Cinta Diamnya Sang CEO
“Aku bukan ngekang kamu, sih semisal mau pakai baju kayak gini juga. Tapi ingat, 'kan sama posisi ‘istri’ yang nggak main-main maknanya.”
Barulah Bare mengangkat kepalanya. Sejak tadi asik menunduk dan memotong sarapannya dengan khidmat.
“Aku juga punya teman. Suaminya nggak mau patuh sama keinginan istrinya—padahal nuntut ini itu juga. Cuma perkara baju, loh, sayang.” Dan entah kenapa panggilan sayang dari Bare memperburuk kondisi bulu kuduk Sagi. “Jadi, apa pun yang dilakuin sama suaminya, temanku ini ikutin. Istri kayak gitu yakin mau diomelin?”
Hot Chapters