวันที่เธอทะลุมิติไปอยู่ในยุคโบราณ จึงได้รู้ว่ามันเป็นเรื่องของเธอเมื่อภพก่อน

ดูเพิ่มเติม

บทที่ 1

บทนำ

"Mengapa pintunya dikunci, buka pintunya!"

Setelah melangkah sempoyongan melewati koridor kamar hotel akibat pengaruh alkohol, wanita itu berdecak kala menemukan pintu kamarnya terkunci.

Kepalanya masih berdenyut hebat dan pandangannya kabur, sampai untuk sesaat, ia tidak bisa melihat jelas nomor kamar di hadapannya. Wanita itu pun hanya bisa menekan bel pintu kamar itu beberapa kali, berharap suaminya akan membukakan pintu.

Sambil menyandarkan tubuhnya ke pintu agar tidak jatuh, wanita itu mulai merogoh tasnya untuk mencari kunci, sebelum tiba-tiba pintunya terbuka dan Belinda Zamora yang tidak siap pun terhuyung masuk ke dalam.

"Akhh!" pekik Belinda saat ia terjatuh di pelukan kokoh seseorang.

Sungguh, Belinda tidak bisa melihat apa pun saat ini karena kamarnya begitu gelap, hanya ada sedikit cahaya dari luar kamar yang juga menghilang setelah pintu itu ditutup.

"Mengapa gelap sekali? Mengapa kau mematikan semua lampu, aku tidak bisa melihat apa pun!" seru Belinda sambil bergelayut di tubuh pria yang memeluknya.

"Apa ini? Kau mabuk?" Terdengar suara berat pria itu di telinga Belinda.

"Hmm, aku minum terlalu banyak." Belinda mengalungkan lengannya ke leher pria itu begitu erat. Kemudian ia berkata dengan lembut di telinga pria itu, "Apa kau tidak mendengarku? Aku tidak bisa melihat apa pun, tolong nyalakan lampunya."

Belinda sempat mendengar pria itu menggeram marah, tapi detik berikutnya, Belinda merasakan bibir pria itu sudah mencumbui lehernya sampai tubuh Belinda meremang.

"Kau beruntung aku suka aromamu meski kau mabuk, tapi sungguh kita tidak membutuhkan lampu malam ini," bisik pria itu dengan suara paraunya.

Setelahnya, tanpa menunggu lebih lama lagi, pria itu langsung membungkam bibir Belinda dengan penuh gairah dan Belinda pun membalasnya dengan intensitas yang sama. Aroma alkohol yang menguar dari napas keduanya pun membuat hasrat mereka membuncah tidak terkendali.

Tanpa melepaskan tautan bibir mereka, pria itu mendorong lembut tubuh Belinda sampai wanita itu terbaring di ranjang. Bibir dengan jambang tipis pria itu pun menyapa dan menggelitik kulit Belinda sampai Belinda pun melengkungkan tubuhnya, memberikan akses lebih pada pria itu untuk menjelajah tubuhnya.

Belinda tidak ingat lagi bagaimana caranya ia bisa berada di sini. Yang Belinda ingat hanyalah Belinda sedang menghadiri pesta untuk merayakan dilantiknya Daniel, suaminya, sebagai anggota dewan tadi.

Namun, Belinda yang diabaikan oleh Daniel pun memilih duduk sendirian dan tenggelam dalam alkoholnya. Hanya saja, segala pengabaian yang diterimanya tadi mendadak telah ia lupakan saat tangan dan bibir pria di hadapannya itu sudah begitu memanjakan tubuhnya.

Dalam sekejap, gaun Belinda sudah menghilang entah ke mana. Desahan Belinda pun terus lolos dari bibirnya karena pria itu terlalu lihai memberikan kepuasan padanya. Tubuh pria itu terus mendesaknya sampai napas Belinda tersengal dan rasa nikmat dalam tubuh Belinda pun rasanya akan segera meledak.

"Oh, kau tidak pernah selembut ini. Jangan berhenti! Jangan berhenti," desah Belinda dengan suara seksinya.

"Tentu, aku tidak akan berhenti sebelum kau memohon padaku," bisik pria itu yang benar-benar tidak berhenti membuat Belinda menjerit nikmat sepanjang malam itu.

*

Dering ponsel mendadak mengagetkan dan membangunkan Belinda pagi itu. Kepalanya masih berdenyut hebat karena sisa alkohol tadi malam, tetapi dering ponsel membuatnya harus mencari sumber suara yang ternyata berasal dari tas tangannya yang tergeletak di lantai tidak jauh darinya.

