Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
5D

5D

Dayyan (Latte), Dira (Caramel Coffee), Dion (Espresso), David (Hazelnut Coffee), dan Dimas (Cappucino). *** "Dim, beberapa menit lagi gua jalan," ucap Dayyan. "Oke, Day," balas Dimas. "Day, lu naik apa? Jalan?" tanya David. "Ya rencana sih." "Day, lu gak usah jalan. Gua jemput kalian semua, oke? usul Dion. "Gimana, Day? Biar sekalian aja." tanya David "Oke," jawab Dayyan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Daffa hanya terdiam membisu, mendengarkan semua perkataan Aiys sambil menautkan jemari mereka berdua. Percayalah Akan kukaitkan jemari ini Tak akan kubiarkan air matamu lolos kembali... Tak akan kubiarkan kamu jauh... Daffa kembali melajukan mobil. Tujuan mereka tanam kota, menghabiskan waktu berdua. Kabarnya disana lagi ada pameran Contemporary Art and Design (CAD). Setelah lelah menghabiskan waktu di tanam, tujuan Daffa dan Aiys adalah coffe favorit mereka dekat sekolah. Tidak pernah ada rasa bosan bagi mereka berdua.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

Ada sesuatu di mata Aksa, bukan ide, tapi ingatan. Aksa berdiri, mengambil sticky note dan menulis dua kata: KOPI RASA RUMAH Dita bangkit cepat, mendekat, suaranya takjub. “Maksudmu, konsep kafe yang bukan cuma soal kopi… tapi pengalaman emosional?” Aksa mengangguk. “Orang pergi ke kafe bukan cuma untuk minum. Mereka datang untuk menemukan tempat istirahat dari hidup yang berisik.”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

Ada sesuatu yang bergetar halus dalam dirinya antara ragu, penasaran, dan rasa nyaman yang tiba-tiba kembali hadir. Keesokan harinya, kafe itu jadi titik temu mereka. Binar masih duduk di kursinya ketika Fady datang membawa 2 cup minuman, 1 cup Ice Coffee Latte untuk Binar dan 1 kopi hitam panas untuk dirinya sendiri. Aroma kopi hitam menyeruak, seakan membawa mereka ke masa kuliah dulu, masa ketika mereka kerap menghabiskan waktu di kantin sederhana sambil membicarakan mimpi. "Ice coffee latte“ ujar Fady menyodorkan kopi yang ia pesankan untuk Binar dan iapun duduk berhadapan dengan Binar.
863 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Kamu sudah menyeduh lebih dari kopi. Kamu menyeduh keberanian.” Karina tersenyum. “Dan sedikit rasa rindu.” Toyo mengangguk pelan. “Gue bangga, Ran. Tapi kalau next time disuruh ikut kontes interdimensi... tolak aja dari awal ya. Gue deg-degan.” --- Di papan menu hari itu, ditulis dengan kapur putih: “Kopi Kangen — untuk rasa yang terlalu diam.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

“Ahh ..., uang memang lebih cantik ketimbang wanita telanjang. Bahkan bisa membeli arti hidup.” Dia duduk pada kursi berbentuk mirip kelopak bunga yang berhadapan dengan dua detektif-indigo. Beberapa makanan ringan dan tiga pesanan minuman tersaji hangat di meja bundar. Kafe telah disesaki oleh pengunjung muda-mudi yang segar. Banyak bercerita, banyak bercanda. Dengan hari yang terang nan hangat, cocok menikmati waktu santai bersama kawan-kawan. Disertai senandung lagu rock berjudul 'Berontaklah Dari Norma Reaksioner' yang bernada keras bersemangat.
1020.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai another day another coffee artinya
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
Mirror : Death Note

Mirror : Death Note

Rasanya ingin menikmati secangkir coffe latte. Cafe ini biasa menjadi langganan ku. Biasanya aku sering menghabiskan waktu di sini, entah hanya duduk saja menikmati kopi atau bahkan menulis. Hingga menghabiskan beberapa cangkir kopi, es krim, atau camilan. Kali ini aku akan melakukan hal serupa. Rasanya aku ingin melepaskan beban setelah beberapa hari terkena teror dari apartemen sebelumnya. Kopi dengan gambar hati di atasnya kuunggah di sosial media. Dengan sebuah caption menarik.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

Tiga Bulan Kemudian - London "The coffee here is terrible," keluh Mey sambil melotot ke cangkir isinya cairan hitam yang lebih mirip obat batuk ketimbang penyelamat pagi. "You say that every morning," sahut David, santai ngoprek mesin kopi kesayangannya, mesin yang mereka kirim jauh-jauh dari Singapura. "Because it's true every morning. How do Londoners survive on this?"
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Dia sudah rindu dengan suara grinder, aroma seduhan espresso, buih susu setelah disteam, dan dia sudah sangat ‘gatal’ untuk kembali beraksi memainkan jar dan menyajikan latte art. Khaira menyukai setiap proses pembuat kopi, apapun jenisnya, mulai dari espresso, latte, capuccino, mocaccino, machiato hingga Prafucino. Dia bisa lama-lama berada di dalam booth tanpa mengindahkan apapun, karena konsentrasinya hanya kepada kopi saja. Namun, sejak orang-orang dari masa lalunya muncul kembali, kenyamananya di dalam booth kedai itu menjadi sedikit terganggu.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai another day another coffee artinya
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Baca Semua Ulasan
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

katanya cepat. Pelayan itu tidak langsung mengambil cangkirnya. Sebaliknya, ia justru mendorongnya sedikit lebih dekat. “Aku tahu.” Suaranya hangat. Senyumnya mudah. “Aku lagi mentraktirmu.” Liora mengernyit semakin dalam. “Kenapa?” “Hari ini ulang tahunku,” jawabnya ringan. “Aku janji sama temanku, pengunjung ke-33 hari ini dapat kopi latte art gratis. Dan kamulah pengunjung ke-33 itu,” jelasnya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai another day another coffee artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status