Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

tanya dia. “Bukan daun lamtoro, Lex. Yang benar itu daun kelor.” “Telor? Telor siapa?” Aku menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal. Entah mengapa setiap Alex menyelipkan peribahasa di dalam perbincangan kami pasti selalu begini. Sengaja atau tidak sengaja, pokoknya selalu salah. “Telor kamu!” umpatku jengkel.
9.614.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Tajura menyebut sesuatu dikenal khalayak Jawata. "Kakilangit!" sebut Tajura lantang. Bersamaan kakinya menapak di dasar hamparan sunyi nan luas. Tempat paling lembab. Aroma jamur dan lumut tersembunyi dalam kurun waktu seusia tanah bumi. Tempat seluas itu, tumbuh aneka jamur berukuran raksasa. Tak terhitung jenis jamur-jamur memancarkan spora cahaya secara alami berwarna-warni. Hamparan dasar Dunia Bawah menjadi terang menawan. "Kakilangit?" Taja mengulangi kata itu. Tak terpikir seperti apa Kakilangit itu. * * *
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
Pengawalku Suamiku

Pengawalku Suamiku

] sembur Alex dari seberang sana sampai-sampai Hera menjauhkannya dari telinga. [Baik Bos! Siap!] Hera langsung menjawabnya sigap. Malam itu menjadi malam yang panjang bagi Hera untuk menemukan daun kelor. Terpaksa dalam keadaan darurat itu dia meminta bantuan Rio. Dua orang itu berkeliling perumahan komplek berharap ada orang yang menanamnya di Jakarta yang luas itu. “Apa Nona juga belum makan malam?” tanya Hera memastikan, jika Rena sudah makan malam kemungkinan dia akan mencarinya lain hari lagi.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
Klorofil

Klorofil

Pikir Alva sembari melirik Kevin yang sedang duduk termenung. “Sebenarnya aku ada beberapa tebakan lambang yang sesuai dengan gambar itu. Hanya saja … itu bukanlah negara besar. Hanya kerajaan-kerajaan kecil yang menggunakan simbol daun mawar seperti itu. Menurutmu apa kerajaan kecil mau berurusan dengan pasukan seperti kelompokmu?”
9.96.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

Entah Dewo yang dibicarakan dua pria di hadapan Danu sekarang adalah Dewo yang sama atau bukan. “Gini aja. Coba kalian cari daun kelor dan daun bidara, masing-masing tujuh lembar. Rebus semua daun itu pakai air satu gelas selama tujuh menit. Jangan lupa baca selawat tujuh kali selama merebus dan tambahin ayat rukiah. Terus air rebusannya kasih minum ke orang yang dituju. Kalau memang ada andil demit, Insya Allah bakalan luntur pelan-pelan.” Abib mencatat ucapan Danu dalam note di ponselnya.
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Bersamaan dengan itu gelombang energi pelangi, yakni sisa dari ledakan Eternal Eclipse Xaverius dan Aurelia, turun menyapu bumi seperti tirai cahaya aurora. Saat cahaya itu menyentuh puncak pohon-pohon di Hutan Terlarang yang tadi memutih dan mati, sebuah keajaiban terjadi. Warna hijau meledak karena daun-daun yang tadinya abu-abu dan layu seketika berubah menjadi hijau zamrud yang segar sementara bunga-bunga bermekaran dalam hitungan detik. "Lihat! Rumputnya!" seru Kael takjub. Tanah di bawah kakinya yang tadinya tandus dan putih kini ditumbuhi rumput serta bunga liar berwarna-warni.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Rein termasuk beruntung, soalnya tempat yang dituju tidak terlalu dalam masuk ke dalam jurang. Rein memicingkan matanya, ia juga harus hati-hati oleh terjalnya jalan. Sampai pada akhirnya ia berhenti tepat di depan sumber cahaya. Hanya pohon berbatang kecil setinggi manusia dewasa, ia ingat dulu neneknya pernah membuat sayur dari tumbuhan ini. “Inikan pohon kelor?” “Item teridentifikasi bernama Galih Batu Kelor, kamu bisa mendapatkannya setelah melawan entitas penjaga. Tips tutorial dariku, makhluk tersebut bisa dikalahkan menggunakan batang tumbuhan kelor yang dipukulkan.”
998 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

“Di dekat jalur batu menuju punggung hutan juga ada. Waktu kecil aku pernah melihat daunnya menguning kemerahan saat musim gugur.” Leo menahan getaran kecil di dadanya. Itu ciri yang ia cari. Darman menatap curiga. “Kau tidak mungkin mau membuat kecap dari daun, kan?” “Bukan dari daun,” jawab Leo. “Dari sesuatu yang orang desa lihat tetapi tidak pernah dianggap berharga.” Darman tertawa tak percaya. “Pohon hutan tidak akan memberi gula hanya karena kau menatapnya, Leo.”
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

MAK ACIH. KISAH PEMANDI JENAZAH

Tergesa, Neneng keluar rumah menuju arah kulon rumah Lilis, mencari letak pohon kelor yang ternyata tumbuh di antara pohon pepaya dan rambutan. Dirimbuni semak rumput liar. Bergegas ia memetik beberapa batang daun kelor, lalu memasukkannya dalam tas pandan. Sesuai perintah Mak Acih, buru-buru ia menutup tas agar tidak ada orang yang melihat isi di dalamnya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Super

Tukang Pijat Super

“Aku memang pernah membaca teori bahwa beberapa tanaman tertentu bisa mengganggu efek jamur ajaib. Dan daun kelor adalah salah satu tumbuhan yang dikenal dalam banyak mitologi sebagai penetral energi gaib atau kekuatan supranatural.” Juned semakin penasaran. “Jadi, itu bukan Cuma kebetulan?” Tania menggeleng. “Tidak. Dalam beberapa penelitian yang aku temukan, daun kelor memiliki senyawa yang bisa menetralkan efek dari beberapa zat alami yang mempengaruhi tubuh manusia. Mungkin ada reaksi kimia antara senyawa jamur itu dan zat yang ada di daun kelor. Atau bisa juga ini berkaitan dengan kepercayaan lama bahwa daun kelor bisa melemahkan kekuatan mistis.”
9.8245.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai dunia tak selebar daun kelor
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status