"Siapa yang menelepon?" gumamnya sambil langsung menggapai tasnya.

Buru-buru Belinda mengeluarkan ponselnya dan mengangkat teleponnya tanpa melihat nama peneleponnya.

"Halo!"

"Aku sudah meneleponmu beberapa kali, Sayang!" Terdengar suara Daniel yang sedang kesal sampai membuat matanya membuka nyalang.

Belinda masih belum bisa mengingat jelas kejadian semalam, tapi dari tubuh polosnya, ia tahu percintaan kemarin bukan mimpi.

"D-Daniel? Kapan kau pulang?" lirih Belinda bingung.

Ia berpikir, Daniel baru saja menyentuhnya semalam, tetapi mengapa pria itu sudah berada di rumah dan tanpa membangunkannya?

"Apa maksudmu kapan aku pulang? Aku sudah pulang sejak kemarin dan kau tidur di hotel sendirian, Sayang! Tapi cepatlah pulang karena semua orang sudah berkumpul di rumah!"

Debar jantung Belinda pun langsung memacu tidak karuan mendengarnya. Ada yang aneh dengan semua ini sampai Belinda pun buru-buru menoleh ke ranjang di sampingnya, dan rasanya seolah dunia sedang runtuh menimpanya saat melihat pria yang tidur di sampingnya adalah Luca Alfredo, kakak iparnya. 

‘B-bagaimana mungkin?!’ batinnya memekik.

Tubuh Belinda mendadak gemetar melihat Luca di sana sampai untuk sesaat, Belinda hanya mematung sambil memegang teleponnya.

"Halo, Sayang? Kau masih di sana kan? Belinda?"

Belinda tersentak mendengar suara Daniel di telepon.

"Aku ... aku masih di sini, Daniel. Tapi aku akan segera pulang," seru Belinda yang langsung menutup teleponnya.

Belinda begitu tegang sampai ia pun hanya bisa terus menggenggam erat selimut di dadanya. Baru saja Belinda hendak bergerak untuk turun dari ranjang, suara berat Luca tiba-tiba mengagetkannya.

"Mau ke mana kau? Aku bahkan belum membayarmu. Aku berpikir untuk menikmatimu satu malam lagi karena aku sangat puas semalam," seru Luca dengan suara paraunya sambil membelai punggung indah wanita bayarannya. 

Tentu saja Luca belum menyadari siapa wanita itu karena Luca hanya melihat rambut dan punggung mulusnya saat ini.

Belinda yang kembali tersentak merasakan sentuhan itu pun refleks mengempaskan tangan Luca dengan kasar dan berbalik menatap tajam pada pria itu.

"Berani sekali kau menyentuhku, Luca!"

Luca yang mendapatkan penolakan pun terperanjat. Terlebih, ketika ia melihat sosok wanita di hadapannya merupakan adik iparnya. 

"Sial! Kau Belinda? Apa yang kau lakukan di ranjangku?"

"Seharusnya aku yang bertanya, bagaimana kau bisa ada di kamarku dan Daniel?"

"Kamarmu dan Daniel? Ini kamarku, Belinda!"

Belinda membelalak mendengarnya dan langsung mengedarkan pandangan ke sekeliling. Dan benar saja, ini bukan kamarnya.

"Ya ampun, bagaimana bisa aku ada di kamar ini?"

Luca memicingkan mata mendengarnya. "Jangan bilang kau salah masuk kamar, Belinda?!"

"Aku tidak ingat, Luca. Tapi sekalipun aku salah masuk kamar, tidak seharusnya kau melakukan itu padaku."

"Jangan salahkan aku. Kau yang datang ke kamarku, kupikir kau adalah wanita pesananku."

"Apa? Bagaimana bisa kau memesan wanita seperti itu?"

"Jangan sok polos, Belinda!"

Belinda yang mendengarnya pun tidak ingin menanggapinya lagi. Otaknya seketika berpikir keras tentang semua ini, sebelum ia mengambil satu keputusan penting.

Luca adalah kakak dari suaminya. Terlebih, sang suami baru saja dilantik sebagai anggota dewan. Jika skandal malam ini terendus atau bahkan diketahui orang lain, efek yang ditimbulkan jelaslah besar.

