Cinta di Kursi Roda
“Tapi, Laila... aku tahu diriku. Aku tahu betapa sulitnya diriku untuk bisa memahami cinta. Aku hanya tidak ingin kamu membuang waktu pada seseorang yang bahkan mungkin tidak bisa membalas perasaanmu seperti yang kamu harapkan.”
Laila menarik napas panjang, merasakan kedalaman emosi yang terpancar dari tatapan Raka. “Raka, aku tidak pernah mengharapkan apa pun darimu. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa aku akan selalu ada di sini, dengan hati yang terbuka untukmu. Cinta bukan soal mendapatkan balasan, tapi soal memberikan tanpa pamrih. Mungkin sulit bagimu untuk memahaminya sekarang, tapi suatu hari nanti, aku percaya kamu akan melihat bahwa cintaku adalah bentuk kasih yang ingin membuatmu men
ตอนยอดนิยม