AMBISI IBU MERTUA
Namun, di tengah kedamaian itu, Pak Hardi tidak menyadari bahwa pengkhianatan seringkali datang dari orang yang paling dekat dengan rutinitas kita.
Kamis malam, hujan turun rintik-rintik. Bu Nur dan ibu-ibu lainnya baru saja menyelesaikan persiapan terakhir. Daging kambing sudah dipotong-potong, bumbu sudah meresap, dan tenda sederhana sudah berdiri tegak.
Namun, saat Bu Nur hendak mengunci pintu pintu samping tempat penyimpanan bahan makanan, ia melihat bayangan seseorang mengendap-endap di dekat sumur bor belakang rumah Nadya.