"Luca, jujur aku masih tidak percaya akan ada hal seperti ini di antara kita. Tapi keputusan paling bijak yang bisa kita lakukan saat ini adalah melupakan segalanya dan berpura-pura tidak pernah terjadi apa pun di antara kita!”

Di hadapannya, Luca masih terdiam. Untuk itu, Belinda kembali melanjutkan berbicara, "Kau juga tidak mau ada skandal di dalam keluarga Alfredo yang terhormat kan? Karena itu, kuharap ke depannya kita bisa menjalani kehidupan kita seperti biasa sebagai saudara ipar, Luca. Dan sekarang, aku harus pulang karena Daniel menungguku, jadi aku permisi!" 

Dengan cepat, Belinda pun menarik selimut besar itu bersamanya. Belinda bergegas memungut bajunya yang berserakkan dan secepat kilat menghilang dari sana tanpa menunggu komentar Luca.

Pria itu sendiri hanya bisa duduk mematung di tempatnya. Ekspresi wajah Belinda yang nampak begitu yakin dan begitu angkuh saat meminta pria itu melupakan segalanya tadi membuat egonya tersentil.

"Sial! Anggap ini tidak pernah terjadi?" Luca mengulang kalimat yang tadi diucap Belinda. "Mudah sekali dia berkata seperti itu! Apa Belinda sudah biasa melakukannya di belakang Daniel? Wanita macam apa sebenarnya Belinda itu?"

