Tukang Pijat Tampan
Matanya langsung terbuka lebar, ekspresi mengantuk seketika hilang digantikan raut terkejut.
"Astaga, sudah jam sembilan…" ucapnya dengan suara serak khas bangun tidur sambil mengusap wajahnya yang masih pucat dan lelah; bekas-bekas aktivitas semalam yang menguras tenaga masih terasa di sekujur tubuhnya. Rambutnya berantakan, bibir sedikit bengkak, dan ada lingkaran tipis di bawah matanya yang menunjukkan betapa intensnya malam yang mereka lalui.