Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
D E K A P

D E K A P

Mereka duduk di bawah pohon kelapa agar tidak terlalu kena sinar matahari, walaupun pagi ini matahati tidak terlalu menyengat. Sambil duduk – duduk, mereka meminum kelapa muda dan berbincang – bincang, bahkan Vano yang tertawa terbahak – bahak atas lelucon yang Akbar keluarkan. “Eh mama belum kenalan sama si cantik ini.” “Eh iya papa juga loh Van.” “Tau nih, kenalin kek kita – kita.” Celetuk Vina yang menyetujui omongan mama papanya barusan.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as caption baper
Read
+Library
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Sosok itu membawa kapak dengan pegangan yang panjang. Mati aku! Bahrul memeriksa bensin di dalam dirijen, bahkan seper-empat saja belum terisi. Ayo lah .... Sosok itu semakin mendekat. Sial! Dia benar-benar membawa kapak. Ayo! Ayo! Ayo!
1076.4K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as caption baper
Read
+Library
CERAI

CERAI

Hufft,, rasanya gugup sekali Ya Allah bathin Zaira memegang dadanya sambil menatap rumah mewah yang ada di hadapan nya. Ia mencoba menghilangkan kegugupan nya dan mencoba tersenyum. Bismillahirrahmanirrahim, ucap nya dalam hati dan mulai melangkah kan kai nya memasuki pekarangan rumah mewah tersebut. Assalamu'alaikum pak, saya pembantu baru disini dan menggantikan posisi Bu sari ucap Zaira kepada satpam penjaga rumah tersebut. " Sebentar ya neng "
107.0K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as caption baper
Read
+Library
Ide Gila Bapak!

Ide Gila Bapak!

Laki-laki mana yang tak tergoda, menyaksikan kembang desa tak memakai apapun untuk menutupi tubuhnya. "Sayang," ucapnya, membuka mata dan menyaksikan penampilanku. "Ke-kenapa bajumu ... di-buka?" Kulempar senyum semanis mungkin. Menghampirinya sembari mengangguk pelan, kupikir aku terlalu berani. Karena dengan yang sebelumnya aku tak begini, aku jarang melayani.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as caption baper
Read
+Library
Pawang Buaya Baperan

Pawang Buaya Baperan

tanya sang pria sembari menatap ke dalam bola mata Naomy yang hitam kecoklatan. “Iya. Kau terlihat seperti itu, Wahai Tuan Genit.” Label genit terus-terusan diberikan. Naomy sama sekali tidak gentar, lantas terus memertahankan sikap yang menurut dia benar. “Kau telah salah paham, Nona Baperan.” “Apa kau bilang? Nona Baperan? Aku tidak terima kau sebut seperti itu!” tegas Naomy sembari mempererat kepalan tangan. Seolah akan ada sebuah tinju yang siap dilayangkan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as caption baper
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Bersama, keempat unsur tersebut membentuk sebuah kehidupan yang baru, seorang manusia. Cipta, rasa, karsa dan karya. Empat elemen dasar dalam ego manusia yang dimaknai oleh para Bareksa sebagai arti hakiki dari sedulur papat limo pancer. Cipta, sumber pikiran. Tempat kemampuan kognitif manusia terbentuk. Pusat dari keputusan sikap yang diambil, entah baik atau buruk. Cipta yang menggerakkan manusia untuk dapat bertahan hidup.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as caption baper
Read
+Library
Crush Sang Kapten Basket

Crush Sang Kapten Basket

“Kapten?” “Kevin. Kevin Mahendra, kelas 12 IPA. Katanya sih dia pernah ikut turnamen nasional. Semua cewek di sini pasti kenal dia,” jelas Seruni sambil tertawa kecil. Mereka berdua mendekati pagar pembatas lapangan. Beberapa siswa tengah melakukan latihan, terdengar suara sepatu menjejak lantai dan dentuman bola basket yang memantul cepat. Di antara mereka, seorang cowok bertubuh tinggi dan berseragam olahraga biru tua tampak mencolok. Wajahnya serius, matanya fokus pada arah pantulan bola.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as caption baper
Read
+Library
BATARI

BATARI

ucap Theo dengan nada yang mencampurkan rasa sungkan dan pengertian. Elio tidak membantah. Ia berdiri di sana, menanggalkan jubah diplomatnya yang kaku, menyisakan seorang pria yang menatap Batari dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia mendekat, meletakkan seikat bunga lili putih di meja nakas.
10554 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as caption baper
Read
+Library
Ada Apa dengan Bia?

Ada Apa dengan Bia?

“Tapi kali ini, Uqi sama Bia nggak berantem, Bunda.” “Trus kenapa?” tanya Bunda. “Nggak tau, Bunda. Tapi tiba-tiba Bia beda. Bia berubah,” jawabku. “Berubah gimana maksudnya? Nggak berubah jadi iron man, 'kan?” ucap Bunda seraya terkekeh kecil “Hissh, Bunda. Orang lagi serius kok. Nggak jadi cerita lah Uqi.”
106.7K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as caption baper
Read
+Library
CAP PELAKOR

CAP PELAKOR

Tapi tanpa sengaja Melisa menabrak seseorang yang berjalan melewati ruang tersebut. "Ah, maaf. Saya tidak sengaja," ucap Melisa merasa tidak enak. "Tidak apa-apa, Ibu Melisa." Suara bariton tersebut membuat Melisa mendongak menatapnya. Senyum teduh menghiasi bibirnya, Melisa langsung menunduk begitu tahu siapa yang telah dia tabrak.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as caption baper
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status