Lepaskan Aku, Om
Bulandari faku ingin ibu pulangterima kasih ibujanjiku kepada ayah dan ibu
Aku hanya memeluk Ara lebih erat, berharap pelukanku bisa sedikit menenangkan hatinya — padahal aku sendiri sedang hancur.
Setiap detik yang berlalu terasa seperti siksaan. Di kepalaku, bayangan wajah Gery terus muncul silih berganti — tawa lebarnya, tatapan hangatnya, cara dia memanggilku dengan nada lembut setiap kali aku marah. Semua itu kini tinggal kenangan yang menggantung di udara, tak bisa ku genggam lagi.
人気のチャプター