Bayangan Dibalik Cermin
“Aku rasa, kita harus tetap bersama dan mencari ruangan lain. Jangan berpencar.”
Mereka semua mengangguk setuju, meski rasa takut masih jelas terlihat di wajah masing-masing.
Saat mereka melangkah keluar, koridor yang panjang dan gelap menanti. Dindingnya penuh dengan lukisan-lukisan lama, namun satu di antaranya membuat Rani terhenti. Sebuah lukisan besar dengan latar hitam menggambarkan seorang pria misterius yang mengenakan topeng, memegang cermin hitam di tangannya.