Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
MALLLLEEESSS kalo CEO NYA DOYAN CELUP SANA SINI MURAHAN SAMA SI JALANG DELANEY...!!! PERCUMA JD CEO GA BISA LINDUNGIN ISTRINYA...!!! HARUSNYA SI JALANG DELANEY DIHUKUM, BAWA MASUKIN PENJARA KE KANTOR POLISI...!!! PARAH BANGET KARAKTER UTAMA LAKI2 NYA DARIAN,, CEO GA BISA NGAPA²IN...!!!
Read All Reviews
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Nakutin, gitu? "Saya kerja dulu, Bu." pamit si Mbak. "Ya." Nisa juga merasa lega karena masalahnya segera ditemukan. Nisa langsung menulis di bagian bawah laporan yang kosong. Catatan : Bon = Bunda : 35 ribu, b. Kumis : 12 ribu. Pagi ini saat melihat laporannya, dahi Nisa berkerut lagi. Tidak ada yang mrmbayar hutangnya, baik Bang Kumis ataupun Bunda. Bunda bahkan menambah bonnya sebesar 20 ribu.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as format bon kosong
Read
+Library
Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

“Beri aku jawaban! Apa tujuanmu?!” Sosok itu berhenti, menunduk seolah-olah sedang merenung. Setelah beberapa saat, dia mengangkat kepalanya, dan mata supernova itu bersinar lebih terang. “Tujuan?” ulangnya, seolah-olah kata itu adalah sesuatu yang lucu. “Lucu kau menyebutkan itu. Aku tidak memiliki tujuan. Aku adalah yang tanpa kehendak, terlahir dari kekosongan. Namun, setiap langkahku selalu membawa dampak—seperti riak pada kolam yang tenang. Mungkin, itulah sebabnya mereka memanggilku Zero. Awal sekaligus akhir.”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as format bon kosong
Read
+Library
Bapak Kos Kesayangan

Bapak Kos Kesayangan

STEP 1: EVALUASI INTERNAL] [EVALUASI BAB SEBELUMNYA]: Bab 68 ditutup dengan cliffhanger fiktif berupa penampakan tiga pria bertopeng naga ungu yang mengincar Alya dari balik pohon beringin. Sesuai dengan outline Bab 69 yang berfokus pada komedi situasi di mana ibu-ibu muda berbisik kagum dan seorang janda kaya menggoda Arga hingga Alya pasang badan, maka awal bab ini akan mengoreksi situasi bahaya tersebut. Tiga pria bertopeng itu ternyata hanyalah panitia badut ulang tahun sekolah yang sedang bersiap mengenakan kostum mereka di balik pohon. Paragraf dipastikan sangat pendek (1-2 kalimat) demi menjamin scannable (anti-wordwall), dialog non-baku kasual di atas 45%, menghapus kata haram "Ia" s
105.3K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as format bon kosong
Read
+Library
Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

Bos, Jangan Sebar Rahasiaku

"Kok kamu biasa saja sih, Rey?" ​Rey terkekeh pelan. Ia meraih ponselnya yang tergeletak di samping tempat tidur, membuka sebuah aplikasi, lalu mengarahkan layarnya ke depan wajah Moana. Di sana terpampang sebuah bukti transaksi digital. ​"Bagaimana aku bisa terkejut kalau aku sudah tahu sejak minggu lalu?" Rey mengusap rambut Moana dengan sayang. "Lihat ini. Aku bahkan sudah ikut sistem PO untuk cetakan pertama."
101.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as format bon kosong
Read
+Library
Bintang

Bintang

03. BILGOSH vs BULZIGH “EKHEM.” Deheman keras seseorang membuat mereka berdua terlonjak kaget dan mencari suara itu. dan saat melihat kearah belakangm mendapati sahabat-sahabat laknatnya dengan tersenyum jahil. Bulan memutar bola matanya malas melihat sahabat-sahabat nya yang seperti kambing yang lagi mengamuk. ia malas meladeni godaan dari mereka yang tidak bermutu.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as format bon kosong
Read
+Library
Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)

“Maaf, Bu. Besok Bu Elena memiliki jadwal meeting dengan klien dari Jepang, apa sebaiknya tidak di tunda dulu untuk tiketnya?” Elena tampak berpikir sebentar. Ya, ia tidak bisa pergi begitu saja, ia harus menyelesaikan urusannya di perusahaan ayahnya, bagaimanapun juga perusahaan sang ayah lebih penting di bandingkan dengan perasaan sialannya. “Oke, untuk tiket, siapkan lusa.” “Kemana, Bu?” “Boston.” “Dan kembali pada hari?” “Tidak, hanya tiket pergi.”
1092.1K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as format bon kosong
Read
+Library
Undangan

Undangan

Luki pun mengiyakan. Setelah menunggu lama, giliran mereka tiba. Sya, Rayhan dan Luki menaiki banana boat tersebut. Tak lama banana boat itu bergerak karena ditarik speed boat. Dengan kecepatan tinggi, barulah terasa sensasi menegangkan ala roller coster. Selanjutnya speed boat berbelok dengan menukik yang mengakibatnya banana boat tersebut terbalik. Orang-orang yang menaikinya jatuh ke laut. Karena jatuh ke laut, orang-orang tertawa senang karena keseruan dari wahana itu. Sya, Rayhan dan Luki juga tertawa bersama sambil bercerita dengan semangat.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as format bon kosong
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Adam menatapnya heran. "Ambillah, nak! Bapak tahu mana orang yang jujur dan mana orang yang sedang berbohong. Sepuluh ribu sudah cukup untuk ongkos bensin Bapak, kamu pasti butuh sisanya buat pulang nanti. Semoga bapakmu segera sembuh."
9.1171.6K viewsOngoingAdded to Library 5.8K Times as format bon kosong
Read
+Library
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Zaki tak menjawab, ia malah minta berhenti dan duduk di depan ruko kosong untuk makan bekal nasi goreng yang dibawanya. “Sebenarnya dia beneran mau lari pagi atau cuma mau niat makan sih? Percuma, lebih banyak pemasukan lemaknya dari pembakaran!” Mama Dina dan Papa Rudi terkekeh. Dan seperti biasa, mereka akan berkata, “Udahlah, Bil. Nggak papa. Namanya juga anak ketek.” Maksudnya anak kecil. Ketek adalah bahasa Minang yang berarti kecil.
1035.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as format bon kosong
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status