Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

--- 📜 Tujuan Pembangunan Perpustakaan Tertutup: > Lena membaca kembali halaman yang muncul dalam cahaya samar lilin halaman yang muncul hanya jika tidak dibaca dengan mata, tapi dengan niat. Kitab itu menyebutkan: > “Perpustakaan ini dibangun bukan untuk menyimpan ilmu, tapi untuk membatasi kemungkinan. Dunia ini adalah hasil dari satu kalimat yang pernah ditulis dan sejak itu, segala yang menyimpang dicoret, dikunci, dikubur.” Tujuan utamanya: Menyembunyikan kebenaran bahwa dunia ini bukan dunia nyata, tapi rangkaian kalimat.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Tamally Ma'ak

Tamally Ma'ak

“Sekali lagi kau mengeluarkan umpatan-umpatan kasar itu, aku sendirilah yang akan membungkam mulutmu.” Aku balik menantang tatapannya. “Kalau begitu lakukanlah! Kau pikir aku takut, hah.” Dia menyeringai. ”Jangan pernah menyesali ucapanmu, Nona. Karena aku ingin tahu apakah wajah dan bibirmu itu sama-sama manisnya?” Aku menenguk paksa salivaku. Kini, aku tahu arti ‘membungkam’ yang ia maksud.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

gumamnya nyaris tak terdengar. “Mas, istighfar, Mas …,” ucap Dina kemudian, sambil menepuk-nepuk punggung suaminya. “Yang ikhlas, ya, biar lapang jalan Bapak,” lanjut Dina, yang sedikit menenangkan pria yang masih terisak dalam pelukannya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Rahasia Dibalik Kematian Sang konglomerat

Rahasia Dibalik Kematian Sang konglomerat

Tangannya sudah basah berkeringat, bukan karena panas, tetapi karena adrenalin dan rasa ngeri yang membekukan. "Keluar, Janda! Bima Satria mengirim pesan, kau tidak akan selamat dari malam ini! Serahkan dirimu, kami tidak akan menyakitimu, kami hanya ingin kau... bungkam!" teriak yang lain. Kata "bungkam" itu adalah yang terakhir yang dibutuhkan Aisyah. Dirgantara dibungkam 50 tahun. Adrian mencoba membungkam Aisyah dan Laras. Ia tidak akan tunduk pada kekejaman sejarah Atmadja ini.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

katanya dengan suara yang terasa menekan dada, "aku akan bertarung. Tapi bukan demi menjadi gema terakhir. Aku bertarung agar suara dunia tak lagi dibungkam." Makhluk Bertopeng mengangkat tangannya. Asap hitam mulai berputar di sekelilingnya, membentuk senjata panjang seperti tombak bayangan. Dan altar itu pun menyerap semua suara—kecuali gema yang lahir dari niat terdalam. Yang tak bisa dibungkam oleh apapun. Pertarungan pun dimulai. Tanpa suara. Tanpa kata. Tapi penuh makna.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Kaisar Tunduk Padaku

Kaisar Tunduk Padaku

Qianru menunduk perlahan. Ia tidak terkejut. Bahkan tampak seperti sudah tahu kalimat itu sebelum dibacakan. Weixian, yang berdiri di luar aula, mengepalkan tangan. “Larangan bukan hukuman?” gumamnya. “Itu pembungkaman yang dibungkus kain sutra.”
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

Kemudian Bunga menggeser duduknya, lebih merapat pada Ki Sendang Waruk, dan berbisik, " … atau jika memang Uwak bermaksud menyembunyikannya, pasti ada maksud tertentu di balik itu. Iya 'kan, Wak?" "Enèng ini bicara apa?" ujarnya keheranan. "Kok, malah nuduh Uwak macam-macam, sih?" Jawab Bunga, "Bukan nuduh, Wak. Tapi hati kecil Enèng berkata kalau Uwak memang sedang menyembunyikan sesuatu, 'kan? Jujur saja, Wak."
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

“Ini… bukan hanya ruang cerita. Ini makam emosi.” Adrian menoleh. “Tapi emosi tidak mati.” “Tidak,” Lena membenarkan. “Hanya disimpan terlalu dalam.” Mereka berhenti di hadapan sebuah gerbang tinggi yang terbuat dari kata-kata kabur. Di atasnya terukir satu frasa, samar, seperti berbisik langsung ke jiwa: “Segala yang tidak berani diungkap, akan tetap hidup di sini.”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

“Saya mengerti.” “Bagus. Kau harus membuat Darkam marah hingga dia menerkam dirinya sendiri. Hanya itu yang bisa dilalukukan untuk melawan orang yang sudah mati.” “Kenapa Bung sangat membenci Darkam, dan kenapa Darkam kembali lagi mencari Bung?” “Darkam telah kurang ajar pada ayahku. Aku membunuhnya dan menenggelamkan jasadnya ke dasar rawa-rawa. Dia datang untuk balas dendam padaku, tentu saja.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Gadis Kesayangan Tuan Adrian

Ia ungkapkan kekecewaannya, tanpa menahan apa pun. “Apa kalian benar-benar percaya ...,” ucapnya datar, “dengan saling menutupi dan membersihkan jejak, semuanya akan terkubur selamanya?” Ia berhenti sejenak, sorot matanya tajam, tanpa amarah. “Bangkai yang disembunyikan tetap akan membusuk,” lanjutnya. “Dan baunya akan selalu menemukan jalannya sendiri.”
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai makna bungkam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status