**

แสดง
บทถัดไป
ดาวน์โหลด

บทล่าสุด

บทอื่นๆ

ความคิดเห็น

จินไน่ไน่
จินไน่ไน่
เป็นเรื่องที่สนุกมากอ่านซ้ำหลายรอบ จบแบบปิดสนิทเคลียทุกอย่าง รายละเอียดของเนื้อหาเก็บได้หมดจด ทุกตัวละครมีที่มาที่ไปแบบสมบรูณ์ อยากจะไห้สัก100ดาว.....................
2026-07-24 20:59:43
0
0
Pat M.
Pat M.
สนุกมากกกก จบดีมากกกก รักเลย นักเขียนคนนี้ไม่เคยทำให้ผิดหวังจริงๆ
2026-06-04 00:05:14
0
0
Anděl K
Anděl K
อ่านจบแล้ว สนุกม๊าก อยากให้ 10 ดาวจริงๆ
2025-10-20 02:16:52
0
0
Anděl K
Anděl K
อ่านมาได้ครึ่งเรื่อง อดไม่ได้ที่จะมาเขียนชมสักหน่อยว่า..โคตรสนุกเลย ตั้งแต่เริ่มต้น สุดยอดนักเขียน ไปอ่านต่อก่อนน๊า
2025-10-19 17:58:32
0
0
60
บทนำ
“เจ้าทำจริงหรือไม่ อวี้เออร์” เสียงเหยียบเย็นของผู้เป็นบิดาเอ่ยถามบุตรสาวที่คุกเข่าร้องไห้ แทบขาดใจอยู่ที่พื้นนางเงยหน้าขึ้นมองผู้เป็นบิดาอย่างตัดพ้อ ก่อนจะเม้มปากแน่น ทั้งส่ายหน้าจนเส้นผมหลุดลุ่ยอย่างน่าสงสาร“ลูกไม่เคยคิดจะทำ และไม่ได้ทำสิ่งใดผิด” นางเอ่ยออกมาด้วยเสียงแผ่วเบาผู้เป็นมารดาเมื่อรู้ข่าวว่าบุตรสาวถูกจับตัวไปสอบสวนที่ห้องโถงเรือนหลักก็รีบวิ่งมาหาอย่างร้อนใจ“ท่านพี่ ได้โปรดเมตตาอวี้เออร์ด้วย บุตรสาวข้านางไม่มีทางทำเด็ดขาด” นางกอดบุตรสาวไว้แน่น พร้อมทั้งมองผู้เป็นสามีอย่างขอความเห็นใจ“เหอะ ไม่เคยทำ มิใช่ว่าจะไม่ทำ เจ้าเห็นด้วยกับข้าหรือไม่น้องสาว” ฮูหยินเอก ที่นั่งอยู่ภายในห้องโถงก็เอ่ยถากถางออกมา“น้องสาว หากเจ้าอยากได้ของหมั้นของข้าเหตุใดถึงไม่ขอข้าดีๆ ถึงแม้เป็นของหมั้นพี่สาวเช่นข้าก็ยกให้เจ้าได้” เซี่ยหรันเซียนเอ่ยออกมาด้วยใบหน้าเศร้าหมอง ยิ่งรวมกับท่าทางที่ชดช้อยของแม่ดอกบัวขาวด้วยแล้ว ทำให้ผู้คนที่พบเห็นนางต่างสงสารจับใจ“เซียนเซียนเจ้าอย่าได้กล่าวเช่นนี้ ของหมั้นที่ข้ายกให้เจ้า จะมอบให้ผู้อื่นได้อย่างไร” กงจวิ้นปลอบใจคู่หมั้นของตนทันทีเซี่ยหรันเซียนยิ้มมองคู่หมั
อ่านเพิ่มเติม
เสี่ยวจิ่ว
เสี่ยวจิ่วสลัดเรื่องความฝันเมื่อครู่ของเธอ ก่อนจะลุกขึ้นเพื่อเตรียมตัวไปทำภารกิจที่ได้รับมาเมื่อวานนี้จากองค์กรคนที่เธอต้องไปจัดการลงมือปลิดชีพในครั้งนี้ เป็นถึงนายตำรวจใหญ่ ที่เข้ามายุ่งวุ่นวายเรื่องคดีความของนักการเมือง เธอรู้ข้อมูลมาว่าเขาเป็นคนหนุ่มไฟแรงที่เพิ่งจะเข้ามารับตำแหน่ง แต่มีความสามารถไม่น้อยเลยทีเดียว ถึงได้ขึ้นมาอยู่ในตำแหน่งนี้ตั้งแต่อายุยังน้อย“น่าเสียดาย” เธอโยนเอกสารประวัติในมือทิ้งไว้บนโต๊ะ ก่อนจะเดินไปจัดเตรียมเครื่องมือที่ใช้ปลิดชีพเขาในครั้งนี้ความเห็นใจมีเพียงให้หน่อยนิดเท่านั้นสำหรับเธอ คนที่เสี่ยวจิ่วฆ่ามาไม่น้อยกว่าร้อยชีวิตแล้ว