Sahabat Kakak, Pacarku!
"Lihat tuh... kalau kamu punya anak banyak, mereka bisa rebutan makanan, bisa dorong-dorongan, bisa bikin ribut. Seru, Maomao. Jangan kayak aku, masuk rumah aja sunyi, keluar rumah baru rame gara-gara kamu sama geng hewan lain."
Si kura-kura melanjutkan makannya dengan tenang, bahkan seperti sengaja memalingkan muka.
Arga mengacak rambutnya sendiri.
"Dih! Kok gue curhatnya sama kura-kura, sih?!" katanya sambil tertawa miris.
Namun, entah kenapa, rasanya sedikit lebih lega. Setidaknya ada makhluk hidup yang mau dengerin ocehannya, meskipun jawabannya cuma kunyahan lambat ala Maomao.
Hot Chapters