Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Melihatku lama terdiam, Edwin seakan teringat sesuatu dan berkata dengan nada baru menyadari, "Kamu nggak mungkin marah cuma karena segelas jus mangga itu, ‘kan? Apa perlu sampai begini? Itu cuma segelas jus mangga. Kalau kamu nggak mau minum, ya sudah. Lain kali kita nggak usah bercanda seperti itu lagi, beres ‘kan? Lagi pula, waktu itu aku sudah melihatnya, kamu nggak alergi, kok. Atau sebenarnya yang kamu permasalahkan itu Rani?" Tanpa memedulikan perasaanku, Edwin mengoyak kembali luka lamaku dengan begitu saja. Aku terpaku di tempat dan menatap Edwin untuk waktu yang lama, sampai akhirnya aku menyerah pada rasa lelahku. Sambil bersandar di kursi, aku berkata kepada Edwin dengan nada sua
12.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Musuh Tapi Menikah

Musuh Tapi Menikah

Tidak perduli dengan suaminya yang harus di kejar-kejar anjing demi buah mangga permintaannya. Ceklek. Gara membuka pintu kamarnya dan langsung duduk di sebelah Naira yang sedang menonton kartun kesukaanya. "Mangga mudanya mana, Kak?" Tanya Naira menagih pesanannya pada Gara. "Ada kok. Bentar ya aku kupasin dulu." Gara pun lalu beranjak pergi ke dapur mengambil pisau dan mangkok kecil. Gara kembali dengan membawa beberapa potongan buah Mangga di dalam mangkok yang telah di iris dan di bersihkan juga tak lupa segelas air putih ditangannya.
1030.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Terjerat Pernikahan Dadakan dengan CEO Duda

Terjerat Pernikahan Dadakan dengan CEO Duda

Ia membiarkan airnya turun pada tisu tersebut. "Kenapa kamu menaruhnya di sana?" tanya Ardhan. "Mangganya kan tidak akan dimakan semuanya sekarang. Jadi, supaya tetap awet dan tidak membusuk, makanya tidak boleh sampai basah." Untuk beberapa mangga, saat itu Nara mengambil tiga buah mangga besar-besar dan lonjong itu untuk ia kupas kulitnya. Ardhan menyiapkan alat untuk memanggang daging sapi slice untuk mereka nikmati nantinya. Ia juga menyiapkan bumbu-bumbunya.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Ketika Usahaku Dibongkar Ibu Mertuaku

Ketika Usahaku Dibongkar Ibu Mertuaku

Muncul ide untuk mengolah buah mangga untuk dijadikan ladang duit. Kuraih satu buah dan ku bawa masuk ke dapur. Usai kukupas dan kupotong dengan ukuran tertentu, kemudian kucuci sampai bersih. Ceklek Aku melihat Ibu mertua masih menguap diikuti Stella yang rambutnya masih acak-acakan. Benar-benar buah tidak akan jauh dari pohonnya. "Masak apa, Rin?" "Tidak masak apa-apa, Bu! Hanya memotong mangga ini!" Kedua matanya membola sempurna melihatku memotong mangga pagi-pagi.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Yang paling membuatku kesal dan tanganku gatal ingin mencakar mulutnya adalah saat ia menyuruh Mas Danang mengupas mangga untuknya. "Aduh, Mas. Memotongnya jangan terlalu besar, yang kecil aja biar pas sekali suap." Mbak Vita protes saat sebuah irisan mangga satu piring penuh berada di hadapannya. Mas Danang tidak protes, dengan senang hati ia memotong mangga itu menjadi kecil-kecil seperti permintaan istrinya. Setelah selesai, Mbak Vita menggunakan garpu untuk mengambilnya, tetapi baru sekali suap, ia sudah memuntahkannya lalu menjulurkan lidah.
18.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

Masih diaduk, buih pada larutan kental itu semakin banyak bermunculan di permukaannya. Setengah irisan buah mangga diambil dari bejana alumunium warna perak, sepasang tangan maskulin menjadikannya beberapa potongan memanjang yang lebih kecil menggunakan pisau. Lalu menjadikannya puluhan bagian yang lebih kecil seukuran dadu, saling berjatuhan dari telenan ke dalam wadah pelastik yang kering dan trasnparan. "Vla mendidih?" Laki-laki tinggi dan sedikit kurus itu berpaling kepada perempuan yang menghadap kompor.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
ANAK KESAYANGAN IBUKU

ANAK KESAYANGAN IBUKU

ujar Tante Mayang sembari menyodorkan piring berisi potongan buah mangga ke arah kami. "Hayuk dimakan, Ra! Ini enak loh, mangga di sini gak ada musimnya, Ra! Tiap hari ada, gak kayak di Jawa harus nunggu musim dulu!" ucap Tante Mayang sembari tersenyum. "Iyakah, Tan? Di Jawa belum musim loh ini, makanya Zahra heran tadi kok ada mangga di sini!" "Hu'um, di sini tu mangga gak ada musimnya. Tiap hari ada, hayuk makan! Oy, besok kamu pergi geh sama Anggi, nyalon apa gimana gitu!"
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Talak Tiga

Talak Tiga

Sebagian dia memotongnya kecil-kecil dan sebagian lagi dibiarkan utuh. "Ini," sodornya. Aku mulai memakan mangga itu, dengan nikmat. Mas Bian terlihat memicingkan mata seakan merasakan asam saat melihatnya. "Memangnya enak?" tanyanya dengan heran. "Enak. Nih mau nyoba?" "Enggak, enggak, mas gak bisa makan kayak gitu." Mendadak rasa jahilku kembali muncul.
1045.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU

HINAAN KELUARGA SUAMI AWAL KEBERHASILANKU

"Bu, saya pesan rujaknya satu ,ya. Tapi , jangan pakai pepaya sama nanas. Banyakin mangga mudanya aja ya . Kamu mau ngga Beb?" "Kamu ajalah Beb, aku ngeri liat mangganya pasti asem banget." " Ya udah, satu aja bu. Cabenya 2 aja, jangan terlalu pedes. Oiya, saya boleh ngga ya, beli mangganya aja, jangan di kupas. Dua biji aja gitu bu"
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Sejak kapan Nala memedulikan pendapat Ashton? "Ini mbak, silakan dicicipi." Pemuda penjaga kios muncul lagi, kali ini dengan piring kecil di tangannya. Potongan-potongan mangga yang ranum dan segar menerbitkan air liur Nala. Dia mengambil satu potong besar dengan menggunakan garpu dan memakannya. "Wah..." puji Nala dengan mata berbinar-binar. "Beneran manis, mas. Ini yang apa? Mangga podang atau mangga apel?"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mangga potong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status