เธอจะมาเห็นใจเขามากมายได้อย่างไร สายตาของเสี่ยวจิ่วมีแต่ความเฉยชาเช่นเดียวกับหัวใจของเธอที่มองคนอื่นเป็นเพียงมดปลวกตั้งแต่ที่จำความได้ เธอก็ถูกฝึกมาอย่างหนัก ความรู้สึกที่ได้เล่นสนุกเช่นเด็กในวัยเดียวกัน เธอลืมไปนานแล้วงานเล็กที่เธอได้รับให้ฆ่าคน ตั้งแต่เมื่อสิบขวบเห็นจะได้ เธอยังจำความรู้สึกจับมีดสั้นพุ่งเข้าไปฆ่าคนได้ดี หากเธอไม่ฆ่าเขา ก็ต้องเป็นเธอที่ตายในวันนั้นทางองค์กรปล่อยให้เด็กที่ถูกฝึกมาด้วยกันสังหารกันอย่างเลือดเย็น
อ่านเพิ่มเติม
ข้าก็คือเจ้า เจ้าก็คือข้า
เขายกมือขึ้นห้ามไม่ให้ลูกน้องที่ตามมาด้านหลังเข้ามาใกล้มากเกินไป“หึ ฉันประมาทเกินไป ลงมือได้เลย” เสี่ยวจิ่วใบหน้าเรียบเฉย เธอไม่สามารถหยิบปืนที่อยู่ในกระเป๋าหลังออกมาใช้ได้ ตอนนี้ได้แต่ยอมรับความตายเท่านั้น“มันง่ายไป ผมต้องการถามข้อมูลบางอย่างจากคุณ”“ฉันไม่มีอะไรจะบอก” เสี่ยวจิ่วเสียวสันหลังวูบ เมื่อเสียงในหัวของเธอมันร้องเตือนเรื่องระเบิดเวลาเธอหันไปมองรอบๆ ตัวอย่างช้าๆ เมื่อเห็นสายตาของคนในองค์กรมองมาที่เธอ จึงได้รู้ว่าเวลาของเธอหมดแล้วเธอไม่คิดว่าในกลุ่มของตำรวจตอนนี้ มีคนขององค์กรเธอแฝงตัวเข้ามาด้วย ก่อนหน้านี้แม้จะรู้ตลอด แต่ครั้งนี้เธอไม่ดีรับการยืนยันจากทางองค์กร“ถอยออกไป” นี่คือสิ่งเดียวที่เธอจะช่วยเขาไม่ให้ตายไปพร้อมเธอในเมื่อองค์กรไม่ให้ทางถอยกับเธอ เธอก็ไม่จำเป็นต้องดึงเป้าหมายให้ตายตามเธอไปด้วย หวังว่าหลังจากที่เธอตายไป ตำรวจหนุ่มคนนี้จะกวาดล้าง องค์กรที่ชั่วร้ายของเธอไปได้ เพื่อให้เพื่อนที่เหลือของเธอได้ไปใช้ชีวิตเช่นคนอื่นเสียที“คุณว่าอะไรนะ” เขาไม่ได้ยินในสิ่งที่เสี่ยวจิ่วพูด“หากไม่อยากตาย ถอยออกไปซะ” เธอเอ่ยเสียงลอดไรฟันออกมาฝีเท้าที่กำลังจะก้าวเข้ามาชะงักนิ่
อ่านเพิ่มเติม
เป็นเรื่องในนิยาย
ตอนนั้นเธอยังหัวเราะอย่างขบขัน มันจะมีก็เพียงแค่ในนิยาย ที่นักเขียนสรรค์สร้างเอาไว้เอาใจนักอ่านก็เท่านั้น“เหอะ ไม่มี ข้าไม่มี” เทพชะตาถลึงตามองเสี่ยวจิ่วที่คิดจะขอของจากเขา“งั้นก็ไม่ไป” เธอนอนหลับตาลงอย่างไม่รีบร้อน หากต้องการให้เธอกลับไปก็ต้องมีอะไรแลกเปลี่ยนจะยอมเสียเปรียบได้ไง“จะ เจ้า!!! ดื้อรั้นเกินไปแล้ว” เทพชะตาจะส่งเสี่ยวจิ่วไปเลยก็ยังได้ แต่เขาอยากจะพูดคุยกับเธอให้นานเสียหน่อย หลังจากที่ลูกศิษย์ลงมาโลกมนุษย์ตัวเขาก็เหงาปากอยู่ไม่น้อย ที่ไม่ได้ตอบโต้กับศิษย์รัก“อืม” เธอส่งเสียงตอบรับออกมาเซี่ยหรูอวี้มองทั้งสองโต้เถียงกันอย่างชอบใจ นางที่เป็นเสี้ยวจิตวิญญาณย่อมต้องถวิลหาอีกเสี้ยวของนางเช่นกัน“ได้ ได้ เจ้าอยากได้สิ่งใด” เหตุที่ยอมง่ายดายเพียงนี้ เพราะไม่อาจยื้อเวลาให้ล่วงไปนานมากกว่าตตนี้ได้แล้ว จึงได้แต่เลิกเล่นสนุก ยอมตามใจเสี่ยวจิ่วให้เธอได้ของติดตัวไปบ้างเสี่ยวจิ่วลุกขึ้นยืนมองตาเทพชะตา ก่อนที่เธอจะเอ่ยขอสิ่งที่ต้องการ“ฉันอยากได้มิติแห่งนี้ กับห้องพักในองค์กร” ในนั้นมิทุกสิ่งที่เธอต้องการ ไม่ว่าจะเป็นห้องพัก หรืออาวุธ“มากเกินไป” เทพชะตาเอ่ยเสียงแข็งออกมา ด้วยอาวุธที่
