Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Seakan hendak menerkam diri ini. "Beras, sabun, token, sampai garam semua kau keluhkan padaku, Ratna! Apa tidak bisa kau itu pikir sendiri!" Sahutnya bengis. Lalu meraih ponselnya dengan kasar, kemudian melangkah keluar rumah setelah membanting pintu.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
ISTRI KEDUA KU

ISTRI KEDUA KU

POV FIDELYA ❤️❤️❤️ Aku termenung. Berpikir sejenak. Setiap kamar di rumah ini dipasang alat peredam suara. Andai aku menempelkan telinga di pintu kamar Anjani. Mustahil bisa mendengar suara dari balik pintu ini. Aku menengadah. Tidak ada celah sedikit pun. Pintu kamar Anjani tertutup rapat. Kamar yang ditempati Anjani tidak dipasang jendela. Susah untuk mencari petunjuk.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

“Aduh! Pintu terkunci lagi.” Aku tak kehabisan akal. Melihat jendela terbuat dari papan di samping rumahnya membuatku mengorek bagian atasnya dengan kayu kecil. Rupanya hanya dikunci dengan kayu yang dipaku. Terlihat dari celah jendela bagian atas. Untung ruangnya cukup luas, terlihat jelas. Keringat pun terasa keluar dari dahi turun ke pipiku. Bruk!
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
TAMU SELEPAS SUBUH

TAMU SELEPAS SUBUH

Tok tok tokk "Mbak!" Kali ini, segera kubuka pintu rumah, setelah yakin, jika yang mengetuk pintuku ini, adalah manusia tulen. "Cari siapa ya, Mbak?" ucapku lembut, membuka obrolan, saat pintu telah kubuka. Gerbang rumah, memang sengaja tak kukunci sejak semalam, karena suamiku bilang akan pulang. Tapi, sampai sekarang dia belum sampai juga.
10111.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
CAHAYA (Patung Kuda Di Rumah Mertua 2)

CAHAYA (Patung Kuda Di Rumah Mertua 2)

Padahal gak ada siapa-siapa di sini. Rumah ini kayak rumah zaman dulu. Semua perabotannya terbuat dari kayu yang hanya di pelitur saja. Sangat klasik tapi terkesan elegan. "Halo. Apa ada orang?" Aku beranikan diri untuk bertanya, tapi nggak tau juga, bertanya pada siapa. Aku terus berjalan menyusuri rumah ini. Saat membuka pintunya, mataku langsung tertumbuk pada sebuah patung kuda yang ada di halaman depan rumah.
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
Running Time

Running Time

"Ada monitor kecil komputer." Cakra tertegun, mengingat akan satu teknologi barier yang sangat canggih. Di mana ada sebuah pintu yang di desain dengan kunci teka-teki paling rumit. Menurut rumor, pintu itu bahkan tidak bisa diledakan dengan bom seperti halnya brankas besi. "Apa kamu yakin, Shui?" tanya Cakra mengulangi pertanyaan serupa. "Iya." "Kalau begitu ... cepat cari dan tekan tombol powernya! Kita akan menemukan petunjuk selanjutnya."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
Cantik Yang Disembunyikan

Cantik Yang Disembunyikan

“Ikan bakarnya sudah jadi! Masuk, nanti keburu dingin.” Kai menoleh. “Iya, Bu.” Ia melirik sekali lagi ke arah rumah di seberang, lalu melangkah masuk. Pintu kaca ditutup pelan di belakangnya, memutus pemandangan malam yang tadi sempat membuatnya bertanya-tanya.
643 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
Rumah Kos Berhantu

Rumah Kos Berhantu

Tetangga Rumah “Tok, tok,tok,” Suara pintu rumah diketuk berkali-kali. "Bu Vina… Bu Vina …" Panggil seorang wanita setengah baya. “Tok, tok,tok,” Suara pintu rumah diketuk lagi oleh wanita paruh baya itu. Dia terus mengetuk pintu rumah meskipun pintu rumah itu sebenarnya sudah dalam keadaan terbuka.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
Membuatmu Takluk Padaku

Membuatmu Takluk Padaku

Dia sedikitpun tidak menunjukkan reaksi apa pun mendengar suara bel itu. “Mbaaaak!! Mbaaa …” Di depan pintu ada Kai yang sedang menggedor pintu sambil memencet bel. Tak lama asisten rumah tangga mereka tergopoh-gopoh membukakan pintu. Ia tak habis pikir kenapa majikannya itu harus menggedor pintu seperti orang kesetanan seperti itu. “Iya, Pak?” Pintu itu pun terbuka lebar, menampilkan ruang tengah yang setengah gelap karena aturan Raya di rumah ini memang harus mematikan lampu yang tidak perlu di malam hari untuk hemat daya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

Entah kenapa orang-orang di rumah ini lebih senang mengetuk pintu ketimbang menekan bel yang ada di tembok. "Bentar!" Teriak Caca sambil melangkah ke arah pintu, tapi tidak mungkin akan terdengar, sebab ruangan ini kedap suara. Mendengar pintu yang terus diketuk membuat Caca mempercepat langkahnya. "Maaf, Non. Cuma mau nganterin ini." Seorang pelayan paruh baya mengangkat totebag yang pastinya berisi 6 toples kue kering.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai kaca pintu rumah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status