Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DOSEN Itu, IBU ANAKKU

DOSEN Itu, IBU ANAKKU

“Aku gak boleh egois. Kamu… cuma punya aku. Jadi aku harus kuat. Aku bisa. Aku pasti bisa sendiri.” Monolog itu seperti mantra, ia ulang-ulang, meski hatinya masih goyah. Lebih baik sendiri. Lebih baik tanpa siapa pun. Aku gak butuh laki-laki itu. Aku gak butuh siapa pun. Air mata akhirnya jatuh juga, tapi ia buru-buru menghapusnya. 'Aku gak boleh rapuh. Aku gak boleh bikin kamu lemah cuma karena ibumu ini lemah.'
918 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Sampai di sini paham, kan? [Oke, oke! Semua ini memang salah mas, Dek. Mas yang sudah membuatmu jadi seperti ini. Mas mohon maaf untuk yang ke sekian kalinya padamu. Mas mohon tolong aktifkan kembali rekening Mas. Kamu mau kami mati kelaparan di sini? Apa nggak takut dosa kamu, Dek?] 'Sudah pandai bicara soal dosa kamu, Mas? Heh, munafik sekali!' monolognya dalam hati.
5.712.6K viewsOngoingAdded to Library 428 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

Tak ada satupun hal yang bisa tercapai kecuali keringat serta otot yang semakin menegang. "Sekarang apa yang mau kamu lakukan?" Monica terdiam sesaat ketika mendengar pertanyaan itu. Namun dia kembali menarik sudut bibirnya tipis hingga membentuk senyuman licik karena teringat kembali akan rencananya. "Kalau aku bisa bebas dari penjara sialan ini … aku akan membalikkan keadaan dan membuat gadis sialan itu berada di tempat terkutuk ini."
9.7181.4K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Pengacara Cantik Pencuri Hatiku

Raja terus saja memaki diri sendiri. “Apa aku harus mengulangi ucapanku?” monolog Raja yang terus saja dalam kegusaran. Tring! Raja kembali fokus pada layar ponsel saat benda pipih itu berbunyi satu kali. [ // Kodok Tau rasa gimana? Yang ada lo yang bakal ‘tau rasa’-nya nikah kek gimana. Apalagi pas proses penggencetan pusaka. Beuuuhhh… gak bisa diungkapkan
6.5K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Cinta Setelah Luka

Cinta Setelah Luka

monolog Kaivan geram. "Aku harus bagaimana? Tidak mungkin aku menangkap Mami dan menyekapnya, lalu membuat Mami mengaku. Pasti tidak akan berhasil. Mami sangat licik dan pandai mengelak. Pasti akan ada drama besar dibuatnya," monolog Kaivan kembali. 'Kai, kenapa tidak menjawab dan mengabaikan Mami?' Ting! Ponsel Kaivan kembali berbunyi. Sebuah notifikasi kembali masuk. Kaivan kembali melihatnya. Namun, tidak membuka watsapp-nya.
96.2K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Misi sang Pembuka Gerbang

Misi sang Pembuka Gerbang

monolog Gorfen kebingungan. Pria itu pun jatuh berlutut, tangannya menahan panas di dadanya yang semakin besar dan menjalar ke seluruh tubuh. Ritme napasnya dengan cepat naik turun. Dia benar-benar tidak tahu apa yang terjadi padanya. Dia baru pertama kali mengalami hal ini. Rasa panas yang semakin menjalar itu seakan memakannya. Memakan kesadarannya. "Tidak mungkin! Tidak!" monolog Gorfen. Dia semakin tidak bisa menahan tubuhnya untuk tidak ambruk.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Rahasia Malam Itu

Rahasia Malam Itu

Ia duduk bersandar, dengan pikiran menerawang. Kepalanya menengadah. Dua jemari menekan pangkal hidungnya—adegan yang tidak pernah ia lakukan kecuali ketika pikirannya berantakan. “Kalau dia balik cuma setengah-setengah… gue usir.” Monolog Bram seorang diri. Ucapan sendiri itu terngiang lagi. Kalimat yang keluar dari mulutnya dengan ketenangan tadi… kini terasa seperti duri di tenggorokan.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti

Jiwa Lain di Raga Istri yang Tersakiti

Ia selalu bermonolog pada dirinya sendiri sebelum memulai perjalanan hidup yang akan dijalani setiap harinya. “Indah, hari ini aku akan ke kantor milikmu. Aku akan menyelesaikan tahap pertama pembalasan rasa sakit hatimu. Tidak akan aku biarkan lelaki laknat itu menginjakkan kakinya ke rumah ini. Tidak akan! Tenanglah di sana, Indah," tuturnya bermonolog.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

“Kami sudah memilih dunia yang hidup, bukan sempurna. Kami tidak takut pada perubahan.” Namun Editor Tertinggal hanya tertawa kecil. “Bukan kalian yang seharusnya takut. Tapi… dunia yang kalian buka.” 3. Serangan Kalimat-Kalimat Lama Langit terbelah. Dari celahnya turun ribuan kalimat yang pernah dihapus: monolog lama, adegan-adegan yang dibatalkan, bahkan kutipan klise dari cerita lain. Kalimat-kalimat itu membentuk makhluk: Karakter Bayangan. Mereka tidak punya wajah, hanya susunan huruf yang terus berganti-ganti.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 78 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
Terjerat Cinta Calon Mertua

Terjerat Cinta Calon Mertua

Di luar tampak kosong, tak ada satu orang pun. "Sebenarnya aku berada di mana? Tadi aku ingat betul, kalau aku ada di toilet dan aku sedang bersama Om Leo, ibu dan juga Ibu Laksmi," Mona kembali bermonolog. Mona masuk ke dalam kamar mandi, mencari jalan keluar, siapa tahu ada celah untuknya bisa keluar, namun sia-sia. Dalam hati, Mona menjerit. "Ada apa ini? Siapa yang membawaku pergi ke tempat ini dan apa tujuannya? Om, tolong aku, Om!" Mona memanggil-manggil Leo.
9.218.0K viewsCompletedAdded to Library 702 Times as contoh kalimat monolog
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status