Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Suara muncul dari dalam Suar, nyaring seperti dibisikkan langsung ke benak semua yang hadir. “Yang kalian bangkitkan bukan masa depan. Ini cermin dari nafsu yang kalian beri nama harapan.” Orang-orang mulai berteriak, sebagian jatuh pingsan. Rakis tersungkur. Dari ujung pelataran, Bu Senja datang berjalan lambat, membawa lentera kecil. “Kalian tidak mengaktifkan Suar,” katanya tenang. “Kalian memecahkannya.”
101.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as ketika senja
Read
+Library
Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Dari Istri Terhina Menjadi Kesayangan Penguasa

Sementara Bulan sendiri tetap kukuh mempertahankan calon buah cintanya dengan Galih. Mendengar kabar itu, Senja langsung meminta untuk pulang. Seolah mendapat firasat buruk, mendadak perasaannya menjadi tidak tenang. "Aku harus pulang, Mas," pintanya pada Langit. "Kenapa tiba-tiba minta pulang?" tanya Langit. "Hari ini awal Bulan Juni, aku harus ada di rumah. Menjaga Papa," ucap Senja dengan tatapan kosong. Subuh tadi ia baru menyadari, hari sudah berganti bulan.
1013.4K viewsOngoingAdded to Library 427 Times as ketika senja
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Tapi dadanya terasa ringan. Saat Rendra pulang, ia menemukan Anggi masih duduk di lantai, menatap kertas. “Kamu melukis lagi,” katanya, hampir berbisik. Anggi mengangguk. “Aku kangen.” Rendra tersenyum. “Aku senang kamu ingat.” Musim kemarau mencapai puncaknya. Panas memaksa semua orang melambat. Rafa sempat mengeluh bosan.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as ketika senja
Read
+Library
CATATAN UNTUK SENJA

CATATAN UNTUK SENJA

seru Senja saat melihat Langit, yang baru ke luar dari ruang ujiannya. Senja berlari mengarah pada Langit, tetapi langkahnya terhenti sesaat Neysa datang, dan langsung menggenggam tangan Langit. Senja mematung di tempat, ia melihat Neysa dan Langit yang begitu dekat dari arah kejauhan. "Kenapa rasanya sakit, ya, waktu lihat Langit bersama perempuan lain," lirih Senja menjatuhkan air mata, tanpa sebab.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as ketika senja
Read
+Library
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Senja "Baiklah, Sen. Besok akan kutemani kau berkeliling," kata Ella "Terimakasih," jawab Senja yang kemudian terlelap tidur hingga pagi sampai akhirnya ia terbangun karena mendengar suar juza isak tangis seseorang. "Siapa yang menangis?" Kata Senja lirih memaksa matanya terbuka sembari melihat sekeliling
103.4K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as ketika senja
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Alana bertanya kembali dengan penasaran “Panggil aku senja, karena kita bertemu saat ini di waktu senja” terang Senja “Maaf, aku berbohong namaku, tetap suatu saat nnati kamu akan mengetahui namaku yang sebenarnya” bisik Senja dalam benak “Baiklah. Aku akan memanggilmu senja” kata Alana melanjutkan rebahan di rerumputan “Hei, mengapa kamu hanya tidur dan mengamati angkasa kalau kamu bisa melakukan hal yang jauh luar biasa” kata Senja
107.4K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as ketika senja
Read
+Library
Dibenci mertua karena tidak sederajat

Dibenci mertua karena tidak sederajat

Ceklek “Loe kenapa?” Tanya Farah yang kini malah terkejut melihat penampilan Senja yang bisa di katakan miris. Kantung mata menebal dan menghitam, jangan lupakan bekas air mata yang belum lama surut. Berapa lama sahabatnya itu menangis? Ditanya seperti itu Senja langsung memeluk Farah dengan erat. Ia butuh seseorang juga untuk berbagi cerita. “Saga... “ Gumamnya lirih sambil terus menangis.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 238 Times as ketika senja
Read
+Library
Senja yang Ternoda

Senja yang Ternoda

tegas Tiara. Nanta pun tak berkata lagi. Percuma menyadarkan seseorang yang sedang kasmaran. Dia berdiri memandang mentari yang sebentar lagi akan benar benar meninggalkan hari. 'Senja memang indah, seindah orang yang menyukainya' batin Nanta. Saat matahari benar-benar telah tenggelam, Nanta dan Tiara pulang. Sepanjang perjalanan mereka tak saling bicara, hanya bunyi langkah kaki yang menemani.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as ketika senja
Read
+Library
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Mengelus lembut rambut perempuan terhebatnya itu dan mengecup puncak kepalanya penuh cinta. “Terima kasih sudah ada dan mau berkomitmen untuk menemaniku di usia senjaku, Sayang. Kamu adalah matahari pagiku, matahari yang menyadarkan aku bahwa di ujung senja yang kemudian menggelap itu, masih akan ada mentari yang bersinar cerah keesokan paginya. Dan mentariku adalah kamu.” ----------------------------------------- END ------------------------------------------
9.9266.1K viewsCompletedAdded to Library 10.6K Times as ketika senja
Read
+Library
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

pikir Senja. Secara tiba-tiba Dipta membuka kedua matanya dan langsung menatap wajah Senja. DEG. Jantung Senja seperti melompat keluar dari tubuhnya. Darahnya terasa surut hingga ke kakinya. Posisi Senja saat ini sedang duduk menyamping di kasur yang di tempati oleh Dipta. Apa yang akan dilakukan Dipta padanya? “Re…jangan pergi ya,” lirih Dipta. “Aku…butuh kamu.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as ketika senja
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status