Catatan Usang
Tak ia pedulikan sepeda motor yang masih berada di luar, dengan kondisi tangan yang masih gemetar hebat akan sia-sia jika dia memaksa untuk membawa motor.
Ia berjalan perlahan, menuju rumahnya. Lalu, membaringkan tubuhnya di sofa, dia benar-benar tak kuat untuk berjalan lebih jauh lagi.
Ia lelah, baik fisik maupun hatinya. Prily menatap ke arah foto pernikahannya dengan Arjuna yang di gantung di dinding. Lantas dia mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya, sebuah buku kecil. Buku yang selalu ada dalam tasnya, sejenak ia memandang buku itu lalu mengusapnya perlahan. Buku catatan, di mana ia menuliskan beberapa barang yang ia beli. Mengingat masa itu Prily justru tersenyum lagi.
Bab Populer