Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

sambung Kakek. Aku tersenyum dan menganggukan kepala, lalu kami menikmati sarapan nasi goreng dan telur mata sapi buatanku itu. Kakek sangat lahap menyantapnya, Kakek bilang nasi goreng buatan ku pagi itu nasi goreng terenak yang pernah dia makan dan ternyata nasi goreng terakhir yang Kakek nikmati dan Kakek pun tidak dapat mencicipinya lagi, sama halnya seperti Nenek Uban.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Angin menghembus, bukan cuma dingin tapi ada aroma melati samar. Gue berhenti sejenak, menunduk, mencoba mengenali aroma itu. Ingatan gue melayang ke kebon kosong tadi—wanita renta itu. Ucapannya nyaris sama dengan kutipan di buku ini. Nafas gue tersendat saat membaca kutipan aksara Sunda di bawah narasi. Meski hanya dokumenter, tulisannya terasa hidup. Kutipan itu konon menggema di tanah Pasundan seribu abad silam, ucapan langsung Raja Arga kepada rakyatnya:
600 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Ia perlu berpikir keras untuk menghasilkan itu semua, walau menurut teman temannya Raina itu bisa membuat puisi atau semacamnya dan bagus namun tetap saja menurut Raina itu kurang sempurna dan masih pada nilai di tengah tengah. Saat Raina mulai menuliskan kata katanya setelah beberapa menit mendapatkan ide, ia melihat Clara yang sudah asik dengan kertas dan pulpennya mencorat coret kertas putih dan kosong tadi dengan tinta hitam. Raina pun segera kembali dengan kertasnya lalu menuliskan idenya tadi sebelum kata kata itu hilang dari pikirannya dalam artian ia harus berpikir ulang lagi nantinya.
19.1K viewsOngoingAdded to Library 553 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Karena di tengah-tengah segitiga yang menghubungkan ketiga lingkaran kecil itu terdapat suatu ukiran dinding yang membentuk seperti seorang wanita yang berambut panjang yang terlihat dengan jelas olehku. Wajahnya terlihat sangat menyeramkan, wajahnya dibuat seakan-akan tanpa ekspresi dengan bentuk matanya yang menghitam dan terlihat menatap tajam ke arahku. Apalagi dibawahnya terdapat suatu tulisan berbahasa sunda yang bertuliskan. ‘NU MAHA AGUNG’ (YANG MAHA BESAR)
9.631.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cerpen bahasa sunda
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

Eneng = Adik (panggilan kepada perempuan Sunda) 2. Muhun = Iya 3. Aa = Abang/Kakak (panggilan kepada laki-laki Sunda) 4. Sampurasun = Sapaan khas orang Sunda 5. Wilujeng sumping deui = Selamat datang kembali 6. Rampes = Sama-sama (jawaban dari kalimat sapaan ‘sampurasun’ tadi) 7. Hatur nuhun = Terima kasih 8. Engeuh = Sadar/Menyadari
3.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Tentang Harapan

Tentang Harapan

»|« [6]Bade kamana : Mau kemana? (Bahasa Sunda) [7] Punteun : Permisi (Bahasa Sunda) [8]Wios : Tidak apa-apa (Bahasa Sunda) [9]Saha Milarian? : Mencari siapa? (Bahasa Sunda) [10]Pami kitu : Kalau begitu (Bahasa Sunda)
4.1K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

“Bisa tidak langsung beritahu aku? Kalau tempat ini berbahaya, aku bakal langsung pergi.” “Gulutuk Sengir,” ungkap Nur dengan cepat, “Gulutuk berarti menggelinding, sengir berarti tersenyum. Hantu kepala dari Tanah Sunda.” Dahi Meydisha berkerut seketika. Merasa cukup pegal, Meydisha memutuskan untuk duduk. Menekuk lututnya dan siap menyimak penuturan dari Nur. “Mereka adalah tahanan zaman penjajahan Belanda yang dipancung. Kepala dan tubuhnya tidak dikuburkan secara bersamaan, melainkan dibuang begitu saja di hutan bambu atau pohon salak.”
9.75.1K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Puncak tebing tempat mereka berdiri beberapa detik yang lalu kini menjadi sebuah kawah compang-camping yang masih mengepulkan asap tipis. Bah Sura berdiri tegak tak jauh darinya, tubuh tuanya sekokoh batu karang yang menolak tunduk pada badai. Wajahnya tidak menunjukkan keterkejutan, hanya sebuah kekhidmatan yang dalam dan suram. Ia menatap ke arah lautan hitam yang kini mulai tenang, seolah petir tadi adalah sebuah pernyataan, bukan serangan acak. “Kau lihat, Nak?” desis Bah Sura, suaranya nyaris hilang ditelan angin. “Dia tidak suka pencuri. Kau mengambil percikan apinya, dan dia mengirimkan cambuknya sebagai peringatan.”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Suamimu Masih Mencintaiku

Suamimu Masih Mencintaiku

“Sany, berhenti nyebut aku orang kaya. Aku suamimu. Kalau aku kaya, berarti kamu juga kaya.” Ia menyerahkan kebabnya padaku. Lalu berdiri, bersiap pergi. “Tunggu! Aku masih penasaran!” “Yang di tanganmu makan dulu.” “Bukan itu. Aku pengen tahu, si bapak tadi beneran ngerti bahasa Sunda atau nggak. Jangan-jangan satu kampung sama aku!” “Eee... Sany, sebenarnya…”
104.0K viewsCompletedAdded to Library 123 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
Topeng Si Suami Idaman

Topeng Si Suami Idaman

Kendrick tertawa kecil, merasa malu saat mendengar Lalita mengatakan secara gamblang bagaimana julukannya sewaktu SMA. "Ternyata aku se cupu itu dulu," tuturnya seraya tertawa ringan. "Ah, jadi benar kau Kendrick yang itu?" Lalita kembali memastikan. "Ya, aku Kendrick si kutu buku," jawab Kendrick. "Ya Tuhan, kau sangat berbeda sekarang. Aku sampai tak mengenalimu," ucap Lalita jujur. Tiga orang itu lalu menempati tempat duduk masing-masing. Sebelum melanjutkan pembicaraan, mereka memesan minuman serta cemilan lebih dulu.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 701 Times as cerpen bahasa sunda
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status