Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Paman, Berhenti Mengejar Mama!

Paman, Berhenti Mengejar Mama!

Dia suka bermain dan sangat tertarik dengan robot-robot canggih dengan teknologi AI. Carl menarik Luna duduk di karpet bulu putih, kemudian mengeluarkan robot dari lemari dan tidak lupa menutup pintu. Tatapan tajam Carl menjadi berbinar-binar melihat robot baru pemberian pamannya dapat bicara dan bergerak sesuai arahan. “Kalau aku besar nanti, aku akan membuat robot yang lebih besar dari ini!” seru Carl. “Mama sangat menantikannya,” balas Luna lembut, namun menyimpan tatapan miris.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Zahrana Gadis Tangguh

Zahrana Gadis Tangguh

Mengacungkan robot di tangannya ke atas. "Ayah om, mau main?" tanya Raka. Ibra berjongkok, mengambil robot jatuh di kakinya. Menimang robot itu lalu menempelkan pada wajah Raka, anak laki-laki itu tertawa lebar merasa senang di goda seperti itu oleh Ibra. "Robot dari mana ini?" tanya Ibra. "Unda beli." jawab Raka. "Kurang besar robotnya." kata Ibra masih menimang robot segenggaman tangannya.
28.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Half You

Half You

"Chris, bukankah ini arduino?" Chris mengamati foto itu dan mengangguk. Sepertinya jika dari semua benda ini, benda-benda itu akan dirancang menjadi robot penghancur Sir." Kenan menggeram karena fakta yang dia ketahui, apa yang tidak dia ketahui dari Rubby. Kenapa rasanya Rubby adalah wanita yang berbahaya. Tbc. Tbc
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

“Mama ikutlah denganku, aku akan menunjukkan sesuatu padamu.” Di dalam sebuah ruangan, ada boneka barbie besar seukuran dirinya. Boneka itu bisa bergerak dan memberi hormat, bagaikan robot tapi sangat mirip dengan manusia sungguhan. Hanya saja ketika tahu bahwa tangan Aerin sedang memegang remote untuk menggerakkannya, Alexa tersenyum padanya. “Nyonya, apakah ada yang bisa dibantu?” Betapa terkejutnya Alexa, ternyata robot itu bisa berbicara.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Setelah berjuang habis-habisan kemarin, dia harapkan dapat penghargaan, namun tidak semudah itu Erik yang dingin memberi penghargaan. "Bos." Rudra tersentak berhenti mengetik. "Aku baru ingat, robot itu bisa membongkar pasang tubuhnya dan terbang dengan hanya bagian dada tersisa. Bahkan kepalanya saat itu sudah tidak ada." "Ahh, aku mengerti, robot ini dirancang khusus untuk aksi bombardir kuil," Sela Kirishima, melipat tangan, merasa paling pintar.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Milyuner

Menjadi Istri Milyuner

Jangan bilang kalau dia mau borong berbagai macam robot dengan segala bentukan dan varian-nya. "Hmmm yah kan mumpung di Jepang, tempat aslinya. Aku kan juga sekalian beliin buat Mahes, Linggar, Kresna, Gery dan Bambang juga nanti kok. Bukan buat aku sendiri." "Masa iya sih buat mereka?" Rieka masih tak percaya. Masa iya para pria itu juga mempunyai hobi aneh seperti suaminya ini? Maniak robot Gundam rakitan.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 360 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Kami Bukan Benalu, Bu

Kami Bukan Benalu, Bu

“Aku juga mau baju koko buat ngaji, Bu. Yang kemarin udah pada kecil juga.” “Ah, Adek, ikut-ikutan aja. Baju kamu masih pada muat loh,” sahut Alea. Arkan pun cemberut. Melihat hal itu, aku hanya bisa tersenyum. “Iya, Dek. Bener kata Mbak Alea. Baju Adek masih pada bagus dan masih muat, loh.” Arkan semakin cemberut. “Ya, udah! Kalo gitu, aku mau beli mainan aja!”
1044.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Tok tok Tok "Kak Adam, dipanggil sama babe tuh. Makanannya udah siap." Sapa Zahra, putri tertuanya ncang Ari. Zahra sudah berdiri di depan pintu kamar Adam yang terbuka, ia senyum-senyum ketika melihat Adam yang saat itu sedang berbaring sambil menatap layar HP-nya. Ia sudah akrab dengan Adam, semenjak Adam tinggal di rumahnya. Sehingga sudah tidak canggung lagi untuk masuk ke dalam kamar Adam, ketika pemuda tampan tersebut berada di kamarnya.
9.1171.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Pangeran Rubah

Menjadi Tawanan Pangeran Rubah

Pria sok dingin itu memang hobi sekali membuat orang segan. “Baiklah, silakan untuk Nona Iris memperkenalkan temuanya!” Moderator mempersilakan Iris maju. Semua hadirin memberikan tepuk tangan. Iris terlihat sangat percaya diri. Di depan para investor ia berjalan dengan anggun, menarik sebuah troli yang ditutupi oleh kain. “Hadirin semuanya. Zora Grup telah meluncurkan robot AI yang super canggih. Tidak hanya bisa menjadi asisten rumah tangga, tetapi juga bisa diandalkan.”
10588 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Dia mengangkat kedua tangannya lebar-lebar, mencoba menggambarkan betapa besarnya robot yang dia bayangkan. Lola menghela napas panjang dan melirik Lala. "Lala, itu cuma film kartun. Itu nggak nyata." Lalu dia menatap kembali kedua patung ksatria dengan sikap lebih berani. "Nggak ada robot sebesar ini. Lagian, itu patung, bukan robot." Tn. Apel, yang telah berjalan sedikit di depan, menoleh. "Baiklah, anak-anak, cukup perdebatan."
599 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai aku bukan robot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status