อ่านเพิ่มเติม
พวกท่านสงบใจก่อน
ในเมื่อตามความทรงจำเดิมเมื่อภพที่แล้วที่นางได้รับมา หลังจากนี้อีกเพียงไม่กี่เดือนนางกับมารดาและพี่ชายจะต้องถูกขับออกจากตระกูล สู้ตอนนี้คิดหาหนทางให้ตนเองออกจากตระกูลพาทั้งสองไปเริ่มชีวิตใหม่เลยเสียยังดีกว่าแต่จะทำเช่นใดดี ด้วยนางอยากจะเอาคืนสองแม่ลูกให้หนำใจด้วย และออกจากตระกูลอย่างไม่เป็นที่ครหาของผู้ใดด้วย“น้องพี่” เซี่ยหยวนเห็นเปลือกตาของเซี่ยหรูอวี้ขยับ เขาจึงรีบเดินเข้ามาหานางที่เตียง“อืม...ขอน้ำหน่อยเจ้าค่ะ” เสี่ยวจิ่วตกตะลึงไม่น้อยที่คำพูดของนางที่เปล่งออกไปไหลลื่นราวกับว่านางพูดเป็นประจำแต่เสียงที่แหบพร่าอย่างน่าสงสารก็ทำให้สองแม่ลูกมองข้ามความแข็งกระด้างในน้ำเสียงไปเสีย แล้วรีบร้อนหาน้ำมาให้นางดื่ม“เป็นเช่นใดบ้าง” ตู้เหลียนเอ่ยถามบุตรสาวอย่างเป็นห่วง นางลูบคลำตัวเซี่ยหรูอวี้ เพื่อดูว่าไข้ลดแล้วหรือยัง เมื่อเห็นว่าตัวนางไม่ได้ร้อนดั่งไฟเช่นในตอนแรกแล้ว จึงได้วางใจลงเสี่ยวจิ่วที่ตอนนี้เป็นเซี่ยหรูอวี้แล้ว เงยหน้าขึ้นมองใบหน้าของผู้เป็นมารดา แววตาที่จ้องมองนางด้วยความห่วงใย นางไม่เคยสัมผัสมันเลยสักครั้งในชีวิตน้ำตาที่ไม่รู้มาจากที่ใดก็เริ่มไหลรินออกมามากมาย จนทำให้ตู้เหลี
อ่านเพิ่มเติม
หนังสือสัญญา
ในเมื่อมารดาของนางยังไม่อาจตัดสินใจได้ ก็ต้องปล่อยให้นางพบก็ความซอกซ้ำจนถึงที่สุดไปเสียเลย เซี่ยหยวนก็มองที่มารดาอย่างกังวล มิใช่เขาไม่รู้ว่ามารดารักผู้เป็นบิดามากเพียงใด แต่ความรักที่ผู้เป็นบิดามอบให้พวกเขาสองพี่น้องก็ไม่ได้น้อยกว่าที่มอบให้เซี่ยหรันเซียนเลยจะต่างกันก็ตรงที่ไม่ว่าเกิดเรื่องใดขึ้นกับเขาและน้องสาว ผู้เป็นบิดามิอาจจะยื่นมือเข้ามาช่วยเหลือได้สักครั้ง ทั้งที่ตนเองเป็นถึงผู้ตรวจการใหญ่ของเมืองหลวง“มิใช่ว่าแม่ไม่เชื่อเจ้า แต่ว่า...” ตู้เหลียนบีบมือแน่น นางจะพูดเช่นไรดี นางยังไม่อาจจะทิ้งเซี่ยถงวู่ไปได้ เพราะนางรักเขามากเหลือเกิน และทั้งชีวิตของนางที่เห็นสามีเป็นท้องฟ้า นางจะอยู่ได้เช่นใดหากไม่มีเขา“ท่านแม่ ข้ากับน้องสาวไม่อาจโทษท่านได้ หากท่านต้องการจะอยู่เคียงข้างท่านพ่อ แต่ข้าก็ไม่อาจทนเห็นน้องสาวของข้าตายได้อีกครั้ง ไม่รู้ว่าหากเกิดเรื่องอีกครั้ง นางจะมีโอกาสได้กลับมาเช่นนี้หรือไม่” เซี่ยหยวนเอ่ยขึ้นอย่างปวดใจเขาไม่เสียดายหากจะต้องละทิ้งแซ่เซี่ยที่มีอำนาจในเมืองหลวงไป หากมันจะช่วยให้น้องสาวของเขามีชีวิตรอดต่อไปได้ เขาพร้อมที่จะเริ่มใหม่โดยไม่ต้องมีตระกูลหนุนหลัง“แม่
