Cinta Pertama Mas Ali
“Aku nggak nyangka bakal ketemu kamu di sini, Bian. Udah lama ya … kita nggak ngobrol?”
Bian menggertakkan giginya pelan. “Aku pikir nggak ada alasan lagi buat kita ngobrol, Lia.”
Aisyah menatap keduanya bergantian, lalu tiba-tiba berdeham keras. “Ehem! Halo, saya Aisyah. Calon istri-nya Bian.” Tangannya terulur ke arah Lia, meski matanya penuh kewaspadaan.
Lia terdiam sepersekian detik, lalu menerima uluran itu sambil tersenyum tipis. “Oh … jadi ini calon istrimu?”