Tukang Pijat Super
Di sudut gelap, lukisan abstrak seakan menjadi saksi bahwa hasrat paling purba selalu menang atas logika.
“Rasakan,” desah Dinda, menggenggam tangan Juned dan menaruhnya di jantungnya yang berdegup kencang, “di sini, tak ada tempat untuk kepura-puraan.”
Dinda menempelkan dahinya ke pelipis Juned, nafasnya berirama tak beraturan, membentuk kabut tipis di udara lembap yang mempertemukan keringat dan minyak aroma terapi.