Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pulang Kampung Bawa Sultan

Pulang Kampung Bawa Sultan

Pak Rt mengutarakan tujuannya, dengan bahasa yang diplomatis dan menggebu, dia bilang ingin mengusir Teuku. "Silakan saja bicara langsung pada orangnya." Aku memanggil Teuku untuk bergabung dengan para bapak aparat kampung ini. "Mereka Rt dan keamanan kampung di sini." Jelasku pada Teuku. "Oh, salam kenal, Pak." Teuku menyambut ramah seperti biasa. "Maaf bapak-bapak. Saye nak buat keributan. Kami sedang rayakan acara pertunangan, bila bapak-bapak berkenan. Mari ikut saye makan-makan. Kami sedang bakar kambing."
9.781.5K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as kuli kampung
Read
+Library
Kuli Gagah Spesialis

Kuli Gagah Spesialis

Sampai detik ini, kehidupan kakaknya di desa masih serba kekurangan, tinggal di rumah anyaman bambu yang hampir roboh. Wildan mengepalkan tinjunya erat-erat di dalam saku jins. ‘Lima ratus juta ... Aku bisa membalas budi kasih sayang Mbakku di desa. Aku bisa membelikan rumah yang layak dan menjamin masa tuanya,’ batin Wildan bergejolak hebat, bertarung sengit dengan moralitasnya sendiri.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as kuli kampung
Read
+Library
Hidden Casanova

Hidden Casanova

tanya Key. Kebetulan kami sedang lewat di sebuah kampung penuh lampion berwarna merah. Di cina tempat ini disebut distrik, sedangkan di indonesia masih lebih akrab sebutan Kampung atau lebih lengkapnya—Kampung Cina.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as kuli kampung
Read
+Library
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Karena, saat itu aku sudah SMA dan sekolahku berada di kota, jadi, kami membutuhkan tempat tinggal yang tak jauh dari kota. Di satu waktu, aku pernah menghadiri acara reuni sekolah. Dan tentu saja aku bertemu Yuni. Anehnya, ia memperingatkanku kalau sebaiknya rumah kakek dirawat atau, minimal diberi pencahayaan karena selalu gelap, seram dan membuat orang lain enggan melewati rumah itu. Apa boleh buat, kami sudah berusaha mengganti lampu, membersihkan, bahkan seminggu sekali melakukan kerja bakti sekeluarga, tapi tetap saja image rumah itu tidak berubah.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as kuli kampung
Read
+Library
Dihina Miskin Saat Pulang Kampung

Dihina Miskin Saat Pulang Kampung

celetuk Bu Mega. "Bener tuh apa kata, Bu Mega. Percuma juga kamu jauh-jauh nikah sama orang kota, Mira, kalau kehidupan kamu ternyata lebih susah dari orang kampung. Mendingan hidup di kampung, setiap saat bisa bertemu sama orang tua kamu. Ini mah sudah hidup jauh, jarang pulang lagi. Tetapi sekalinya datang, nggak pernah ada perubahannya. Hidup kamu itu kalah maju, dengan orang kampung. Teman-teman kamu juga, kehidupannya sudah banyak perubahan, mereka sudah punya ini dan itu. Sedangkan kamu punya apa? Apa yang akan kamu banggakan sama kami," tanya Uak Risma, ibunya Mbak Nina.
7.6K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as kuli kampung
Read
+Library
Pembalasan Istri Kampungan

Pembalasan Istri Kampungan

Pria itu baru saja pulang dari kampung halamannya, setelah hampir seminggu kurang ini mengambil cuti. Ya, pria itu baru saja dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Namun sayang bukannya sebuah sambutan atau ucapan selamat yang didapatkan, melainkan sebuah perdebatan yang tak kunjung usai atau bahkan hampir terjadi baku hantam. "Darren! Please, stop it! Dia Marvori! Dia yang sudah menjagaku, bahkan sebelum aku menikah dengan saudara sepupumu!"
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 631 Times as kuli kampung
Read
+Library
Bakti Seorang Menantu

Bakti Seorang Menantu

"Dah, gak usah didengerin, nyok pulang." Tika menyeretku agar segera menjauh dari Mamang sayur. "Aku heran lho, Tik. Ini kampung di masa lalu kutukan atau apa sih? Kok, isinya orang-orang rempong semua," sungutku gak jelas. "Heh, sembarangan! Itu hanya segelintir warga saja, kebetulan ada beberapa yang suka heboh dan biang gosip, jadilah grup toxic cetar membahana," ucap Tika sambil terkekeh.
9.626.2K viewsOngoingAdded to Library 944 Times as kuli kampung
Read
+Library
7 Ramadhan Tanpamu

7 Ramadhan Tanpamu

jawab Zulkarnain sembari masih tertawa kecil. Duduk lesehan dengan penerangan berupa obor-obor dari bambu di sekelilingnya serta memang tak ada listrik di sini. Makanya penerangan tradisional adalah opsi-nya. Samping kirinya kedai memang ladang padi yang baru berusia 45 hari dan masih hijau subur. Serta samping kanannya adalah lapangan voley khusus anak-anak kampung ini. Sunyi dan tentram bagi yang singgah. Makanan telah dipesan dengan menu ayam bakar kampung serta nasi merah timbel ciri khasnya.
107.7K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as kuli kampung
Read
+Library
Suamiku Bukan Preman Kampung Biasa

Suamiku Bukan Preman Kampung Biasa

sahut Bu Asma dengan ketus. Kampung rantau terkenal dengan pekerjaan warganya yang menghalalkan segala cara. Ada yang jadi pengemis, kupu-kupu malam, pencuri, pembegal dan lain sebagainya. Hanya ada satu profesi yang halal di sana yaitu pemulung. Sehingga tidak heran daerah itu terlihat kumuh. Bagi mereka yang penting dapat uang agar bisa makan.
1017.1K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as kuli kampung
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status