Yuk, Nikah!
astagfirullah apa yang kupikirkan?
Segera aku tersadar kembali dengan kebodohan ini. Ya, ampun. Move on, Gam! Bukannya kemarin kamu sudah menolaknya untuk dijadikan penghuni hatimu lagi? Terus, kenapa mendadak dipikirin terus, sih?!
Bagai orang gila, aku bermonolog sendiri di dalam lift sambil menunjuk-nunjuk pada bayanganku di cermin.
Ah, jika ada yang melihatnya, sudah pasti aku dikatai gila beneran. Eh? Aku lupa ada CCTV.