Ayah Mana?
“Ayah sakit. Perutnya mules, terus lemes sekarang. Bunda tadi sudah manggil dokter. Nanti Ayah diperiksa dan diberi obat, kok. Doain saja, ya?”
Rufy menyipitkan matanya. “Itu Ayah tuh mo lahilin dedek,” celetuk Rufy.
“Kok Ayah mau lahirin dedek, sih? Kan Ayah laki-laki. Mana bisa melahirkan, Rufy,” kilah David.
“Ayah biang malin. Bunda lahilin mules-mules, emes,” lawan Rufy.
“Salah lagi aku, nih.” David sampai merosot hingga terbaring sepenuhnya di tempat tidur lalu menutup matanya.
인기 회차