อ่านเพิ่มเติม
ข้าคิดดีแล้ว
“ตามที่ท่านเขียนไว้ ข้าขอชีวิตข้าคืน ในเมื่อท่านมิอาจปกป้องข้ากับลูกตลอดสิบกว่าปีที่ผ่านมาได้” เซี่ยถงวู่สะดุ้งตกใจกับแววตาของตู้เหลียนไม่น้อย ครั้งนี้ดูนางมิได้พูดเล่นเสียแล้ว ด้วยนางไม่เคยเอ่ยเรื่องนี้มาก่อนเลยสักครั้ง“อาเหลียน เจ้าใจเย็นก่อนดีหรือไม่” เขาเดินเข้ามาจะจับแขนของนางไว้ แต่ก็ถูกนางเบี่ยงตัวหนี“ไม่ ข้าเกือบเสียอวี้เออร์ไปแล้ว!!! ผู้ใดจะบอกได้ว่าครั้งหน้านางจะยังอยู่เป็นบุตรของข้าได้อีกหรือไม่” นางกรีดร้องออกมาสุดเสียง พร้อมทั้งร่ำไห้ออกมาอย่างปวดใจแม้จะรักผู้เป็นสามีมากเพียงใด แต่ก็ไม่อาจเท่ากับความรักที่มีให้กับบุตรไปได้ หากนางต้องเลือกเสียใครไป ขอเลือกเสียผู้เป็นสามีเสียยังจะดีกว่า“แต่อวี้เออร์ก็ปลอดภัยแล้วมิใช่รึ” เขาขมวดคิ้วอย่างไม่เข้าใจ ทุกครั้งนางจะยอมอยู่เงียบๆ แต่เหตุใดครั้งนี้ถึงได้คิดจะพาบุตรออกจากตระกูลเขาไปได้“ท่านยังเหมือนเดิมไม่เปลี่ยน” นางเอ่ยออกมาอย่างแผ่วเบา แล้วยิ้มเยาะความโง่เขลาของตนที่เลือกบุรุษเช่นเซี่ยถงวู่“เกิดสิ่งใดขึ้นเจ้าคะ” เสียงหวานใสดังขึ้นที่หน้าประตูห้องโถงเรือนของตู้เหลียน เป็นสวีเหมยลี่ที่รู้เรื่องว่าทั้งสองคนมีปากเสียงกันจากบ่าวก
อ่านเพิ่มเติม
เอาคืนก่อนออกเดินทาง
หรูอวี้นางไม่รู้เรื่องที่เกิดขึ้นที่เรือนของมารดา เพราะนางหลับสนิทด้วยฤทธิ์ยา เมื่อตื่นขึ้นมาอีกครั้งฟ้าด้านนอกก็มืดสนิทเสียแล้ว“คุณหนูท่านตื่นแล้ว รับอาหารเลยดีหรือไม่เจ้าคะ” หรูอวี้มองสาวใช้ที่ดวงตาบวมเบ่ง เหมือนผ่านการร้องไห้อย่างหนักมาอย่างสงสัยแต่เมื่อนางเห็นหีบของที่อยู่ภายในห้องนอนของนาง จึงได้รู้ทันทีว่ามารดาตัดสินใจเช่นใด“ท่านแม่ จะออกเดินทางเมื่อใด” นางยังไม่ได้จัดการเรื่องของนางเลย“พรุ่งนี้เจ้าค่ะ คุณหนูท่านพาข้าไปด้วยได้หรือไม่” เสี่ยวซีเอ่ยถามอย่างคาดหวัง แต่นางเป็นบ่าวของตระกูลเซี่ยจึงไม่รู้ว่าจะติดตามเซี่ยหรูอวี้ไปได้หรือไม่“เจ้าอยากไปกับข้ารึ รู้หรือไม่ข้าอาจจะพาเจ้าไปลำบากก็ได้” นางเอ่ยถามอย่างเรียบเฉย“บ่าวไม่กลัวเจ้าค่ะ บ่าวยินดีติดตามคุณหนู ไม่ว่าหนทางข้างหน้าจะลำบากเพียงใด” เสี่ยวซีคุกเข่าลงอย่างอ้อนวอน“ได้ เจ้าพูดเอง ต่อไปหากลำบากเจ้าจะกล่าวโทษข้าไม่ได้เล่า” จากความทรงจำเดิมเสี่ยวซีซื่อสัตย์กับเซี่ยหรูอวี้ไม่น้อย มีเพียงนางที่ออกรับหน้าแทนแทบจะทุกเรื่อง แม้จะถูกเฆี่ยนตีนางก็ไม่ปริปากตำหนิเซี่ยหรูอวี้เลยสักครั้ง“ขอบคุณเจ้าค่ะคุณหนู” ที่นางร้องไห้จนตาปูดบวม
