Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MISTERI KEMATIAN ART-KU

MISTERI KEMATIAN ART-KU

Jangan-jangan Ning bahkan bukan bunuh diri melainkan sengaja dibunuh? Dan demi memikirkan semua itu, nyaliku pun mendadak ciut. Bagaimana bisa Ning yang gadis baik-baik ternyata punya musuh dan sekarang merembet menjadikan kami semua pihak yang terancam setelah kematiannya? Tapi siapa orang itu? Bagaimana bisa punya hubungan dengan Ning yang hanya seorang ART? Memikirkan itu mendadak benakku menjadi kacau kembali.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as arti my enemy
Read
+Library
Aku Hamil Anak Musuhku

Aku Hamil Anak Musuhku

“Kau… kau benar-benar musuhku… dalam kehidupan nyata. Tidak hanya malam itu, tapi semuanya… kau ada di balik semua masalahku.” Randy mengangguk pelan, matanya tajam. “Ya, dan kau harus mulai menyesuaikan langkahmu. Dunia ini keras, Diana. Dan malam itu hanyalah awal. Kau tidak bisa lari, kau tidak bisa menolak. Kau harus menghadapi kenyataan bahwa musuhmu… bukan hanya orang asing. Aku adalah bagian dari itu.”
661 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as arti my enemy
Read
+Library
Artemis Hunter

Artemis Hunter

“Kau bercanda, ya?” “Sayangnya tidak,” jawabku. “Aku Pemburu Artemis, dan semua Pemburu Artemis hanyalah gadis remaja. Aku kemari untuk membicarakan ancaman lelaki itu, memastikan kalian tidak ada hubungannya dengan itu, dan kurasa kalian tahu tentang Angela yang menyerang kota beberapa hari yang lalu.” “Aku sudah mendengarnya dari gadis itu,” jawabnya meremehkan. “Ikuti aku! Alpha kami menunggumu.”
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 429 Times as arti my enemy
Read
+Library
ALARICK

ALARICK

Mata Alarick menatap lurus ke arah belakang Nerissa tepat di mana Tuan Frore dan Tuan Mauricio berdiri saat ini. Sontak Nerissa membalikan badannya begitupun dengan Jason. “Mengapa kalian belum masuk?” Tuan Frore bertanya, netranya memandang mereka satu-satu. “Baru saja kami akan masuk.” Lihatlah, saat ini Alarick tengah memainkan perannya dengan sangat baik. Mereka masuk ke dalam apartemen Nerissa setelah sang tuan rumah membuka pintunya. “Sejak kapan kau memiliki ART?” Tuan Frore bertanya saat netranya menangkap sosok wanita paruh baya yang tengah sibuk dengan peralatan dapur saat ini.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as arti my enemy
Read
+Library
Aku Milikmu, Tuan Arsya!

Aku Milikmu, Tuan Arsya!

“Aku ini siapa?!” “Anda Tuan satu miliar-ku, tidak lebih dari itu,” jawab Amira sambil menatapnya. “Ken, ambil uang satu miliar lalu sumbalkan ke mulut wanita pembangkang ini supaya tidak memanggilku begitu lagi,” ucap Arsya kesal. “Baik, Tuan.” “Panggil aku suami mulai sekarang!” titah Arsya. “Apa?!” pekik Amira.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as arti my enemy
Read
+Library
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

“Kau bisa melawanku, Arthayasa. Tapi apa Ayudia bisa melawan dirinya sendiri?” Keris di tangan Arthayasa bergetar, seolah tahu bahwa musuh kali ini bukan hanya bayangan dirinya, tetapi bayangan orang yang paling ia cintai. Jika ia salah langkah, cahaya keris bisa melukai Ayudia sendiri. “Ayudia,” bisik Arthayasa, menatap istrinya. “Bayangan itu lahir dari hatimu. Hanya kau yang bisa menolaknya.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as arti my enemy
Read
+Library
Enmity: Musuhku Ayah Bayiku

Enmity: Musuhku Ayah Bayiku

Pikirannya dipenuhi dengan berbagai macam hal, dari bisnis hingga masalah keluarga. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran pria bengis itu. Ia adalah sosok yang misterius dan sulit ditebak. Di balik penampilannya yang tenang dan dingin, tersimpan ambisi yang membara dan dendam yang mendalam. Setelah beberapa saat, Dominic membuka matanya dan menekan tombol interkom di mejanya. “Luca, masuklah,” perintahnya dengan suara datar.
662 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as arti my enemy
Read
+Library
Jatuh ke Pelukan Musuh

Jatuh ke Pelukan Musuh

“Kamu tahu, tanpa data itu, kita sudah kalah dari awal.” Keira hanya menatap balik, senyum tipis muncul di sudut bibirnya. “Kupikir bosnya cukup pintar untuk mengerti… bahwa kadang, musuh yang paling kamu waspadai justru bisa jadi tameng terkuatmu.” Tatapan mereka bertemu — bukan tatapan dua orang yang berdamai, tapi dua pemain yang tahu permainan ini baru saja naik level. Andre masih berdiri dekat pintu, menatap Keira seperti mencoba membaca setiap gerakannya.
899 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as arti my enemy
Read
+Library
Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!

Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!

“Aku benci hidupku, aku benci semua yang ada di sini! Aaarrhhhg ....” “Cukup Endi, cukup! Udah gak pulang seminggu, pulang-pulang malah marah-marah gak jelas! Darimana saja kau?” “Aku mau kemana, itu terserahku, kalian semua ini cuma mikirkan harta, harta dan harta!”
104.2K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as arti my enemy
Read
+Library
My enemy, My husband

My enemy, My husband

sapa Arez dengan senyumnya, dan Gerlan yang baru saja turun dari mobil langsung berjalan mendekatinya, dan melayangkan pukulan di wajah Arez hingga lelaki itu tersungkur. Beberapa teman-teman Arez di sana terlihat kaget, mereka ingin membalas Gerlan, namun Arez mengangkat tangannya memberi isyarat pada mereka untuk jangan bertindak. Arez bangkit berdiri, dia tertawa pelan seraya menyeka darah di sudut bibirnya. Lalu kemudian menoleh melihat Gerlan yang menatapnya penuh amarah. "Keahlian lo belum berkurang juga ternyata. Nggak sia-sia gue ajak berantem di sini tiap hari," Arez tersenyum menyebalkan setelah mengatakan itu.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as arti my enemy
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status