Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Diusir Ipar Setelah Suami Tiada

Diusir Ipar Setelah Suami Tiada

ucap Emak. Emak selalu tahu apa yang aku suka. Saat di kampung dulu, dia sering memasak pepes pindang dengan sayur bening kelor yang dibumbui kunci. Rasanya yang pedas, manis dan asam membuat rasa pindangnya tidak amis dan terasa enak. Apalagi dipadukan sayur kelor yang segar itu.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Mas Duda, I Love You

Mas Duda, I Love You

"Iya, Emak. Lebih cepat, lebih baik." Emak tercenung sesaat. "Apa Emak tidak setuju?" tanya Ridwan lagi. Dia seperti grogi takut emak keberatan. "Bukan. Lagi memikirkan, kebaya Emak belum beres dijahit. Besok emak pakai baju apa? Gak mungkin pakai daster, kan?” tanya emak sok memelas. Jiaaah! Si Emak ini banyak tingkah. Konyol lagi!
9.515.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

Setelah pengucapan ikrar janji sucinya dengan Dara, ia benar-benar ingin segera membawa Dara pergi dan ingin terus berada di pelukan wanita yang saat ini telah menjadi istrinya. "Emilly! Kau datang?" Dara tiba-tiba berseru, saat ia melihat sosok Emilly yang datang dengan Andra. Emilly langsung berhambur memeluk Dara dengan erat. "Ya tuhan, kau cantik sekali …. " pujinya, setelah pelukan mereka terlepas. "Bye the way, selamat ya. Sekarang, kau dan Danu sudah resmi menjadi pasangan suami-istri," tambahnya, ia sungguh tidak berhenti memuji kecantikan Dara dalam balutan gaun pernikahan yang terlihat semakin anggun. Emilly juga berharap, kelak ia akan menemuka pria yang seperti Danu. Pria yang se
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

“Abis Nenek semangat kali olesin dokter itu sama daging mentah, mungkin karena itu Nenek jadi terkenal, Ma.” “Iya, kayak seleb aja.” “Jang! Kalau nggak pakek sendal nggak apa-apa ya? Kan cuma depan rumah doang.” Emak sudah memakai daster terbaik yang dipunya, serta songkok kepala yang baru kemarin di beli di pasar terdekat. Penampilan Emak sudah kelihatan lebih baik dari yang tadi. “Nggak apa-apa, Mak. Apa adanya aja.”
10113.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

"Lestari, tinggal 1 lagi tumbal yang wajib Kau berikan kepadaku, maka Aku tak kan sering mengganggumu lagi." "Tidak......tidak......tidak Mak...." "Lestari, Lestari......hudang geura...." (Lestari, Lestari.....bangun coba....) Aku pun membuka mataku, kulihat Emak sedang menepuk-nepuk pipiku. Astaga, ternyata aku mimpi. "Muhun Mak, Tari kasarean iyeuh." (Iya Mak, Tari ketiduran ini).
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
DENDAM WANITA PENGHIBUR

DENDAM WANITA PENGHIBUR

jawab Nadya polos. “Nadya, sayang, kalau hanya sekedar untuk kehidupan kamu saja, Om bisa menjamin. Kamu akan mendapatkan kemewahan dari Om. Tidak perlu repot – repot kamu mengerjakan beberapa proyek dari Om, cukup dengan menjadi simpanan Om, kamu akan mendapatkan semua pasilitas mewah yang kau butuhkan,” ucap Bastian sambil kembali mencium bibir Nadya yang kali ini membalikan tubuhnya dan kembali terlentang.
9.61.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Felix Ruben HKB : Memangnya ada di situ? Agathias Gautama : Kayaknya nggak ada. Emak cuma share reels casting novel-novelnya. Hamiz Hartadi : Aku nanti muncul, jadi salah 1 tokoh utama cerita Emak. Mark Dhananjaya : Aku juga. Emak sudah janji mau buatin aku buku khusus. Farzan Bramanty : Khusus tim PC, Emak bakal up di 2 platform aja.
8.58.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Ta da! Apakah kamu suka?" Suara Damar terdengar ceria sampai nyaris kekanak-kanakan sehingga memecah ketegangan yang masih menyelimuti ruang kerja Mela. Mela menaikkan sebelah alisnya setelah mendengar pertanyaan Damar yang baru saja menyajikan makan siang di atas meja kopi kecil di kantornya. Damar terlihat bangga berdiri di samping nampan yang penuh dengan hidangan. Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol.
728 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

"Emak itu melebihi kekuasaan Ratu, Ko. Beliau adalah Kaisar langit dan bumi. Hobinya, ngemil, nari dan nyanyi. Plus nyerocos dalam kecepatan 50km/jam. Jangan disela. Biarkan aja dia ngoceh sampai capek." "Habis itu Emak akan diam, dan ganti maksa kita buat cerita balik. Jangan ada yang dirahasiakan. Radar pendeteksi kebohongannya selalu on. Beliau juga pembaca gerak tubuh. Salah dikit, Emak akan tahu kalau kita berdusta. Bakal terus dicecarnya, sampai puas," lontar Wirya. "Karakter Emak nurun ke kamu " canda Zhao Yìchen.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Dendam & Obsesi

Dendam & Obsesi

Tanpa menunggu lama, sekretaris Rei segera melaksanakan tugasnya. Dalam waktu kurang dari 24 jam, berita mengenai CEO besar deLuna Company yang membuka sayembara pencarian calon suami menjadi berita heboh. Postingan di website perusahaan dibagikan jutaan kali, dengan berbagai komentar di bawahnya. [Ini gila!!! Oh nona Lilith, walaupun aku harus bertekuk lutut di bawah kakimu, aku akan datang! Tunggu aku!]
10785 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai daster emak emak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status