อ่านเพิ่มเติม
จะออกเดินทางไม่ได้!!!
หลังจากที่กลับมาจากเรือนของเซี่ยหรันเซียนแล้ว นางก็มิได้กลับเข้าเรือนในทันที หรูอวี้กระโดดออกจากกำแพงจวน มุ่งหน้าไปยังจวนของบรรดาคุณหนูที่มาร่วมงานกันในวันนั้นตามความทรงจำเดิมของนาง มีเพียงสามคนเท่านั้นที่เข้ามาช่วยเซี่ยหรันเซียนผลักเซี่ยหรูอวี้ตกน้ำ นางเพียงแค่คิดจะไปเอาคืนให้เซี่ยหรันเซียนเล็กๆ น้อยๆ พอให้หายแค้นใจบ้างจวนทั้งสามแม้มีองครักษ์เช่นจวนตระกูลเซี่ยแต่ก็มิได้มีมากมายเท่า ทำให้นางเข้าไปด้านในได้อย่างสะดวก แต่กว่าจะหาเรือนของคุณหนูแต่ละคนพบก็เล่นเอาเวลาของหรูอวี้ไปไม่น้อยภายในห้องพักล้วนมีสาวใช้เข้ามานอนเฝ้าคุณหนูด้วย หรูอวี้กลัวว่าพวกนางจะตื่นขึ้นมาพบเสียก่อน จึงได้ทำเพียงใส่ยาเสียโฉม ที่นางมีในห้องเก็บของของนาง โรยไปที่ใบหน้าเท่านั้นยาตัวนี้มิได้รุนแรงมากนัก เพียงจะทำให้เกิดสิวหนองบนใบหน้า นางขอให้ห้องทดลองทำขึ้น เพื่อไว้เปลี่ยนรูปลักษณ์ยามที่ออกไปด้านนอก แต่ก็ยังไม่เคยได้ทดลองใช้จึงไม่รู้ว่าจะเกิดสิวหนองเพิ่มมากเพียงใดกว่าจะจัดการคุณหนูทั้งสามเสร็จ หรูอวี้ก็ไม่อาจไปที่จวนตระกูลสวีได้ แต่ละจวนมิได้อยู่ใกล้กัน ร่างกายของนางในร่างนี้ก็เพิ่งจะฟื้นตัว นางยังหมดเรี่ยวแรงที
อ่านเพิ่มเติม
เล่นงิ้ว
ชาวบ้านที่เห็นต่างมองดูด้วยความสงสาร หรูอวี้เห็นเช่นนั้น นางก็ร้องไห้เสียงดังยิ่งกว่าเดิม“ทะ ท่านดู สินเดิมของท่านแม่เหลือติดตัวไปเพียงน้อยนิด ที่ผ่านมาข้ากับท่านพี่ล้มป่วยก็เป็นท่านแม่ที่นำสินเดิมออกมาใช้จ่าย เงินเดือนที่สมควรได้ก็มิได้เช่นผู้อื่น แล้วพวกข้าจะขโมยของท่านได้อย่างไร”“ท่านตรองดูสักนิดเถิด ข้าถูกสั่งให้อยู่แต่ภายในจวน เหตุใดเรื่องความร้ายกาจของข้าและท่านแม่ถึงได้ถูกชาวเมืองเอาไปนินทากันจนสนุกปาก ข้ากับท่านแม่เคยร้องขอความเป็นธรรมหรือไม่”“วันนี้ที่ต้องออกจากจวนตระกูลเซี่ย กลับเข้าตระกูลตู้ ก็ด้วยข้าถูกรังแกจนเกือบจะรักษาชีวิตไม่ได้ ท่านแม่เห็นใจข้า กลัวว่าหากมีครั้งหน้าข้าคงต้องกลายเป็นวิญญาณจึงได้ขอร้องท่านให้ปล่อยพวกเราสามแม่ลูกไป” หรูอวี้ยังเล่นงิ้วของนางไม่เลิก ยิ่งมีคนเพิ่มขึ้น นางก็ยิ่งพูดสิ่งที่อยู่ในใจของเซี่ยหรูอวี้คนเดิมออกมาทั้งหมดภายในของหรูอวี้กำลังหัวเราะอย่างบ้าคลั่ง นางไม่เคยแสดงด้านนี้ออกมาให้ผู้ใดได้เห็น เมื่อลองทำแล้วจึงรู้สึกแปลกใหม่และสนุกไม่น้อยเซี่ยหยวนแทบจะไปดึงน้องสาวกลับขึ้นรถม้า แม้รู้ดีว่านางกำลังเรียกร้องความเป็นธรรม พร้อมทั้งทิ้งปัญหาก้อ
อ่านเพิ่มเติม
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status