Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Pertama Dengan Majikan

Malam Pertama Dengan Majikan

Aku hampir saja tertawa ketika melihat Murni tengah menyeka air matanya. "Mur, kenapa? Kamu terharu?" Murni menggeleng. "Lah, terus?" "Kakiku, Mbak. Dari tadi diinjek, mana kayak nyaman gitu." Aku langsung melihat kebawah, lalu nyengir bersalah. "Maaf, Mur, kaki Mbak emang nggak beradab." Lalu kami tertawa. Pukul sembilan malam.
1072.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Aku membuka masker yang menutupi mulut. "Huaaaa … buju buset, setan alas, mati ketepleng. Maap-maap, Mbak. Maap. saya kira Mbak tadi istri saya. Tutup lagi aja deh. Lebih cakepan ditutupin. Maap, saya salah orang. Maaaap." Mas Bima putar badan, berlari seperti dikejar setan. Tak menyangka jika dia akan melihat penampakan di siang hari. Siapa suruh maksa!
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Suratman VS Suratmin  ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

Suratman VS Suratmin ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)

“Iya Mas!” “Eh salah ... iya Man!” ucapnya malu-malu. “Mbak Surti kenapa, kok maku-malu gitu, memang kenapa wajahnya?” “A-aku malu Man, soalnya aku nggak pakai make up, kelihatan banget jeleknya,nucapnya merendah. “Memang iya sih ... eh maksudnya nggak apa-apa Mbak malah kelihatan cantik natural gitu,” pujinya membuat Surti bahagia.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 403 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Malam yang panas

Malam yang panas

jawab Nadia, tertawa. "Kalau aku," ujar Reza, "momen saat kamu mau memaafkan aku. Itu awal dari semua kebahagiaan kita." Di akhir video, mereka menulis satu kalimat bersama: Kami tidak mengejar sempurna, kami hanya ingin utuh. Pagi berikutnya, mereka bersiap melanjutkan perjalanan ke pulau berikutnya. Saat menunggu perahu datang, Nadia menatap laut dengan tenang.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Malam Panas Bersama Istri Majikan

Malam Panas Bersama Istri Majikan

“Tidak ada yang dibuat malu, harusnya mereka yang malu karena menghakimi seolah-olah mereka itu orang suci. Ibu tidak terima kamu diperlakukan seperti ini oleh mereka. Ibu percaya nanti akan ada jodoh yang terbaik untukmu.” Dimas memalingkan wajahnya, diam-diam menyeka sudut mata yang basah. Hasil perbuatannya berdampak pada putrinya. Ia berharap Batari di sana tidak mengalami hal yang sama dengan Mentari. Usianya sudah 30 tahun namun masih tidak kunjung menikah hanya karena latar belakangnya yang tidak jelas. “Jangan cemas soal jodoh, dia pergi berarti bukan yang terbaik untukmu, Nak.” Dimas mengelus puncak kepala putrinya dengan hati tersayat.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Kania terbangun dengan perasaan aneh yang bercampur aduk. Rasa sakit dari konsekuensi tadi malam bercampur dengan kepuasan aneh karena ia berhasil memicu cemburu Arsa. Ia menatap pergelangan tangannya yang masih terikat pada tiang ranjang. Tali nilon itu kini terasa seperti simpul nasib. Arsa sudah bangun sepenuhnya saat pintu baja kabin digedor.
10848 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

Rumi menatap sendu sang majikan seraya menarik napas yang terlihat berat. “Mas Barra … kejang-kejang, Bu.” “Apa?” Mentari memekik seraya menutup mulut dengan sebelah tangannya. Bulan yang kembali menyusu sampai terlonjak tubuhnya karena kaget. Tangis pun kembali terdengar dari mulut mungil anak itu. Tak berbeda jauh dengan Bulan, gerombolan air hangat serta-merta menerobos sudut mata Mentari. Lalu meleleh saling berkejaran mengaliri pipi yang terdapat lebam itu.
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43.4K kali sebagai bulan tersipu malu majas
Tampilkan Ulasan (184)
Baca
+Pustaka
No6el
alhamdulillah TANPA BERBELIT-BELIT PANJANG LEBAR KAYAK SINETRON AKHIRNYA MENTARI MENGATAKAN SOAL PERKATAAN RATRI, TINGGAL SEBUT RATRI AJA & AKHIRNYA SAM TAU KUALITAS CALON ISTRINYA SI RATRI HOREEEE..mkasih banyak kk Rose, ini yg paling ak suka darimu, sat set sat set selesai & angkat masalah baru lg
Ning Smarni
menurutku, wanitq yg hidup terzolimi dari masih kecil & penurut,santun,sayang ortunya, ending hidupnya menjadi baik,kaya,tajir melintir, memdapat pasangan yg baik pula. kalo dicerita ini hidupnya makin miris,bagiku penulis ga liat ayat dlam al qur'an : wanita yg baik, bagi laki2 yg baik pula..........
Baca Semua Ulasan
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Tanggal 15 - sama dengan tanggal di jurnal Bu Susan. Sepanjang hari itu, Gracya diam-diam mengamati Bu Ratri. Wanita paruh baya itu selalu membawa tas hitam besar yang tampak berat. Setiap kali berpapasan dengan mahasiswa atau staf junior, tatapannya sedingin es. Tapi yang paling menarik perhatian Gracya adalah bagaimana Bu Ratri selalu mengunci ruang arsip, bahkan saat hanya keluar sebentar.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

Dia semakin brutal menghantamkan rudalnya kedalam milik Bu Mela yang sudah semakin licin. "Ahhh... Uuhhh... Emmmm... Rasanya mentok banget. Ahhh." Bu Mela meracau lebih keras. "Jangan kenceng-kenceng, Sayang... Ahhhh perih...." *****
9.7435.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.5K kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

Gumam Aras dengan senyum aneh. Setelah tugas mereka selesai para pria itu akhirnya membebaskan Teresa dan meninggalkan ruangan dengan tertib. Saat itu Teresa tampak seperti tikus yang tenggelam dengan wajah basah kuyup dan pakaian basah yang menetes. Dia terlihat sangat malu. "Lantas kenapa kalau aku memanglah Teresa? Gigit aku!" Teriak Teresa marah.
10628 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai bulan tersipu malu majas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status